bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Apel bistambul mantab rasanya
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Muncul Bisbul Astambul terakhir. Saat musim langsa: biasanya buah mentega mulai murcaffl Naiia. Musim langsat di Kabupa: berakhir pada pengujung Februarii mentega-kulit merah dan kulit di pasaran mulai Maret-April. Kala musim panen itu jumlsi flj kuning tetap terbatas. Jumlahnya c : paling hanya seperempat di bisbul merah. Namun, harganya mengikuti bisbul merah, Rp310: I buah. Baru pada penghujung pertengahan Mei harganya terkere Rp7.000 per buah. Naila memperc Ml itu dari Pasar Buah Astambul setiap tim “Hari ini cuma ada 17 buah. Suda1 – carinya,” kata Naila. Di Astambul buah mentega : dari pohon-pohon setinggi 4-5 menghasilkan 100-300 buah per n “Dulu buah yang dipanen selalu di pasar setiap tahun. Kini sering ka musim panen pun buah tidak sar:: pasar karena sedikit. Banyak pohon 2-3 tahun sekali karena tak tera kata Sodik SP, dari Balai Pengawasa- Sertifikasi Benih Tanaman Pangar Hortikultura (BPSB-TPH), Kalimantan Lazimnya bisbul berkulit merah. Bisbul langka berkulit kuning. Bisbul langka itu tumbuh di Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kulit Diospyros blancoi itu kuning berlapis bulu tipis kecokelatan. Saat sebagian bulu terlepas warna kuning cerah muncul. Mirip warna pisang cavendish matang atau kecapi Sandoricum koetjape.

Likuran buah juga setara sentul alias kecapi, kira-kira berdiameter 7,5-8,5 cm. Pantas banyak yang kecele menganggap bisbul kuning sebagai sentul. “Dari kejauhan saya kira kecapi, ternyata bukan,” kata Yuliana Jaya saat disodori bisbul kuning. la baru menyadari kesalahannya kala melihat kelopak di pangkal buah, mirip kelopak buah kesemek Diospyros kaki. Pangkal buah kecapi cenderung meruncing tanpa kelopak-bekas kelopak bunga. Saat buah dibelah tampak daging buah putih. Permukaannya kering, padat, tapi lembut. Rasanya serupa bisbul kulit merah, agak manis dan lengket di lidah. Langka Masyarakat Banjar menyantap bisbul kuning sebagai buah segar. Ada pula yang mengonsumsinya sebagai lalapan seperti layaknya mentimun.

Aromanya mirip keju atau durian. Bisbul kuning di tepi Sungai Martapura itu mengingatkan Trubus pada Quah Ewe Kheng. Pada 2008 pemilik Tropical Fruit Farm di Pinang, Malaysia, itu menunjukkan pohon bisbul kuning asai Filipina. “Ini koleksi terbaru saya,” kata pria yang juga pengusaha batik di Malaysia itu. Sayang, saat itu musim berbuah belum tiba sehingga gagal mencicipi apel kuning beludru alias bisbul.Menurut Naila Fitriah, pedagang buah di ruas jalan Martapura-Binuang, Kalimantan Selatan, buah mentega-nama lain bisbul-itu sudah muncul di pasaran selama sebulan a Pohon bisbul kini kian langka. ^ Bisbul berkulit kuning dari Astambul, Kalimantan Selatan Gregori Garnadi Hambali, ahli : Bogor, Jawa Barat, bisbul jiintt tergolong buah langka yang berkulit merah saja sudah apalagi yang kulit kuning,” reg pernah menemukan mabolo : di Filipia-saat berkunjung Kalimantan Selatan, belasan : Di luar Kalimantan Selatan, Greg BTCT menemukan sebelumnya. reza Tirtawinata, pakar buah Wisata Mekarsari, Cileungsi, Mani sn Bogor, Jawa Barat, juga HLKan bisbul kuning di pasar becek l tmsputa pada 1997. Biji dari buah : cip lalu ditanam di Mekarsari.

Biji itu sudah berbuah beberapa lain menyebut puluhan silam bisbul kuning pernah masuk ke pasar buah di Bogor, Jawa Barat. Namun, lalu menghilang seiring menyempitnya lahan pertanian di Bogor. Menurut Greg, bisbul kulit kuning merupakan varian Diospyros blancoi yang muncul akibat mutasi di alam. Jenis mutan itu lalu populasinya berkembang seiring biji yang tersebar. “Sayang, mutan yang muncul hanya warna kulitnya saja. Bila rasanya menjadi lebih enak dan aromanya lebih lembut tentu berkembang meluas hingga keluar Kalimantan Selatan,” tutur Greg. Sejatinya di Pulau Jawa bisbul kulit merah pun kurang disukai. “Sebagian orang tidak suka karena aromanya,” kata Greg. Namun, menurut Eko Mulyanto, pekebun buah di Jawa Timur, bisbul kulit merah banyak ditanam di tempat ibadah masyarakat etnis r. / seperti bajiyang menghasilkan , orian bisbul lain Muncul ke pasaran pada Maret dan April Tionghoa di Jawa Timur. Itu karena bisbul merah dipakai sebagai salah satu buah yang disajikan di meja persembahan. Bisbul merah yang bentuknya menyerupai lampion pun dianggap istimewa. Pun demikian bisbul kuning. la layak dikoleksi karena eksotis. “Indonesia perlu banyak varian. Bisa saja kualitas warna dan daging buah berbeda dengan yang sudah ada. Nanti dari generasi berikutnya dapat diseleksi yang terbaik,” kata Reza. Penasaran? Mampirlah ke Tanah Banua pada Maret-April untuk mencicip bisbul kuning.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post Apel bistambul mantab rasanya

SEDIA PERLENGKAPAN BUDIDAYA WALET

JAWARA LIDAH NAGA BELANG BINTANG KONTES

Coba deh, Bekatul Kontrol Gula Darah

Cara merawat ikan hias versi 2

Geranium Bunga Belanda Mirip Krisan