Home » Blog » Beternak ayam buras sangat menguntungkan
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Kelompoknya terutama dalam mengatasi penyakit yang datang mengancam. Usaha kelompok peternak ayam buras ini ternyata tidak sia-sia. Se lain terpilih sebagai juara I Lomba Kelompok Tani Ternak Tingkat Propin si Jateng Tahun 1985 juga terpilih sebagai juara III Lomba Kelompok Tani Ternak Tingkat Nasional Tahun NO. 207 — TAHUN XVIII — FEBRUARI 1987 Berkembang juga di Daerah Lain Se lain di Pekalongan peternakan ayam buras semi intensif juga berkembang di daerahdaerah lain di pelosok Jateng. Kelompok peternak ayam buras yang cukup menonjol. Pemeliharaan ayam kampung unggul dalam kandang sederhana model R.S. Soewadhi di Delanggu. sejak tahun 1972.

Dimulai dengan Tiga Jenis Ayam Lokal ekor ayam ras petelur. Usaha ini kimudian berkembang pesat berkaUnggul Mulai Dibibitkan bimbingan Drh. Suninto (Kepala E nas Peternakan Kabupaten Klate dan Drh. Sukoharto (Dekan Fakulta di Klaten Peternakan UGM). Tahun 1974 me dirikan Poultry Shop (Toko Obadan Makanan Ayam) sekaligus mer Ayam kedu asli jateng ayam peltutg asli beri/melayani konsultasi bagi pete jabar dan ayam nunulcan asli Kaltim ternak yang memerlukan. Tahun 197 nyata banyak sekali penggemarnya. Ketiga menjabat Ketua Umum PPUI (Pe jertis ayam lokal unggul ini kini bibitnya himpunan Per—Unggasan Indonesia sudah disediakan dan bisa diperoleh di De cabang Klaten sampai saat ini da langgu Klaten. mulai 17 Januari 1983 juga menja bat ketua umum ASOHI (Asosia Obat Hewan Indonesia) cabang Klaten memelihara ayam kampung Mjenis unggul jauh lebih mudah dan menguntung kan daripada ayam ras. Pemeliharaannya mudah cepat berkembangbiak tahan penyakit makanannya mudah didapat produksinya cukup tinggi dan harga jualnya lebih mahal dibanding ayam ras.

Dalam rangka menunjang usaha pengembangan ayam bukan ras ini kami sengaja mengumpulkan ayam lokal unggul ash i Indonesia. Yakni ayam kedu pelung dan nunukan ! tutur R.S. Soewadhi Hadipranata peternak ayam kampung (buras) unggul I Indra Sari di Jl. Garuda No. 1 De 5. langgu — Klaten. Di tempat peternak cri annya kini terdapat 60 ekor induk ayam kedu betina 20 ekor induk ayam kedu jantan 10 ekor induk ayam kedu cemani betina 4 ekor induk ayam kedu cemani jantan 10 ekor induk ayam pelung betina 4 ekor induk ayam pelung jantan 4 ekor induk ayam nunukan betina dan 2 ekor induk ayam nunukan jantan. Bibit induk ayam kedu dicari sendiri di daerah Kedu dan Temanggung begitu pula bibit ayam pelung langsung mencari dan mengumpulkan sendiri ke daerah Cianjur. Sedang bi bit ayam nunukan kiriman bibit langsung diperoleh dad Dinas Peter nakan Tingkat I Kalimantan Timur. Usaha beternak ayam ini dirintis , Ayam pelung di Delanggu. Bawah Ayam Kedu.

Kini Ayam Nunukan. Kanan R.S. Soewadhi dengan piagam penghargaannya sekarang. Sayang usaha peternakan ayam ras yang telah berkembang pesat ini tergoncang hebat dengan adanya gejolak harga yang tidak menguntungkan peternak. Harga pakan pabrik dan obatobatan terus menanjak naik sedang harga telur dan daging ayam ras tidak stabil. Dalam situasi serupa ini beternak ayam ras secara kecilkecilan dinilai olehnya tak lagi efisien. Tapi malah merugikan peternaknya. Beternak ayam ash i Indonesia jauh lebih mudah dan praktis. Bibit bisa dibuat sendiri. Makanan bisa meramu ransum sendiri atau memanfaatkan limbah pertanian yang ada kata peternak ayam yang bekas karyawan Rumah Sakit di Klaten dan pernah mendapat Gelar Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia Golongan A pada tahun 1981 serta Surat Tanda Penghargaan dari Institut Merieux Prancis pada tahun 1982. Menurutnya peminat ayam unggul tidak sedikit. Hal itu dibuktikan ketika berlangsung pekan raya di Klaten pada tanggal 15 Oktober 1986 dalam rangka merayakan Hari Kesaktian Pancasila. Dalam pameran ini ia bisa menjual bibit ayam lokal unggul (terutama bibit ayam kedu) sebanyak 500 ekor.

Sedang permintaan dari Aceh dan daerahdaerah luar Jawa lain sampai sekarang belum terlayani karena terbentur teknis pengirimannya. Bibit ayam umur sebulan dijual seharga Rp. 5.00000 per ekor untuk kedu pelung dan nunukan. Sedang untuk kedu cemani pada umur yang sama Rp. 10.00000. Kini ia sedang mengusahakan penyilangan ketiga jenis ayam lokal unggul. Mendapat Dukungan Bupati Ide dan usaha pengembangan ayam unggul ash Indonesia ini ternyata mendapat tanggapan yang simpatik dari Bupati Kepala Daerah Tingkat II Klaten. Dalam rangka meningkatkan dan memajukan peternakan ayam buras ini tak segansegan peternak pembibit ayam buras ini melakukan penataran terhadap peternakpeternak lain yang berminat terutama di kalangan guru. Sebab kegiatan ini bisa diusahakan di rumah sebagai kerja sambilan ia bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang lumayan Setiap penataran diikuti oleh 42 peserta.

Pengembangan ayam kampung dinilai olehnya memiliki masa depan yang baik. Karena harganya yang relatif stabil. Di daerah Delanggu ayam kampung potong dewasa ini agak sulit dicari akibat adanya panenan padi yang gagal. Yang banyak beredar di pasar adalah ayam Harco afkiran dengan bobot 3 kg harganya sekitar Rp. 3.00000. Tapi untuk ayam kampung dengan bobot 152 kg harganya bisa mencapai Rp. 3.50000 di tingkat petani. Jadi ayam kampung pantas sekali dikembangkan sebagai usaha baru pengganti ayarn ras. Ter utama bagi para peternak kecil. (B. Sarwono)

omtanithumb

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja

Related Post Beternak ayam buras sangat menguntungkan

ATURAN PERTAMINA TENTANG BIOETANOL

CAMILAN AMPAS HASIL PERASAN SANTAN

PROGRAM GREEN INDONESIA

KEMASAN BUAH AMAN DARI GESEKAN

Bila ditanam memuncul sifat-sifat khusus yang diharapkan Partikel