bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Budidaya Ayam Berbagai Jenis dan Segala Teknis Beternak Ayam
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Budidaya Ayam Berbagai Jenis dan Segala Teknis Beternak Ayam

Mari Piara Ayam Kate, Ayam kate mudah sekali pemeliharaannya karerta sifatnya yang jinak tidak mudah terpengaruh keadaan linglrungan dan tahan terhadap stress yang datangnya mendadak. Ayam kate sangat menarik dipelihara terutama sebagai unggas hias di pekarangan rumah. Lebihlebih bila dilepas di lapangan rumput berpagar perilaku dan segala kegiatannya akan lebih menarik dinikmati. Cara memelihara dan beternak ayam ini tak jauh berbeda dengan jenisjenis ayam lain. Adapun beberapa persyaratan penting yang hams diperhatikan dalam menangani ayam hias ini adalah Bibit dan jumlah indukan. Bibit dan indukan harus dipilih dari ayam yang benarbenar sehat dan bebas penyakit. Gerakannya lincah jengger besar dan berwarna merah segar rajin berkokok umur antara 612 bulan atau yang belum terlalu tua. Bila untuk diternak 10 induk ayam betina cukup diimbangi dengan 1 induk pejantan.

Tempat pemeliharaan. Sebaiknya berupa halaman atau pekarangan yang diberi pagar keliling. Maksudnya agar tidak berkeliaran ke luar mudah diawasi dan ciikontrol serta gampang melakukan vaksinasi atau pengobatan penyakit sewaktuwaktu diperlukan. Da lam ruang pemeliharaan ini dibuatkan pula kandang untuk tempat tidur atau beristirahat pada waktu malam. Bentuk kandang sebaiknya berupa kandang panggung dengan pintu masuk diberi tangga agar tidak susah keluar masuk atap terbuat dari seng atau papan kayu dinding dari kawat kasa dan papan kayu. Sanitasi dan kebersihan kandang harus terawat baik atap tidak bocor bila hujan sirkulasi udara da lam kandang hams bagus dan sinar matahari pagi mudah menembus masuk lokasi kandang cukup tenang dan terlindung dari pengaruh hujan/ angin yang cukup deras. Halaman kandang berupa hamparan tanah yang cukup rata syukur kalau tanahnya berupa tanah berpasir sehingga mudah dikaiskais. Ayam ini suka sekali memakan seranggaserangga kecil dan daundaunan rumput muda.

Marii kita lebih mendalami Budidaya Ayam Berbagai Jenis dan Segala Teknis Beternak Ayam

Ayam kate emas jantan warna bulunya benarbenar keemasan. Periengkapan kandang. Sarana dan perlengkapan yang diperlukan hams cukup tersedia. Diantaranya yang diperlukan adalah tempat makan dan minum tempat sarang dan sarang untuk bertelur tempat bertengger yang ukurannya pendek tempat penampung dan pembuangan kotoran dan lainlain. Makanan dan minuman. Ayarn kate dewasa tidak membutuhkan makanan dan minuman istimewa. Mereka bisa diberi makanan apa saja. Mi salnya jagung beras merah dedak konsetrat sisasisa makanan dengan ditambah hijauan berupa cincangan kangkung atau bayam kecambah kacang hijau dan lainlain.

HASIL ANALISA BAHAN MAKANAN
AYAM kampung dikenal juga dengan sebutan ayam sayur atau ayam p0tong. Sebagai ayam potong biasanya unggas piaraan ini dipotong pada umur 45 bulan. Sedang ayam muda yang dipiara lebih lanjut biasanya dipakai untuk indukan guna mendapatkan telur atau anakan. Diduga ayam kampung merupakan hasil penjinakan ayam hutan merah selama berabadabad. Ayam kampung yang terdapat di Indonesia sangat beragam sulit sekali dibedakan dan digolongkan dalann kelompokkelompok tertentu. Karena tak memiliki ciriciri khusus tak berketentuan bentuk dan warna bulunya serta tidak berketentuan pula tujuan kegiatan dan arah usaha peternakannya. Ayam kampung sering juga disebut ayam tak berjenis. Dewasa ini lebih populer sebutannya sebagai ayam buras (ayam bukan ras) untuk membedakannya dengan ayam ras yang diternak secara khusus di perusahaan peternakan komersial.

Tidak Intensif Umumnya ayam kampung tidak dipelihara secara intensif sehingga mudah sekali terjadi persilangan dengan berbagai jenis ayam lain yang tidak diketahui sifatsifatnya. Persilangan terjadi secara liar (sesuka ayam sendiri) sehingga sifat baik dan buruk dari ayam bersangkutan bercampur aduk dan keturunannya sulit sekali ditentukan kegunaan dan manfaatnya. Sebagai ayam jinak ayam kampung banyak dipelihara penduduk desa sebagai ternak sambilan. Tidak diusahakan secara khusus tetapi cuma dipelihara sekedarnya saja. Ayam diberi kandang sederhana dengan tempat bertelur dibuat dari bahan bekas yang diberi alas jerami. Untuk anak ayam umur sehari sampai 2 minggu disediakan kurungan dari bambu. Pagi hari ayam beranjak dari kandang mencari makan sendiri. Memakan sisasisa nasi sisasisa padi yang tercecer serangga rumputan dan limbah pertanian yang terbuang. Makanannya tidak teratur. Kadangkadang pemilik memberi makanan tambahan berupa dedak butiranbutiran padi atau jagung sisasisa dapur (ampas sisa makanan). Siang hari hidup berkeliaran di sekitar rumah kebun pekarangan sawah dekat perkampungan dan tempattempat lain yang tak jauh dari rumah pemiliknya. Malam hari pulang ke kandang untuk tidur dan bertengger di tempat yang disediakan. Dan hasil yang diperoleh pemilik adalah telur dan daging. Bisa juga pemilik mendapatkan hasil berupa uang tunai dari penjualan telur dan ayamnya. Ayam dan telur dijual langsung ke pasar atau pedagang pengumpul yang sedang berkeliling dan uang yang diperoleh dipakai untuk membeli barang kebutuhan seharihari yang diperlukan. Jumlah ayam yang dipiara biasanya berkisar antara 2 sampai 5 ekor. Walau demikian banyak juga yang memiliki ayam dalam jumlah yang cukup besar berkisar antara 2040 ekor. Da lam usaha pemeliharaan ayam serupa ini kebanyakan pemilik hanya mengeluarkan biaya cuma satu kali yakni pada waktu pembelian bib it untuk memulai pemeliharaan Banyak yang mati Hampir semua ayam kampung yang terdapat di Indonesia mempunyai badan yang kompak dan perdagingannya balk. Sifat mengeram induk betina ini sangat tinggi. Pertama kali bertelur ketika berumur sekitar 250 hari. lnduk betina kecil mampu mengerami telur sekitar 810 butir sedang induk betina besar dapat mengerami telur sebanyak 15 butir.

Budidaya Ayam Berbagai Jenis dan Segala Teknis Beternak Ayam sangat menarik jika di pelajari lebih dalam

Setelah telur menetas induk ayam akan mengasuh anaknya sekitar 27107 hari dan akan bertelur kembali setelah 823 hari anaknya disapih/dipisah Pada induk ayam yang mengasuh anaknya sampai lepas sapih bertelurnya hanya 23 kali per tahun. Berat ratarata anak ayam umur 90 hari adalah 425 gram. Biasanya angka kematian anak ayam umur sehari sampai 90 hari sangat tinggi bisa mencapai 90 %. Banyaknya kematian ini disebabkan tidak adanya pembedaan cara pemeliharaan antara ayam muda dan ayam dewasa. Ayam semua umur dicampur aduk sehingga banyak terjadi perebutan makanan dan saling patuk. Akibatnya banyak ayam yang lebih kecil menjadi korban ayam besar atau dewasa. Se lain itu usaha pencegahan penyakit dan sanitasi sangat kurang akibatnya pada musim pancaroba sering muncul wabah penyakit yang banyak menimbulkan korban kematian. Misalnya penyakit tetelo dan sesak nafas. Biasanya sebelum korban berjatuhan petani cepatcepat menjual sebagian atau semua ayam piaraannya. Dan setelah musim penyakit berlalu membeli lagi bibit baru untuk dipiara. Ragam jenis ayam kampung Karena tidak berketentuan bentuk tubuh dan warna bulunya ayam kampung sulit sekali dipilahpilah dalam kelompok atau varitas tertentu. Penamaan nama ayam kampung oleh orang banyak seringkali dikaitkan dengan nama daerah asal ayam bersangkutan ciri fisik dan warna bulu. Berdasarkan ketentuan ini untuk jenisjenis ayam kampung dikenal dengan sebutan sebagai berikut

Abang Sapi dipergunakan untuk ayam kampung yang warna bulunya merah yang merahnya seperti bulu sapi bali. Bantam sejenis ayam lokal dari daerah Karawang. Ayam jantan biasanya dipiara sebagai ayam aduan. Bangkok sejenis ayam dari Muangthai. Dikenal juga dengan sebutan ayam Ayam kampung ash hidup meliar di kebunkebun. Kebanyakan yang telah berkembang di Indonesia adalah peranak an. Ayam bangkok jantan ash i dikawinkan dengan bermacammacam induk ayam kampung sehingga warna bulunyapun menjadi sangat bervariasi. Ciri yang menyolok pada ayam keturunan bangkok adalah sisik kakinya yang tersusun rapi dan rata. Bobot ayam jantan dewasa bisa mencapai lebih dari 3 kg. Ayam ini dipelihara untuk mendapatkan turunan ayam aduan yang balk dan pedaging. Banten sejenis ayam lokal dari daerah Banten. Ayam jantan yang bagus biasanya dipiara sebagai ayam aduan sedang ayam bakalan yang kurang bagus dijual ke pasar sebagai ayam potong. Bangkalan sejenis ayam lokal dari daerah Bangkalan—Madura. Bali sejenis ayam lokal dari Bali dipelihara terutama untuk ayam sabungan bagi ayam jantannya. Di daerah Jateng sebutan ayam ball dipergunakan untuk ayam yang leher dan kepalanya gundul tak berbulu. Bulu badan lainnya tumbuh sempurna dan bagus. Mirip dengan ayann ini adalah ayam transilvania berasal dari Amerika. Blorok dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang warna bulu nya blinkblink hitam campur putih. Diduga merupakan hash l persilangan antara ayam berbulu hitam dengan ayam berbulu putih. Buras dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang dipelihara secara semi intensif. Yakni dikandangkan dan diumbar di pekarangan berpagar diberi makanan bermutu balk dengan jumlah cukup dan teratur serta dilakukan pengobatan seperlunya.

Gimana kawannn semakin menarik yaa mendalami Budidaya Ayam Berbagai Jenis dan Segala Teknis Beternak Ayam nikmat ayoooo

Juga dipergunakan untuk ayam kampung yang ditingkatkan mutunya secara persilangan dengan ayam unggul dari luar negeri. Misalnya ayam jantan ras Harco dengan berbagai jenis ayam kampung betina dengan tujuan mendapatkan hash l telur yang junnlah produksi dan mutunya lebih tinggi. Cambang dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang bawah paruh sampai telinganya ditumbuhi bulu lebat. Pial kadangkadang tak terlihat. Kepala berbentuk bulat besar. Paruh runcing pendek. Mata sempit. Ayam dewasa berbobot antara 12 kg. Cemani dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang warna bagian tubuhnya serba hitam sampai darah dan tulangnya juga hitam. Yang terkenal dewasa ini adalah ayam kedu cemani. Ciparage sejenis ayam berasal dari Ciparage—Karawang. Tersohor sebagai ayam aduan yang tangguh. Aslinya ada 2 macam warna yakni jalak (hitam seperti burung jalak) dan jali emas (blink bercampur coklat kekuningan dan coklat keemasan). Bentuk fisik seperti ayam bangkok bobot ayam jantan dewasa bisa mencapai lebih dari 2 kg. Potongan tubuh nampak se dang tapi berisi dan serasi. Kepala bulat besar jengger wilah pial tunggal atau sepasang dan menjadi satu dengan cuping telinga. Warna muka cuping pial dan jengger adalah merah. Leher besar.

Tembolok menjorok ke dalam. Kaki besar dan panjang. Sisik kaki rata halus dan tersusun rapi. Sisik berjumlah 2021 buah dihitung dari ujung jar terpanjang. Sekarang warna bulu keturunan ayam Ciparage sudah sangat beragam. Bervariasi dari warna hitam coklat kemerahan coklat kekuningan kelabu atau campuran hitamputih dan coklat. Menurut legende ayam ciparage berasal dari salah satu hewan piaraan Adipati Karawang bernama Singaperbangsa yang memerintah pada jaman Sultan Agung. Kedua ayam jago yang berwarna jalak dan jail emas ini lepas dan masuk kampungkampung bercampur dengan ayam kampung biasa. Keturunannya terkenal tangkas dan tangguh dalam bertarung dan sekarang dikenal sebagai ayam ciparage. Tapi ada juga orang yang menyebut ayam ini dengan nama ayam karawang karena memang berasal dari daerah Karawang.Hitam mulus dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang warna bulunya hitam betulbetul hitam.Hitam kumbang dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang warna bulunya hitam tapi masih mengandung warna lain gelap kehijauhijau an. Hitam jalak dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang warna bulunya kehitamhitaman seperti burung jalak. Jepun dipergunakan untuk ayam yang bentuk bulunya halus seperti kapas. Untuk ayam serupa ini yang bulunya putih bersih sering disebut ayam kapas. Sedang warna lain adalah hitam dan kelabu. Jimpe dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang jarinya 5 buah yakni jar keempat jumlahnya 2 buah.

Di daerah Karawang ayam serupa ini disebut ayam dimpil. Bobot ayam dewasa antara 115 kg peri lakunya lincah. Kepala lonjong kecil warna jengger dan cuping telinga merah kaki bersisik rata dan halus. Warna kaki ada yang kelabu putih kekuningan dan hijau. Jali emas dipakai untuk menyebut ayam kampung jantan yang warna bulunya blinkblink bercampur coklat kekuningan dan coklat kemerahan. Kapas dipergunakan untuk menyebut ayam yang bulunya halus dan putih bersih seperti kapas. Dikenal juga dengan sebutan ayam jepun putih. Kate dipakai untuk menyebut ayam kecil berkaki pendek. Jengger dan pial besar warnanya merah serta perilakunya lincah. Warna bulu hitam mulus putih mulus dan merah keemasan. Kedu sejenis ayam lokal berasal dari daerah Kedu—Magelang. Terkenal se bagai ayam dwiguna penghasil daging dan telur yang produktif. Ayam ini aaa yang ukurannya besar dan kecil warna bulunya pun ada yang hitam dan putih. Tapi sekarang yang banyak dikenal sebagai ayam kedu adalah ayam yang warna bulunya hitam. Klawu ketek dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang warna bulunya kelabu seperti bulu kera. Pelung dipergunakan untuk menyebut ayam penyanyi berasal dari Cianjur. Bentuk fisik besar Leher panjang. Bila berkokok suaranya keras melengking panjang dengan akhir suara bernada menurun. Warna bulu bermacammacam tapi bulu hiasnya berwarna kemerahmerahan. Melayu sejenis ayam lokal di Sumatera Utara dan Malaysia. Bentuk fisik kekar besar dan tegap. Dipelihara terutama untuk ayam sabungan. Nunukan sejenis ayam lokal dari pulau Tarakan. Aslinya berasal dari pulau Hainan dan daratan Cina. Warna bulu kemerahan dan bulu ekor turnbuhnya tidak sempurna. Tergolong jenis ayam berat karena ayam dewasa bobot tubuhnya bisa mencapai lebih dari 4 kg.

Dikenal juga sebagai ayam petelur yang cukup produktif. Di Tarakan lebih populer disebut ayam Tawau ayam Cina atau ayam Merah. Sumatra sejenis ayam lokal berasal dari Sumatera Barat. Ada juga yang menyebutnya ayam padang. Ayam jantan pandai berlaga. Ayam betina bisa menghasilkan telur yang cukup banyak dapat mencapai 150 butir per tahun. Trondol dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang badannya telanjang tak berbulu. Kalau ada pertumbuhan bulu lembut dan kecil sehingga tidak mampu menutupi kulit tubuh. Tulak dipakai untuk menyebut ayam kampung yang warna bulunya hitam. Tapi pada bagian dada sayap kanan dan kin dan ekor ada bulu putihnya. Tukung dipergunakan untuk menyebut ayam kampung yang tidak memiliki brutu (pangkal ekor) sehingga tidak berekor. Walik dipakai untuk menyebut ayam kampung yang bentuk bulunya terbalik. Warna bulu beragam. Ada yang coklat kemerahan coklat kekuningan putih hitam dan bintikbintik hitam putih coklat. Wareng dipakai untuk menyebut ayam kampung yang bentuk tubuhnya kecil bobot ayam dewasa ringan (0813 kg). Perilaku ayam ini lincah penakut dan sukar ditangkap. Anak ayam berumur 34 bulan sudah berani kawin. Ayam jantan berkepala kecil leher kecil kaki panjang ramping dengan sisik yang rata halus bulu perut lebat dan panjang ekor sedang. Warna bulu bermacammacam. Ada yang menduga ayam wareng merupakan keturunan silang antara ayam kate dengan ayam biasa karena bunyi kokoknya yang rajin dan keras seperti ayam kate dan bentuk tubuhnya yang tanggung antara ayam kate dan ayam kampung biasa. Induk betina ayam sumatera. Wido dipakai untuk menyebut karrpung terutama jantan) yang memiliki bulu hias pada pangkal ieher dan atas punggung berwarna kehijauhijauan Ada beberapa macam wido dikenal orang antara lain wido kenanga (warna hijau semu putih) wido mawar iwarna hijau semu kelabu) wido blorok wido merah dan lainlain. Untuk ayam betina tidak ada yang berbulu wido. Hampir semua ragam ayam kampung tidak dipiara orang secara intensif sehingga untuk menemukan bentuk dan corak ayam icampung tertentu pada suatu tempat orang sulit menjumpai Tapi untuk ayam lokal yang memiliki nilai komersial yang cukup tinggi kini sudah mulai banyak dilestarikan orang. Diantaranya adalah ayam kedu pelung keturunan bangkok dan buras. vvareug omen berumur sekitar 8 bulan.

Penting dalam beternak ayam adalah tersedianya makanan dan kandang yang baik. Tanpa kandang yang memenuhi syarat tak munglcin petarnak Pisa mendapatkan hash l yang memuaskan. Kandang bagi ayam piaraan berguna untuk melindungi din i dari bahaya binatang perzngsa tempat berteduh sewaktu panas dan hujan tempat untuk tidur can rrengnindari hawa dingin pada malam hari lebih mempermudah pemeliharaan dan pernungutan hash dan mempermudah pencegahan dan pengobatan penyakit sewaktu terjadi serangan. Kandang yang balk tak perlu mewah tapi bangunannya harus kokoh dan sempuma serta cukup nyaman untuk tempat hidup ayam. Se lain itu kebersihan kandang harus mudah diurus selalu kering dan sirkulasi udara dalam ruangan beriangsung sempurna. Atap tidak boleh bocor dan sinar matahari pagi ha rus bisa masuk ke dalam ruangan. Atap kandang sebaiknya terbuat dari genting atau sirap karena bahan ini baik sekali untuk menjaga suhu ruangan tetap stabil. Bila udara panas ruangan tidak terlalu panas bila hujan atau malam hari ruangan tidak cepat dingin. Rangka kandang sebaiknya terbuat dari kayu yang cukup kuat. Sedang din dingnya terdiri dari beberapa bahan. Antara lain papan belahanbelahan barn bu dan kawat ram. Dan pintu sebaiknya dari papan kayu. Ukuran pintu sebaiknya agak besar agar pemilikipemelihara mudah keluar masuk kandang. Lantai kandang boleh berupa ubin atau peluran semen papan atau tanah yang sudah diratakan dan dipadatkan.

Nah begitulah Budidaya Ayam Berbagai Jenis dan Segala Teknis Beternak Ayam teruss belajarr , semangatt

Bila lantai dari ubin atau peluran semen telapak kaki ayam mudah luka karena ia sering meloncat naik turun dari petenggerannya ke lantai. Untuk mencegah ini lantai sebaiknya dilapisi potongan jerami atau rumput kering setebal 10 cm atau sekam padi setebal 5 cm. Buat ayam sebanyak 50 ekor luas kandang sebaiknya dibuat 24 meter persegi. Ukurannya bisa dibuat panjang kali lebar 8 m x 3 m atau 6 m x 4 m. Sedang tinggi kandang dibuat 3 m agar udara dalam ruangan kandang cukup sejuk dan segar. Bila kandang dibuat lebih rendah ruangan dalam kandang akan cepat bau dan basah. Kurang balk untuk kesehatan dan pernafasan ayam. Kandang harus menghadap ke timur (arah matahari terbit) agar sinar matahari bisa memasuki ruangan kandang. Sinar matahari pagi bisa membantu menumpas bibit penyakit dalam kandang. Kandang dibuat menghadap ke arah pelataran kandang tempat bermain ayam. Untuk ayam sebanyak 50 ekor diperlukan pelataran kandang seluas 100 meter persegi atau 10 m x 10 m. Jadi 2 meter persegi bagi tiap ekor ayam dewasa. Pelataran tempat bermain ini sebaiknya berupa tanah berpasir yang mu dah menyerap air (bila hujan dan menggenang) keadaannya rata tidak terlalu padat dan mudah dikaiskais ayam. Di pelataran ini ayam bisa bergerak dan berolah raga tidak saling berkelahi dan mematuk. Sebaiknya ditumbuhi rumputrumputan sehingga ayam yang sedang berjalanjalan bisa mematuki rumput. Kebanyakan ayam gemar makan rumput muda. Lebih bagus lagi kalau di pelataran ini terdapat pohon peneduh agar ayam bisa bersantaisantai di bawahnya kalau sudah slang dan ingin menghindari sengatan terik matahari. Kandang dan tempat pengumbaran. Terlihat ayam yang dilepas di halaman pengumbaran. Perlengkapan kandang Kandang yang balk harus dilengkapi dengan saranasarana penunjang yang diperlukan ayam. Diantaranya yang harus dipersiapkan adalah Tempat tidur. Tempat tidur berupa kayu tenggeran yang berbentuk seperti galah berukuran tebal 5 cm x 4 cm dengan permukaan atas dibuat membundar seperti lingkaran. Panjang pendeknya tenggeran disesuaikan dengan keadaan ruangan kandang. Untuk tenggeran sepanjang 1 m bisa dipakai untuk tempat tidur ayam sebanyak 5 ekor.

Tenggeran ini dipasang di atas tiang dengan jarak 30 cm satu sama lain. Sebaiknya tempat tenggeran tidak merupakan bidang (garis) bersapsap dan sejajar dengan jarak 1 meter. Dengan demikian ayam yang tidur tidak sating tumpang tindih dan kemungkinan terkena kotoran satu sama lainnya bisa terhindari. bertelur dibuat sesuai dengan jumlah induk irecilnya sarang sesuaikan dengan tipe dan besar keam yang dipelihara. Untuk ayarn berukuran sedang kuran tinggi 35 cm lebar 30 cm dan dalamnya 30 am ruang yang agak gelap tenang dan nyaman. menyukai tempat serupa mi. Bila sarang didalamnya perlu diisi dengan jerami kering atau indukan diperlukan untuk memelihara anak yang diasuh oleh induknya. Kebersihan Kandang pembesaran bisa dibuat dengan bahan kayu ala kandang berukuran 2mx3mx1m bisa dipakai untuk a ayam lebih lanjut sampai berumur 2 bulan. Selanjutnyart ayam biasa. Tempat rnaikan —pat makanan untuk ayam dewasa harus dibedakan dengan tempa anak ayam. Tempat makanan ayam dewasa terbagi 2 niacar tempat makanan untuk bijibijian (jagung gabah kacang hijau a nlain dan tempat makanan untuk bahan yang telah digiling halus konsetrat dan lainlain). Tempat makanan yang baik mudah dijangkau ayam bersangkutan sederhana bentuknya dan mudah dibersihkan. Tempat minum. Tempat minuman tidak mudah terbalik gampang dibersihkan dan tidak berkarat. Bisa digunakan misalnya kaleng plastik.

sarang induk ayam betina sedang mengeram.WALAU tidak berketentuan bentuk badan dan warna bulunya tapi bila dipelihara secara teratur dan terarah ayam kampung bisa memberi hash l yang cukup baik untuk diusahakan sebagai ternak unggas penghasil telur dan daging. Sebaiknya dalam beternak dan mengembangbiakkan unggas piaraan ini terlebih dahulu dilakukan seleksi yang seksama. Seleksi bisa dikerjakan dengan memilih calon indukan yang sejenis. Da lam arti bentuk badan seragam besar kecil tubuh seukuran dan umur perbedaannya tak berjauhan. Paling baik calon indukan betina berumur sekitar 1 tahun atau paling sedikit 6 bulan. Sedang calon indukan ayam jantan telah berumur 11/2 tahun atau paling sedikit 1 tahun. Ca Ion bibit indukan tersebut sebaiknya secara turun temurun memiliki sifatsifat pembawaan yang balk sehat tidak terdapat bagian tubuh yang rusak atau cacat berasal dari kelompok atau kawanan ayam yang terpilih pertumbuhan badannya balk dan hash l telurnya banyak selama masa hidupnya belum pernah sakit dan meranggas bulunya balk sebagian atau seluruhnya dan sebaiknya calon bibit ini dicari pada peternak pembibit. Dengan harapan mutu bibit bisa dipertanggungjawabkan. Ca Ion bibit yang balk memiliki beberapa sifat yang khas. Diantaranya tingkah lakunya gembira gerakannya kuat dan tangkas tidak takut didekati orang suaranya agak ramai apabila didekati dan diberi makan nafsu makannya balk dan aktif mencari makan sepanjang hari keluar kandang pagipagi dan baru pulang masuk kandang setelah matahari terbenam tidurnya nyenyak pada malam hari ayam jantan berlagak sebagai pemimpin bagi ayamayam betina sekawanannya. Ayam sehat dan normal bisa ditilik dengan melihat tandatanda fisiknya sebagai berikut. Bangun tubuh. Bangun tubuh tidak ada kelainan selaras dan sesuaikan dengan jenis ayann bersangkutan. Sebaiknya dipilih yang berdada lebar dan cembung serta bagian belakang tubuh agak besar.

Pertulangan kuat dan normal. Tidak ada kelainan yang menyebabkan cacat tubuh. Tulang kaki tidak berbentuk huruf 0 atau X karena cacat kaki ini bisa menyulitkan dalam perkawinan. Akibatnya telur bibit bisa tidak terbuahi atau daya tetasnya sangat kurang. Otot kempal padat berisi dan tidak berlemak. Keadaan ini dapat diperkirakan dengan meraba tulang dada dan paha. Keadaan otot ini bisa dipakai untuk mengukur dalam menafsirkan balk buruknya keadaan umum tubuh kesehatan dan gaya hidup ayam bersangkutan.diraba terasa lembut agak basah dan tidak ada bigier cacat. Warnanya segar agak mengkilap. Mencerminkan keadaan kulit kesehatan dan gaya ckip Bulu ayam yang bagus letaknya teratur pada tuba —c. rape seolaholah tidak ada ruang kosong di antara bentuk bulu sempurna kecuali ada sebabsebab khusus. E besar bulu harus sesuai dengan jenis ayam bersangkutan. Bulu bercarsaya dan warnanya disesuaikan dengan puspa ragam dari bersangkutan. Makin mengkilat warna bulu makin sehat dan cc kuat gaya hidup ayam bersangkutan. Suhu badan. Suhu badan normal berkisar antara 4142 derajat celcius. Berat badan. Berat badan harus sesuai dengan jenis ayam bersangkutan. Berat badan baku (sebagai ancerancer) berat badan ayam betina ditentukan sewaktu meletakkan telurnya yang pertama. Untuk ayam jantan satelah berumur 1 tahun. Dalam pemeliharaan ayam harus dijaga jangan sampai terlalu kurus atau terlalu gemuk. Stisunan makanan harus dijaga dan pemberiannva sebaiknya teratur. Kepala. Kepala berbentuk bulat panjang tidak terlalu gepeng dan berba ngun kasar. Jengger kokoh kuat tidak tipis dan tidak terlalu besar. Warnanya merah menyala agak mengkilap. Bila diraba terasa hangat lentur dan berjaringan halus. Gelang kuping dan daun telinga bentuknya bulat atau jorong warnanya tegas. Paruh pendek agak lebar kuat dan tajam. Warna tegas tidak suram.

Calon bibit sebaiknya diseleksi. Mata berbentuk bulat agak melotot sedikit membuka luas kurang lebih di tengah pipi (samping kepala) bebas dari segala tumbuhan jaringan. Pemandangannya cerah ceria penuh perhatian dan gemar melakukan sesuatu. Gelang mata segar berwarna kuning kemerahmerahan dan tidak lemah. Selaput lendir mata licin mengkilat dan selalu basah. Selaput befling mata jernih kering. Pada ayam yang kekurangan vitamin A selaput matanya kelabu suram. Selaput pelangi ayam umur 2 minggu warnanya kelabu mudeagak merah umur 25 minggu kehijauan dan umur 68 minggu jingga. Perubahan warna selaput pelangi ini berjalan dari luar kearah dalann (tengah) dan akhirnya selaput pelangi menjadi berwarna kuning jingga sampai trengguli merah. Setelah berumur 8 minggu tidak berubah lagi. Anak mata bentuknya bulat tepinya tajam. Reaksinya terhadap cahaya matahari cepat dan tepat. Cairan dalam ruang mata depan jernih bening. Leher jangan terlalu panjang atau terlalu pendek kecuali untuk jenis ayam tertentu. Untuk ayam pelung leher harus panjang dan kuat. Bentuk dada agak montok ke depan lebar dan kuat. Leher dan dada harus merupakan satu kesatuan yang kokoh. Tembolok selalu terisi penuh regang tapi tidak terlalu keras. Badan dan tubuh bagian belakang.

Badan agak panjang lebar dan dalam. Lebihlebih di bagian belakangnya. Hal ini menandakan bahwa alatalat tubuh yang ada di dalam terjamin pada tempatnya layak dan berfungsi sebagaimana mestinya. Tubuh bagian belakang harus penuh dan dalam. Tubuh belakang ayam yang terbesar terletak di belakang garis melintang an tara kedua kaki ayam. Punggung panjang lebar dan lurus. Bulu mengkilat bercahaya mencerminkan daya hidup yang sehat dan kuat. Perawatan setelah berumur sebulan Anak ayam berumur 4 minggu tidak lagi membutuhkan lampu penghangat. Kondisi tubuhnya sudah mampu beradaptasi dengan iklim lingkungan di sekitarnya. Sebaiknya mereka segera dipindahkan dari box induk buatan ke sangkar pemeliharaan yang lebih luas dan longgar yang disebut kandang pennbesaran. Kandang ini disebut juga kandang sapihan. Untuk kandang seluas 1 meter persegi sebaiknya diisi anak ayam sebanyak 16 ekor saja. Sama dengan box induk buatan dalam kandang juga harus disediakan tempat nnakanan dan minuman yang bentuknya agak panjang. Tempat makanan berbentuk panjang terbuat dari bambu sangat menghemat makanan karena tudak banyak yang tercecer. Masing anak ayam bisa leluasa makan dan minum. Agar mereka tidak sating berebut dan sating patuk. Bentuk makanan yang diberikan juga masih berupa makanan halus misalnya CP 521/321.

Tapi setelah berumur 6 minggu diganti CP 522/322 yang bentuknya agak sedikit kasar. Untuk mencegah agar anak ayam tidak terkena penyakit cacing parasit pada umur 5 minggu sebaiknya diobati dengan obat cacing. Bisa dipakai misal nya VERMIXON SIRUP VERMIXON TABLET atau VERMIZYN untuk membunuh bibit penyakit cacing keremi dan gelang dalam tubuh. Perawatan setelah berumur 2 bulan Setelah menginjak umur 8 minggu atau sekitar 2 bulan anak ayam ini sudah bisa disebut ayam muda. Bobot tubuh ratarata sudah mencapai 370 gram per ekor. Sebaiknya ayam muda ini mulai dilepas di tempat pengumbaran. Tapi sebelur z icas sebaiknya ayam muda ini divaksin lagi dengan vaksin anti NCD. Ayarn divalicsin leiNat suntikan dengan jenis vaksin strain Kumarov. Sebagai terncet pengumbaran bisa dipakai halaman pekarangan yang dipagar rapat dengan batang bambu setinggi 23 meter. Halaman umbaran ini ditanami denga tanaman hijauan (rumput) dan peneduh (jambu jeruk lamtoro) agar suasara lingkungannya segar dan sejuk. Paling bagus bila halaman pengimbaran ini berupa tanah berpasir agar ayam mudah mengaisngais atau bila hujan air mudah meresap da lam tanah.

Kandang yang ada berfungsi sebagai tempat tidur pada waktu malam. Kandang sebagai ternpat tidur bisa berupa kandang panggung atau kandang beriantai litt Bila digunakan kandang berlantai litter sebaiknya dibuatkan tempat tenggeran dari bambu atau kayu bulat. Sebaiknya tempat tenggeran dibuat bertingkat agar tidak sating berdesakan saling patuk dan berkelahi. Dengan adanya tenggeran akan membuat ayam tidur lebih tenang dan sehat karena sirkulasi udara berlangsung lebih baik dan debu yang berasal dari litter tidak menimbulkan gangguan pernafasan.

Makanan diberikan 23 hari sekali. Pertama pada pagi hari ketika dikeluarkan dari kandang dan kedua pada sore hari sebelum masuk kandang untuk tidun. Tapi ada juga yang memberi makanan tambahan pada siang hari sehingga tiga kali makan dalam sehari. Khusus pada sore hari ayam diberi makanan sampai kenyang agar tidurnya nyenyak pada malam hari. Makanan ayam muda ini tiap peternak sangat berbedabeda jenis ransumnya. Sangat tergantung dari bahan yang tersedia dan kemampuan membeli. Umumnya peternak memberi makanan campuran antara konsetrat dedak haus dan jagung. Perbandingannya 1 kg konsetrat 6 kg dedak halus dan 2 kg jagung. Sebagai makanan tambahan pada slang hari ayam diberi makanan ampas singkong dan hijauan (kangkung sisasisa sayur dari dapur) serta ikanikan kecil sebagai sumber protein hewani. Pada ayam yang dilepas bebas sumber protein hewani ini dicari di kebunkebun berupa belalang cacing ulat dan berbagai jenis serangga lain.

Selain itu makanan juga bisa diberikan berupa ransum buatan bikinan sendiri. Ransum ini dibuat dengan komposisi jagung kuning 50 % dedak halus 15 % bungkil kacang tanah 7 % bungkil kelapa 4 % kacang hijau 10 % tepung ikan 10 % dan mineral 4 %. Ransum buatan serupa ini sangat disukai ayam karena rasanya enak dan daya cernanya tinggi. Sehingga sari makanannya mudah diserap tubuh. Dalam memberi makanan selain disediakan air minum dalam jumlah tak terbatas pada tempat lain perlu juga disediakan grit. Grit adalah kulit kerang atau batubatu kecil dan batu kapur dalam bentuk butiranbutiran halus. Dalam tubuh bahan ini berfungsi sebagai penambah mineral dan pembantu proses pencernaan makanan dalam empedal.

Berat ratarata ayam kampung yang dipelihara secara intensif pada umur 3 bulan bisa mencapai sekitar 700 gram lalu meningkat menjadi sekitar 900 gram pada umur 4 bulan dan menjadi 1400 gram pada umur sekitar 6 bulan. Seleksi untuk bibit pengganti Ayam muda berumur 45 bukan sebaiknya dilakukan penyeleksian. Ayam betina yang pertumbuhan dan bentuk badannya kurang bagus dan diperkirakan tidak akan memberikan produksi telur yang memuaskan lebih balk jangan dipelihara terus. Begitu pula ayam jantan yang tidak terpilih menjadi caIon bibit sebaiknya dijual sebagai ayam potong. Ayam muda serupa ini memang sangat disukai konsumen. Dengan bobot hidup sekitar 1 kg ayam muda ini balk sekali dagingnya diolah menjadi ayam goreng. Ayam betina muda yang balk dan pantas dipelihara untuk dijadikan caIon indukan betina biasanya memiliki ciriciri fisik yang khas. Diantaranya bangun badan lebar dan dalam punggung datar dan lebar pial bulat licin jengger tebal dan besar kaki agak pendek dan memiliki gaya hidup yang bergairah. Sedang yang kurang balk paruhnya tipis jengger tipis dan kecil pial kecil bangun badan tegak tidak dalam punggung tidak datar dan agak miring ke belakang kaki panjang dan gaya hidup kurang begitu bergairah.

Ayam kampung umumnya dipelihara sebagai ternak dwiguna penghasil telur sekaligus pedaging. Umur ayam kampung mulai bertelur sangat beragam. Sebagai petelur ada yang baru berusia 135 hari sudah mulai bertelur. Tapi ada juga yang terlambat sampai 250 hari baru mulai bertelur. Ayam betina yang bagus sebagai petelur sifat mengeramnya baru akan keluar setelah menghasilkan telur sekitar 40 butir. Misalnya pada ayam kedu. Sedang yang jelek bertelur 914 butir sudah mulai sifat mengeramnya. Setelah berumur sekitar 3 tahun sebaiknya diafkir menjadi ayam potong. Daging ayam afkiran ini balk sekali diolah menjadi sate atau soto.

Ayam muda berumur 45 buIan banyak dijual untuk ayam potong. Singkong ternyata tak hanya menggelembungkan perut. Kantong saku pun garagara singkong bisa juga menggelem bung lantaran harganya yang menaik. Selain penggunaannya yang makin meluas toh menananuwa juga mudah. Dan kini ada varietas barn Adira IV yang 35 ton per Ha hasilnya. harga singkong naik. Oktober lalu dan berarti petani vingkong pun dapat bemapas lega. Ini suatu kenyataan yang bukan sekedar untuk menenangkan petani singkong yang selama ini dirundung malang karena rendahnya harga singkong. Sebelum ada kenaikan harga singkong petani hanya dapat menikmati hasil singkongnya Rp. 5.00 atau Rp. 1000 per kgnya. Tak layak memang. Untuk biaya penyediaan bibit saja tak mencukupi. Mereka tak dapat disalahkan ketika beralih ke tanaman lain. Singkong yang terlanjur ditanam juga dibiarkan saja di ladang hingga tak menghasilkan apapun kecuali bahan kayu bakar. Dengan situasi seperti itu singkong yang diperlukan pabrik tapioka pun menyurut tajam. Praktis kini pabrik kelabakan. Dengan langkanya bahan baku itu akhirnya pabrik bersedia menerima singkong dengan harga sekitar Rp. 7500 per kgnya — seperti yang terjadi di Lampung. Singkong tak hanya berguna untuk bahan pembuatan tepung tapio tetapi juga bahan pembuat etano. Pabrilc etanol di Lampung punya ciaya serap singkong sebesar 50 ton per harinya. Selain itu singkong juga cligunakan sebagai bahan pembuat SCP (Single Cell Protein). Suatu bahan pengganti protein tinggi untuk makanan ternak.

Singkong juga sudah lama kita kenal sebagai pengganti beras. Cara tanamnya hampir semua orang mengetahuinya. Selain tidak terlalu rumit cara pemeliharaan sampai panennya mudah dipahami semua orang. Hasil produksinya ? Tentu saja dapat ditingkatkan. Misalnya dengan perluasan ladang pertanaman. Atau juga dengan pemilihan varietas baru yang unggul yang untuk per Hanya mampu berproduksi tinggi. Cara pertama lebih mungkin dilakukan di daerah luar Jawa yang masih banyak tersedia lahan yang belum dimanfaatkan.

Ada lebih dari sepuluh varietas singkong yang telah dikenal masyarakat terutama petani. Dan mungkin banyak juga yang kini sudah tidak ditanam lagi. Sedangkan varietas unggul yang sudah ditanam petani adalah Valenca Sao Pedro Petro Bogor Muara Gading Ambon. Varietas Valenca Gading dan ambon punya rasa yang manis banyak disukai konsumen. Varietas yang tergolong terbaru yang ciiperkenalkan ke masyarakat sejak 1978 adalah Mira I dan Adira II hasil pemuliaan para ahli di Balai Penelitian Tanaman Pangan Bogor. Dan yang baru saja dilepas Agustus tahun 1986 adalah varietas unggul Adira IV. Selain hasilnya 35 ton perHa ia juga tahan terhadap bakteri dan kutu daun merah. Sayang rasanya pahit. Tetapi hasilnya tinggi. Saat ini bibitnya sedang diperbanyak di kebun percobaan Muara Bogor dan kebun percobaan Tanahbogo Lampung. Siapa yang tertarik menanamnya silahkan menghubunginya.

omtanithumb

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags:

Related Post Budidaya Ayam Berbagai Jenis dan Segala Teknis Beternak Ayam

Deket dengan anjing adalah terapi narkotika

ANTS & COCROACHES ELIMINARE PEMBASMI SEMUT DAN KECOA

Vertikultur bertingkat cocok untuk hobiis

NATA DE COCO MEMILIKI MICROFIBRILS YANG SERAGAM

Solomon Menggapai Tingginya Bisa Sampai ke Langit