bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Campursari Terbesar di Duniaa
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Kalau campursari 25 kg berarti itu mangga terbesar di dunia. Yang tercatat dalam Guinness Book of Record hai berbobot 2 kg” kata Prakoso Haryanto kolektor buah-buah: di Demak. Nama campursari disematkan pemilik lantaran buah paduan golek arumanis dan indramayu. Sulistiya MMA Kepala Dinas Pertar Kabupaten Blora Jawa Tengah. Aroma tajam lebih mengarah golek. Wama daging kuning di bagian ti. dan kemerahan di tengah mirip indrama;. Ketebalan daging 2—3 cm lantaran mangga berkulit hijau tua itu tipis sepe- golek. “Makanya saya bingung ketika orang menanyakan jenisnya. Akhinr keluarga sepakat memberi nairj campursari” Purwoto menjelaskan usul nama.

Campursari cocok sebagai buah me Ia harus dipetik tua untuk memperoleh i maksimal. Buah tua berkulit sembur kuning. Warna itu tak berubah hings matang. Hanya saja semburat kunir.gl menyebar. Jika kurang tua rasanya asar-. Apalagi sewaktu muda. Orang tak mungkin memakan saking asam. Sebelum! terbentuk biji bahkan pahit. Oleh karer itu aman dari tangan-tangan jahil. sari belum pernah alah satu sentr ‘Di sini paling ada yang sebesar la kali ada kendati silangan. Karena ukuran buah besar mangga di halaman depan rumah Mulyaningsih di Blora Jawa Tengah itu menjadi perhatian warga dan incaran pedagang. “Waktu pertama kali berbuah besar-besar sekali bobotnya 25 kg.

Tapi sekarang mulai mengecil rata- rata 12 kg/buah” tutur sang empunya. Toh masih ada yang berbobot 16 kg sekitar 30% dari total produksi. Memang dari sekitar 500 buah ditemukan 5% yang berbobot 9 ons. Pohon berumur 30-an tahun itu baru 2 tahun lalu berkualitas bagus. “Sebelumnya tidak enak dimakan hambar tidak ada rasa. Sekarang manis segar sehingga disukai” ucap Purwoto suami Mulyaningsih. Ia menyebut keluarga bupati Blora acapkali dikirim setiap berbuah. Teman-teman dekat Mulyaningsih juga pernah marasakan kelezatan campursari.

Manis segar
Trubus yang turut mencicipi kelezatan mangga beraroma dan rasa perpaduan golek arumanis dan indramayu itu. Ia tidak semanis arumanis tapi lebih manis dibanding golek dan indramayu. ’’Kagetnya setelah berbuah kok . ruknya menjadi beragam. Ada bulat ong dan abnormal benjol-benjol. Rasa mn tidak enak” kata Purwoto. Kondisi crerti itu bertahan hingga sekarang meski dimulai membaik. “Kemungkinan tunas baru berasal dari irang bawah sehingga yang tampil bukan _: ‘ek lagi” ujar Bambang. Bentuk dan isa beragam cermin perpaduan batang rawah dan atas. Bambang tak bisa ~enyebut secara pasti batang bawah yang riasa digunakan para penangkar. Yang elas mangga berdiameter 15 cm dan ranjang 20 cm itu potensial rikembangkan. Buah tahan hempasan ingin besar dan tahan pengangkutan

Lusongmang Rasa Tarusan
asanya mirip mangga tarusan dari Sumatera Barat” ujar Arifin J V Sobirin. Peserta tur Trubus asai Batam itu sekali lagi memasukkan potongan mangga yang baru dipetik di kebun buah Evergreen Garden Qingyuan City Guangdong Cina Selatan. Daging buah berwarna oranye terang sedikit berserat. Di lidah terasa manis dan segar. Pohon mangga setinggi 15—2 m ditanam dengan jarak 6 m x 6 m di tanah berbukit. Tajuk kompak berhias daun hijau yang cukup lebat. Satu pohon digelayuti belasan buah yang dibungkus kertas. Itu untuk menghindari serangan lalat buah. Buah berpangkal gemuk ujung tumpul. Waktu mengkal berwarna hijau muda; masak kuning dan harum. Melihat bentuknya Trubus menduga itu mangga chokanan. Di Cina ia disebut lusongmang. Mangga juga ditanam di Lingnan Shuixiang Zhongshan—selatan Guangzhou ibukota Guangdong. Yang ditanam jenis berkulit hijau bersemburat merah keunguan. Menurut Pan Chun Xiao pemandu Trubus bibitnya didatangkan dari India.

Jalur hijau
Pohon-pohon mangga juga banyak ditemukan di tepi jalan sebagai jalur hijau. Pohon setinggi 5—7 m berjejer rapi di sepanjang jalan dari Sihui menuju Xinhui. Pun di kanan kiri jalan seputaran Huadi—lokasi pusat pemasaran tanaman hias di Guangzhou. Deretan tanaman raja buah- buahan tropis itu menaungi jalan menuju Hotel Marriot di pusat kota Guangzhou. “Saat panen raya buah dikumpulkan oleh sebuah koperasi yang ditunjuk pemerintah. Buah diolah menjadi manisan untuk dijual di pasar lokal” kata Arifin merujuk ucapan salah satu koleganya. Di Guangzhou varietas yang banyak ditanam zihuamang guixiangmang chuanmang lupimang dan tumang. Namun xiamao xiangmang yang paling berkualitas. Daging xiaomao xiangmang lembut manis dan harum. Satu musim panen produktivitas mencapai 500 kg per pohon. Sentra penanamannya di Desa Xiamao distrik Baiyun. Jenis itu pertama kali datang di Guangzhou pada zaman Dinasti Qing. Sentra lain adalah Provinsi Yunnan Fujian dan Guangxi—semua di selatan. Dari sana mangga dibawa ke Cina Utara. Buah asai India itu baru hadir di Beijing pada akhir 1960-an. Namun hingga sekarang masih banyak orang-orang di utara yang belum pernah mencicipinya.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post Campursari Terbesar di Duniaa

PENYUBUR TANAMAN DAN PERBAIKAN STRUKTUR TANAH

PENETAPAN LOKASI GABUNGAN KELOMPOK TANI

Budidaya Bertanam Buncis Perancis

PERTANAMAN PADI DAN JAGUNG DI KABUPATEN MALANG PROVINSI JAWA TIMUR

UMUR KRITIS BAGI LARVA GURAMI