Home » Blog » Harga premium Harga kopi spesialti di pasar internasional sangat stabil
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Citarasa dan aromanya membawa nikmat cop campuran kopi lain rasanya jauh lebih nikmat” tutur Darn Hasan pekebun jamur di Banda Aceh yang juga penggemar kopi. Kopi itu ditanam di dataran tinggi Gayo Aceh Tengah di ketinggian 1.500 m dpi. Selain Amerika Serikat ia juga mengisi pasar Eropa dan Jepang. Volume yang dikirim ke mancanegara cuma 5% dari total ekspor kopi nasional. Itulah sebabnya nilai rata-rata ekspor kopi Indonesia relatif rendah. Pada 1997 nilai ekspor rata-rata Rp15.120/kg (kurs US$1=Rp8.000). Bandingkan dengan Jamaika yang mencariai Rp147.580/kg. Penyebabnya sebagian besar ekspor berupa kopi spesialti. Walaupun volume ekspor kopi Jamaika sangat kecil tapi devisa yang diperoleh besar.

Harga premium Harga kopi spesialti di pasar internasional sangat stabil. Permintaannya juga cenderung meningkat. “Menjual kopi spesialti pada prinsipnya menjual citra termasuk cita rasa yang khas” kata staf Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia Oesman Soedargo pada suatu simposium kopi. Spesialti memang umumnya kopi arabika yang memiliki sifat khas dan diolah secara khusus. Ada pula yang dari robusta tapi jumlahnya sangat kecil. Perdagangan spesialti sebagai salah satu cara menerobos pasar mulai marak pada 1980. Kopi spesialti Aceh kebetulan dibudidayakan secara organik. Ia kopi organik terbaik di Indonesia versi International Coffee Organization. Di tanah air ia bukan satu.

Para eksportir kopi menambang laba dengan membonceng budaya minum kopi. Penggemar ngopi datang dari semua lapisan masyarakat di berbagai negara. Coffee connoisseur alias pecandu kopi sekali waktu cobalah nikmati kelezatan kopi spesialti seduhan masyarakat Aceh. Penduduk Serambi Mekah itu punya cara khas menyeduh kopi. Bubuk kopi sekaligus gala ditaruh di atas kain penyaring. Air mendidih dituang dari atasnya. Kopi hasil saringan yang bebas ampas itu tetap dijerang di atas perapian. Ketika tamu datang baru air kopi dituang ke dalam gelas. Hm…citarasa dan aroma kopi tanah rencong ini sungguh luar biasa. “Apalagi jika kopi arabika murni tanpa satunya. Kopi organik juga ditanam di Mandailing Sumatera Utara dan Toraja Sulawesi Selatan. Menurut Direktorat Jendral Perkebunan pada 1998 areal

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja

Related Post Harga premium Harga kopi spesialti di pasar internasional sangat stabil

PENGEMBANGAN HIBRIDA ARABICUM YAMAN

Bioetanol

KEMENTERIAN PERTANIAN RI GENCAR MENYUKSESKAN PROGRAM SWASEMBADA SAPI

BERAS HITAM MULTI MANFAAT BIAR HITAM BERGUNA

Kiat memelihara kucing jumbo