bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Herbal Andal dari Meja Makan
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Tiga tahun sudah Azanti menjalani gaya hidup semivegetarian. Selama itu pula salah satu pengurus Asosisasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia (ASPETRI) itu mampu menjaga kesehatan tubuh. “Pencernaan juga menjadi lancar,” ujarnya. Kini pola makan seperti itu seringkali ia sarankan kepada para pasien. Jadi, selain meresepkan herbal, ia juga membuatkan resep menu makanan sehat yang mesti dikonsumsi pasien selama pengobatan. “Kebanyakan pasien sekadar ingin mengobati penyakit, tapi tidak memikirkan pola makan sehat untuk menunjang kesembuhan penyakitnya,” ujarnya. Oleh karena itu resep masakan menyesuaikan kondisi penyakit pasien.
Sebanyak 59,12% penduduk Indonesia berumur di atas 15 tahun pernah mengonsumsi jamu, sebanyak 95,6% di antaranya merasakan manfaatnya
« Selain konsumsi herbal, sebaiknya konsumsi juga makanan yang terbuat dari sayuran berkhasiat. kibat penyakit degeneratif terjadi di negara berpendapatan nasional rendah dan sedang.
Di Indonesia jumlah penderita beberapa penyakit degeneratif seperti penyakit jantung terus meningkat. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga Nasional (SKRTN) jumlah kematian akibat penyakit jantung melonjak tajam dalam kurun 10 tahun. Pada 1991 angka kematian akibat penyakit jantung koroner mencapai 1696, pada 2001 menjadi 26,4%.
Jumlah penderita diabetes mellitus juga terus meningkat. Pada 1995 prevalensi penyakit akibat kadar gula darah tinggi itu mencapai 1,2%. Pada 2001 melonjak tajam menjadi 7,5%, 2003 14,7%. Adianti menyatakan penyebab meningkatnya jumlah penderita penyakit degeneratif adalah pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, minum
lr Hj Azanti Moeis, seringkali pasien mengonsumsi herbal hanya fokus untuk penyakit, tanpa memperhatikan pola makan sehat untuk mendukung penyembuhan
Tren
Menu-menu masakan sehat kreasi perempuan semampai itu ternyata mendapat sambutan baik dari para pasien dan juga kolega. Sejak itu Shanti tak hanya membuat makanan sehat untuk dirinya sendiri dan para pasien, tapi juga untuk masyarakat luas yang ingin menerapkan pola hidup sehat melalui kursus intensif. la sedang mempersiapkan restoran herbal. Disebut restoran herbal karena seluruh bahan makanan dan bumbu yang digunakan memiliki khasiat bagi kesehatan. “Seluruh bahan makanan juga mesti organik,” ujarnya.
Menurut peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan, dr Adianti Handajani, kini pola hidup sehat memang menjadi dambaan setiap orang. Harap mafhum, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), saat ini penyakit degeneratif atau penyakit yang disebabkan menurunnya fungsi organ tubuh, menjadi penyebab kematian terbesar di dunia. Setiap tahun hampir 17-juta orang meninggal lebih awai akibat epidemi global penyakit degeneratif. Yang mencengangkan, sebanyak 80% kematian
Jahe, herbal yang paling banyak dikonsumsi di tanahair
alkohol, mengonsumsi makanan instan, kurangnya aktivitas fisik, stres, dan pencemaran lingkungan.
Jamu
Untuk mencegah dan mengatasi penyakit mematikan itu, sebagian penduduk Indonesia lebih memilih cara sehat dengan mengonsumsi bahan alam seperti herbal atau jamu. Contohnya Yos Hera Iswandari di Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Ibu 3 anak itu menjaga kesehatan keluarga dengan rutin mengonsumsi satu sendok makan minyak buah merah Pandanus conoideus setiap hari. “Minyak buah merah kaya antioksidan sehingga baik untuk menjaga ketahanan tubuh,” ujarnya. la bersama keluarga juga mengonsumsi herbal lain seperti air jahe atau jeruk nipis setiap kali gejala flu dan batuk menerpa. Kebiasaan itu membuat seluruh anggota keluarga jarang mondar-mandir ke dokter. “Fasilitas asuransi kesehatan dari kantor suami boleh dibilang mubazir,” katanya.

Agar konsisten mengonsumsi makanan sehat, Shanti selalu berkreasi agar menu makanan tidak membosankan dan tetap bercitarasa enak. Salah satu contoh kreasinya martabak nabati. Disebut demikian karena bahan utama martabak itu tempe, biasanya daging cincang. Tempe yang kaya protein dapat menggantikan daging. Shanti menambahkan daun bawang lebih banyak ke dalam adonan martabak. “Bawang-bawangan berfaedah menurunkan gula darah,” ujar perempuan berkacamata itu. la juga menambahkan daun jeruk nipis untuk memperkuat cita rasa.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post Herbal Andal dari Meja Makan

MENGENCANGKAN KULIT MUKA DAN MELEMBABKANNYA

DI DATARAN RENDAH CATTLEYA BERBUNGA

CHALERMPOL KOLEKSI VITOON TECHACHAROENSUKCHERA

BUAH NAGA KULIT KUNING

BERSIAP SIAP MENYEDIAKAN MEDIA TERNAK CACING