Home » Blog » Kunci sukses beternak ayam kampung
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Kunci Suksesnya Kalau dilihat dari aspek produksi UB Sinar Harapan memang tidak akan keluar jadi juara tutur Satiman. Tapi dalam lomba kelompok tani ter nak ayam buras yang dinilai memang ada beberapa aspek lagi. Menurut Satiman salah satunya yang mungkin membuat UB Sinar Harapan unggul adalah aspek administrasi kelompok. Administrasi di kelompok tani ini tampaknya memang cukup rapi. Semua data mengenai perkembangan populasi ayam buras dari jumlah ayam .jumlah telur jumlah ayam yang dijual jumlah telur yang dijual atau dikonsumsi telur yang ditetaskan ayam yang mati atau sakit semuanya tercatat lengkap. Administrasi yang rapi dan lengkap ini ditunjang dengan adanya formulir monitoring yang dibagikan dan hams diisi setiap bulan oleh setiap anggota.

Di sarriping itu kalau dilihat dari segi penerapan panca usaha ternak UB Sinar Harapan memang cukup me madai. Ayam kampung yang dipelihara tidak diliarkan lagi tapi sudah dikandangkan dalam kandang yang cukup rapi. Demikian juga ransum makanannya vaksinasinya semuanya sudah dilakukan secara teratur dan intensif. Dan satu hal yang menurut Satiman tidak kalah penting yaitu semua kegiatan sudah dilakukan secara kelompok. Mulai dari penyediaan sapronak vaksinasi dan pemasaran hasil semuanya selalu dimusyawarahkan dulu dan dikorrdinir oleh kelompok.

Sadino salah seorang anggota kelompok UB Sinar Harapan. Bavvah Kandang yang rapi salah satu kunci sukses.Baku Beternak Ayam Kampung Secara Intensif Judul buku Beternak Ayam Kampung Penulis Ir. Muhamad Rasyaf M.S. Penerbit PT. Penebar Swadaya1986 Tebal 90 halaman ayam kampung bukan ternak A langka dan merupakan sa lah satu jenis ternak unggas yang paling dikenal dan telah akrab dengan masyarakat di negeri kita. Unggas jinak ini banyak ciipelihara orang karena perawatannya mudah tahan penyakit dan mampu menye suaikan din i dengan berbagai lingkungan dan iklim yang ada. Selain terdapat di daerah pedesaan ayam ini juga banyak dipelihara orang di daerah perkotaan. Daerah yang banyak terdapat ayam kampungnya di Indonesia adalah tempat yang cukup padat populasi manusianya. Di pulau Jawa dan Madura menurut data BPS (Biro Pusat Statistik) terdapat 61.076.248 ekor ayam kampung pa da tahun 1983. Sedang pulau Sumatera cuma 18.879.463 pada tahun yang sama. Walau banyak dimiliki dan dipe lihara orang sebagai temak unggas penghasil telur dan daging yang potensial ternyata unggas piaraan ini belum banyak diternak orang secara intensif. Campur tangan pemilik sebagai petemak hampir tak ada. Ayam dilepas begitu saja mencari makan sendiri dan malam hari pulang sendiri masuk kandang. Atau kalau diberi makanan diberikan sekedarnya saja berupa makanan sisa atau kalau diberi makanan diberikan sekedarnya saja berupa makanan sisa atau limbah pertanian yang terbuang. Tapi pem berian makanan ini tidak dilakukan secara teratur clan dilakukan kalau ada persediaan saja. Pemeliharaan ayam serupa ini je las tidak bisa memberikan hasil yang layak bagi pemiliknya. Selain pro duksi daging dan telurnya sedikit be sar kemungkinan akan banyak ayam yang mati ketika terjadi musirn nyakit. Karena makanan dan min an tidak terkontrol dan diperole sembarang tempat. Ini berarti ke an yang tidak kecil bagi pemilik rena jumlah ternaknya menjadi kurang. Agar diperoleh hasil ternak ya lebih banyak dan produktif san dianjurkan pemeliharaan ayam k pung secara intensif. Usaha inten kasi ini oleh Ir. Muhammad Rasy M.S. dalam bukunya Beter Ayam Kampung dibahas cuk mendetail. Dalam buku ini an rlain dibicarakan mengenai asalus ayam kampung sejarah perkemba annya di Indonesia cara pemeliha annya secara tradisional dan intens pemilihan telur bibit dan cara tasannya pemberian makanan pencegahan penyakit yang lebih ba agar memberikan tambahan has. yang lebih menguntungkan. Buku ini tebalnya 90 halama Terdiri dari 8 bab 26 gambar dan 10 tabel. Dalam gambar diantare nya disajikan 3 jenis ayam hutar. yakni Gallus varius varius yar. oleh penulis disebutkan sebagai ne nek moyang ayam kampung Gallu gallus dan Gallus sonnerati yang dise butkan sebagai nenek moyang ayar ras. Sayang rupa jenis ayam kampungnya sendiri yang Gallus domes ticus tidak dicantumkan bagaimana gambarnya kecuali pada sampul de pan berupa foto induk ayam betina dengan anakanaknya. Begitu pula tentang ayam pelung dan kedu yanc dibahas cukup mengasyikkan sebaga ayam petelur dan penyanyi. Isi buku ini memang lebih menitik beratkan pada petunjukpetunjuk pemeliharaan ayam kampung secara intensif. Selain itu juga mengarahkan kegiatan usaha pada tujuan yang lebih komersial dalam meraih keuntungan yang lebih wajar. Sebagaibuku pegangan dan informasi baik sekali buku ini dibaca bagi peternak pemula atau peternak tradisional yang ingin memperbarui usahanya dengan betemak ayam kampung secara intensif. (B. Sarwono)

omtanithumb

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja
tags:

Related Post Kunci sukses beternak ayam kampung

Iklan menyembuhkan Radang Empedu

KASIAT HERBAL JAGUNG, SEMANGKA, MADU UNTUK KESEHATAN

Info Pameran Agroindustri Jakarta

Budidaya kaya tanaman caisin

Kulit Ratu Kulit Sehat