bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Kurma yang satu ini memang luarr biasa
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Goliat Victor Emanuel dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya terhadap penderita sirosis hati di Rumahsakit Umum dr Soetomo Surabaya menunjukkan sekitar 45% penderita mengalami perbesaran hati, 10% pengecilan hepar, dan 34% pembesaran limpa. Selain itu, sirosis juga bisa memicu kanker. “Sirosis hati dapat berujung pada kanker hati (hepatoma),” tutur Dr dr Andhika Rachman SpPD dari divisi Hematologi dan Onkologi Medik Departemen llmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Cejala penyakit hati (sirosis, hepatitis, dan kanker) pada dasarnya mirip. “Namun, makin berat derajat kerusakan hati, gejala dan keluhan yang muncul makin dominan,” tutur ahli darah dan kanker itu. Penyebab penyakit yang banyak menyerang laki-laki itu beragam, seperti senyawa kimia hepatotoksin antara lain kloroform, parasetamol, dan karbontetraklorida yang berefek toksik pada sel hati. Bila tubuh menyerap senyawa-senyawa itu dengan dosis tinggi dalam jangka waktu lama, menyebabkan kerusakan hati akut, subakut, maupun kronis. Riset Ekowati Handharyani dan rekan dari Fakulia Kedokteran Hewan Institut Pertan ; Bogor, membuktikan bahwa pemb karbon tetraklorida pada hati dan ginjal tikus menimbulkan kerusaka- sebanding dengan dosis yang diber Cara terbaik untuk mencegah karbontetraklorida adalah konsums buah kurma sebagaimana hasil rise: Al Qarawi. Periset dari Arab Saudi iti membuktikan bahwa konsumsi kur Kurma kerap dijadikan penganan berbuka pu memiliki kandungan antioksidan pencegah ro\ bebas V Riset membuktikan daging buah dan biji kurmz memiliki aktivitas hepatoprotektor (pelindung iKonsumsi kurma setiap hari mencegah penyakit sirosis hati.

Itu hasil riset Aly Abdullah Al-Qarawi PhD dan rekan dari KingSaud University, Arab Saudi. Percobaan in vivo itu menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daging buah kurma mampu melindungi organ hati akibat karbontetraklorida hingga 80% dan 70% (biji). Berdasarkan data World Health Organization (WHO) 2004, sirosis hati merupakan penyebab kematian ke-18 di dunia, dengan prevalensi 1,3%. Sementara laporan dari Rumah sakit dr Sardjito Yogyakarta pada 2004, menunjukkan jumlah pasien sirosis hati mencapai 4,1% dari total pasien di bagian penyakit dalam selama 1 tahun. Sirosis berasal dari bahasa Yunani scirrhus yang bermakna gambaran permukaan hepar berwarna jingga yang terlihat saat otopsi. Sirosis hepatitis adalah penyakit hati kronik akibat penggantian sel-sel hati normal menjadi jaringan ikat. Kanker Akibat penyakit itu muncul beragam dampak. Pengamatan mencegah sirosis hati akibat : •arbontetraklorida. Riset – melibatkan ES ;star yang terbagi dalam:ok. Hasilnya, pemberian :aging buah dan biji kurma . – .ata mengurangi kandungan iftraklorida di enzim plasma, -ssil penelitian juga menunjukkan 4, dan 5-semua mengonsumsi ternyata memiliki i’sentase E.ngan dari m i5partate cansferase, ansferase, c phosphatase 3r 50-82% (lihat Berkurangnya nilai —menunjukkan ar-juan mereka ~engembalikan ; ‘‘ungsional hati teracunan untuk b1-:: normal serta dungi organ yang »m-r”an menyimpan dan :: as gula darah menjadi dari hepatotoksisitas ntetraklorida.< al bebas Daging buah dan biji kurma m • jandung flavonoids, betasitosterol, .amin C yang diduga bersifat Ifcatoprotektor atau pelindung hati. a,va itu berperan penting dalam -r-ghambat aktivitas sitokorm P-450 tase yang kerjanya mengubah -montetraklorida menjadi radikal

seperti selenium, antosianin, ferulat, asam kafeat, dan .i-setin, berefek hepatoprotektif, -tarna dalam memerangi karbon a“’aklorida—sumber radikal bebas. Untuk menangkal radikal r:as, hati manusia memproduksi -tation. “Bahan baku glutation ah antioksidan,” kata Wahyu -tami MSi Apt, periset di Fakultas Universitas Muhammadiyah -“akarta (UMS). Bila antioksidan glutation yang terbentuk pun sedikit. Dampaknya radikal bebas dapat menyebar di dalam tubuh mengakibatkan kerusakan sel. Betakaroten yang terkandung pada buah Phoenix dactylifera juga berfungsi memperlambat terjadinya penumpukan flek pada arteri sehingga aliran darah ke jantung dan otak lancar. Bila betakaroten berinteraksi dengan protein dalam tubuh, maka produksi antibodi akan meningkat. Betakaroten juga memperbanyak jumlah sel pembunuh alami dan meningkatkan aktivitas sel T helpers dan limposit. Riset membuktikan, konsumsi betakaroten 30-60 mg/ hari selama 2 bulan membuat tubuh memiliki sel-sel pembunuh alami lebih banyak. Pembunuh alami itulah yang berperan mengusir radikal bebas dari tubuh. Selain buah segar dan kering, di tanahair kurma banyak diolah menjadi sari kurma
Mohamed Bastway Ahmed dan rekan dari Departemen Kimia, Beni-Suef University, Mesir, juga membuktikan keampuhan kurma sebagai penawar penyakit hati. Mereka mengamati efek pemberian ekstrak kurma yang dipadu dengan asam askorbat atau vitamin C pada tikus yang diberikan thioacetamide. Thioacetamide (TAA) ialah zat yang kerap digunakan untuk menguji aktivitas kerusakan hati dan bersifat karsinogenik atau pemicu kanker.

Oksigen reaktif dari thioacetamide menyebabkan sirosis hati pada tikus. Sementara vitamin C merupakan antioksidan penting yang berperan melindungi lemak dan lipoprotein di membran sel terhadap kerusakan oksidatif akibat radikal bebas serta mencegah kerusakan sel hati. Saat membran sel plasma di hati rusak, terdapat enzim yang berperan untuk memulihkan. Enzim itu terletak di sitosol dan dikeluarkan melalui aliran darah. Kehadiran mereka dalam serum berperan untuk menentukan tingkatan dan jenis dari kerusakan hati. Alanine aminotransferase dan aspartate aminotransferase merupakan indikator yang kerap digunakan sebagai penanda kerusakan hati. Percobaan Ahmed menunjukkan pemberian thioacetamide pada hewan percobaan akan meningkatkan kadar kedua enzim aminotransferase. Sementara tikus yang diberikan ekstrak kurma dan vitamin C menurunkan kadar enzim sebanyak 27-37 m/I dibandingkan tikus yang diinduksi thioacetamide. Itu membuktikan bahwa ekstrak kurma dan vitamin C efektif mencegah dan mengatasi keracunan hati akibat thioacetamid. Artinya konsumsi kurma setiap hari mampu menjaga kerusakan hati. Itu cara enak menjaga hati.

I Daging buah kurma Biji kurma
Indikator Pemberian praperiakuan (% perlindungan) Pemberian pascaperlakuan (% perlindungan) Pemberian praperiakuan (% perlindungan) Pemberian pascaperlakuan (% perlindungan)
Aspartate

aminotransferase

83,05 89,99 68,60 70,65
Alanine

aminotransferase

76,50 82,23 50,61 55,32
Alkaiine

phosphatase

74,19 61,99 73,17 82,52
Biiirubin 99,36 99,04 96,00 99,04
shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post Kurma yang satu ini memang luarr biasa

Sayuran Aeroponik itu agrobisnis yang sesuatuhhh

PERTAMINA MENERIMA BERAPA PUN PASOKAN BIOETANOL

Atasi radang usus buntu

Cara membuat pupuk kompos dengan sampah

Keuntungan Bertani di Indonesia