bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Panen padi 17 ton per hektar
Filed: Blog
Advertisement
loading...

z88.Padi Organik Tahan Gempa

Markuat melarutkan 0,25 kgkat dan 100 ml atonik dalam 50 liter a menggunakannya untuk merenda-‘ selama 48 jam. arbofuran menangkal serangan hama, sec atonik meningkatkan kema perkecambahan. la lantas m^ benih yang tenggelam agar bebas karbofuran. Benih yang menga dibuang. Selanjutnya ia menanam ben bedengan setinggi 10 cm berukurar x 7 m. Markuat menebar benih jarak longgar, kira-kira 1 cm x 1 cr ertumbuhan optimal. Pada hari ke-: ke-6 pascasemai, ia menyiramkan 9 i — berisi 10 ml hormon perangsang tur la memindahkan bibit setinggi 15 cr ke lahan pada hari ke-18 pascasema Petani itu mempersiapkan 2 pekan sebelum tanam, la menat 1 ton kapur pertanian lantas menr_ dan mendiamkan lahan. Tujuannya zat organik terurai sehingga mening’ hara tanah. Sepekan berselang, ar KelompokTani itu menaburkan pupuk berupa 50 kg SP36, 50 kg ZA, 50 kg dan 5 kg karbofuran merata di permu tanah. Pupuk SP36 mengandung f’ yang befungsi menguatkan batang. Ayah satu putri itu menanam saat lahan macak-macak. Pria 44 ta itu menanam 1 bibit per lubang tar Potensi produksi padi sertani mencapai 17 ton/ha v “Dengan perawatan optimal, panen padi sertani mampu ditingkatkan,” tutur Markuat

Sehektar 17 Ton
Fantastis, panen padi 17 ton sehektar. Lima tahun menanam padi, baru pada April 2012 Markuat menuai padi hingga 17 ton gabah kering panen per ha. Panen-panen sebelumnya, petani di Tarogong, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, itu paling pol memanen 12 ton per ha. Pantas saat panen ia mesti mengerahkan 100 tenaga panen-2 kali lebih banyak ketimbang biasanya. Setiap orang mesti mengangkut 170 kg padi agar panen tuntas dalam sehari. la telah memprediksi lonjakan produksi itu 2 pekan sebelum panen sehingga mempersiapkan tenaga lebih banyak. Padahal, petani-petani lain di desa itu yang membudidayakan padi ciherang hanya menuai rata-rata 6 ton per hektar. Rahasia Markuat panen besar itu berkat penggunaan benih padi sertani. Potensi produksi sertani mencapai 14 ton per ha.

Pembibitan
Menurut Ir Surono Danu, pemulia padi sertani, sejatinya potensi kemampuan produksi sertani paling tinggi 14 ton per ha. Itu di atas rata-rata produktivitas gabah nasional. Perawatan optimal menjadikan produksi meningkat hingga 17 ton per ha. Tentu saja kesuburan tanah tetap berpengaruh. Di tanah subur seperti latosol, panen bisa saja lebih banyak ketimbang tanah jenis lain. Di Provinsi Lampung, tempat lahirnya sertani, petani malah hanya mampu menuai 9 ton per hektar. Selain menanam bibit unggul, cara budidaya pun berperan meningkatkan hasil panen. Pada musim panen terakhir April 2012, pria 44 tahun itu menuai 14 ton per hektar. “Pada musim tanam sebelumnya setiap tanaman menghasilkan 25 anakan dengan 400 bulir per malai. Pada penanaman Januari 2012 dan panen pada April 2012, setiap tanaman menghasilkan 60 anakan dengan 600 bulir per malai.

benih m i rukura’ enih x 1 cm. lari ke-3 ikan 9 \~jst iang turruts| gi 15 cm icasema. ipkan la menabi »s memt juannya neningkar Iang. npupukda JA 50 kg i permuH indung fo >atang. enanam Pria 44 tahj .bang tam mencapai panen padi ! ‘ tutur Markuat .cuk secara optimal mampu mendongkrak panen (dari kiri ke kanan: Dolomit, NPK, SP36, dan KCI) 1 cm dan berjarak 30 cm x 30 cm. i» • :e:ani semangka itu menerapkan r 3 3’ legowo empat baris. Setelah IV: tanam, ia merenggangkan 3r .“jk baris berikutnya dan begitu RlSMa ikoK teiiva tanaman berumur 10 hari, . ~emberikan pupuksusulan berupa 5 ,’ea untuk memacu pertumbuhan nnn: • a menambahkan 250 kg NPK saat berumur 20 hari dan 200 kg NPK 30 hari). Selain itu, untuk sehektar 3 menyemprotkan larutan berupa W – rsektisida, 30 gram fungisida, dan m ;jpuk daun yang dicampur dalam ‘3’ air. Pemberian larutan itu rutin i 10 hari hingga tanaman berumur setelah tanam, s -enggenangi lahan pada ketinggian n : atas tanah selama 25 hari, pada «-5 sampai 30 pascatanam. Setelah 3’3n dipertahankan macak-macak nadi berumur 75 hari. Tiga pekan panen, ia mengeringkan lahan membuka saluran air. Markuat •aren padi saat tanaman berumur,3″ setelah tanam. Periset padi di ^snelitian Tanaman Padi, Subang, ; jawa Barat, DrSarlan Abdulrachman -‘–kan gabah kering panen yang dituai 3 rkuat tergolong fantastis, tanahair rata-rata petani hanya Imrou menuai paling pol 10 ton per 33 3 dengan menggunakan benih unggul dan teknik budidaya yang Ifca’ ‘Keberhasilan panen tak lepas IHn :::ensi daerah, daya dukung lahan, fci’gan organisme pengganggu, dan Kpv: i -an.” ujarnya. Selain itu, panen tinggi ^c::3 jika kebutuhan hara terpenuhi. Padi membutuhkan 112,5 kg nitrogen, 50 kg fosfor, dan 50 kg kalium per musim tanam. Pemupukan yang dilakukan oleh Markuat sudah memenuhi standar kebutuhan nutrisi itu sehingga tanaman mampu tumbuh optimal. Menurut Dongkrak Produksi Surono, “Lebih baik 65% organik, sisanya kimia. Toh dengan mengurangi bahan kimia hasil panen tetap tinggi,” kata Surono. Maklum, bahan kimia berpotensi meninggalkan residu yang berpotensi merugikan manusia sebagai konsumen akhir.

Taburkan 1 ton kapur pertanian per ha sebelum pembajakan lahan. Dua hari kemudian, taburkan pupuk dasar berupa SP36,ZA,dan KCI masing-masing 50 kg dan 5 kg karbofuran merata di permukaaan tanah. Tanam bibit sertani berumur 18 hari pada jarak 30 cm x 30 cm dengan sistem tanam jajar legowo. Pada umur 10 hari setelah tanam, berikan pupuk susulan berupa 150 kg Urea. Pada hari ke-20 dan ke-30 pascatanam, tambahkan NPK masing-masing 250 kg dan 200 kg. Pengendalian hama dan penyakit menggunakan 600 ml insektisida, 30 gram fungisida, dan 750 ml pupuk daun yang dicampur dalam 108 liter air. Pemberian larutan itu rutin setiap 10 hari hingga tanaman berumur 30 hari setelah tanam. Genangi lahan di ketinggian 2 cm di atas tanah selama 25 hari, mulai ke-5 sampai 30 pascatanam Setelah itu ia mempertahankan lahan macak-macak hingga padi berumur 75 hari. Tiga pekan sebel.- panen, keringkan lahan dengan membuka saluran air. panen padi saat tanaman berumur 100 hs’ setelah tanam.

Produk Organik adalah solusi terbaik untuk menjaga kualitas tanah pertanian anda, berikut rahasianya.

klikaja

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags:

Related Post Panen padi 17 ton per hektar

SERDADU BERNAMA KAKI KUDA

OT06 CACING TANAH LUMBRICUS

PROSES PEMURNIAN BIOETANOL DENGAN ZEOLIT SINTETIS

ADA APA DENGAN SINGAPORE EXPO

Budidaya Kemangi di Kedung Ombo