bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Sayuran Aeroponik itu agrobisnis yang sesuatuhhh
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Sebuah buket lettuce dalam balutan plastik itu tampil beda di rak pasar swalayan. Yang membedakan akar disertakan dalam kemasan. Walau dilabeli Rp5.500, sayuran berbobot 250 g itu laris manis. Harga komoditas serupa yang dikembangkan secara konvensional kurang dari separuhnya. Wajar jika lettuce menjadi sumber pendapatan pekebun dan pemasar sayuran aeroponik, selain caisim serta pakchoy.

Permintaan terus meningkat
Amazing Farm mengirimkan 200 pak lettuce setiap hari hanya untuk Hero Kemang. Bobot setiap pak 250 g sehingga volume keseluruhan mencapai 50 kg. Volume melambung hingga 40% saat akhir pekan atau hari libur. Padahal total jenderal pasar swalayan dan hotel yang mesti dipasok produsen sayuran aeroponik di Bandung itu mencapai 60 gerai. Pantas jika dari luasan 1,8 ha di Cikahuripan, Lembang, 10 greenhouse dimanfaatkan untuk penanaman lettuce.

“Kalau permintaan meningkat 12 greenhouse khusus untuk lettuce,” ujar Farm Manager Amazing Farm, Drs Wisnu Hascaryo. Luas masing-masing greenhouse 2.000—3.000 nr terdiri atas 90 bak fiberglas. Dengan jarak tanam 7 cm x 7 cm populasi setiap bak 190 tanaman. Agar panen berkesinambungan Amazing Farm yang dikelola oleh PT Momenta Agrikultura itu setiap hari menanam 12 bak. Maklum, umur lettuce relatif cepat, 1 bulan.
Banyak dibutuhkan Jenis lettuce yang dikembangkan Amazing Farm antara lain buterhead, curly lettuce, batavia, dan lolorosa. Jenis itu pula yang sebagian ditanam Parung Farm, produsen sayuran aeroponik di Parung, Bogor. Tingginya permintaan lettuce juga dirasakan Parung Farm. Permintaan yang masuk ke perusahaan itu mencapai 5.000 pak per bulan atau 60% dari total permintaan. Sayangnya, Parung Farm mampu memenuhi 30%.

Manajer Pemasaran PF, Siswandi, mengungkapkan Parung berketinggian 200 m dpi tidak cocok penanaman lettuce. “Intemode (jarak ruas daun, red) tak normal, jadi se panjang. Tipbum (daun kecokelatan perubahan temperatur yang ekstrim. juga sering teijadi ” ujar Dedy. Oleh k itu akhir Februari 2003 PF memb greenhouse baru khusus lettuce Lembang, Bandung. Menurut Dedy lettuce ban> dibutuhkan berbagai kalangan masyar»’ Kerabat kubis itu digunakan un: beragam menu. Wajar jika serapan p~ cukup besar. Selain lettuce, pasar j _ meminta caisim aeroponik. Ir Y Sutiyoso, pekebun aeroponik di Ciman Bogor, rata-rata menuai 500 kg per bul Dalam sepekan mantan peneliti di Ba Penelitian Tanaman Pangan itu 5 k panen.

Pagi panen, sore diantar ke pema” aneka sayuran eksklusif di Jakarta Selata- Sayuran—akar dipertahankan sehingga gerai pasar swalayan tahan 3 hari— dikemas plastik membentuk buket. Akr sayuran memang tak dikonsumsi. Ini sebagai bukti : sayuran ini diproduks dengan teknologi aeroponik. Tentu saji kehadiran akar meningkatkan bobot. Yos enggan memotong rantai tataniaga dengan memasok langsung ke pasar swalayan atau hotel. Alasannya, “Perlu kapital besar dan banyak tenaga kerja,” ujar alumnus Fakultas Pertanian IPB itu. Yos juga membudidayakan pakcoy dengan volume panen 500 kg per bulan.
Selain ke-3 komoditas itu—lettuce, caisim, dan pakcoy—kangkung serta bayam kini juga banyak dikembangkan. Menurut Yos, bayam diaeroponikkan lantaran pasar menghendaki. Ia mendirikan greenhouse baru di Tapos. Bogor, untuk memproduksi bayam. Sejak Januari silam ia menuai 500 kg per bulan dengan harga jual Rpl0.000 per kg. Demikian pula kangkung aeroponik, pasar menerima kehadirannya. Amazing Farm setiap hari mengirimkan 100 kg kangkung. Empat bulan sebelumnya hanya 30—40 kg-
Rp75.000 per mz

Beberapa pekebun aeroponik yang dihubungi Trubus menyatakan, harga per kilo sayuran berkisar RplO.OOO— penata pemasok ke pasar … – ;el memperoleh •d * • ‘ r kg. Harga itu sen L Mir.urut Agus Misbah, . 5- zcr. biaya produksi mm : as aeroponik relatif Rp5.000~Rp6.000 » t aba bersih yang diraup incini. Rp5.000 per kilo, non :u berlaku hingga 31 I siat pemerintah belum ksnaikan tarif dasar listrik, myak. dan tarif telepon. :aya produksi bakal iikan tersebut. Asai tahu i — duksi untuk listrik wrocik mencapai 13%, :~anspor 9%, dan rerhitungan itu dari . : r2.5-juta per bulan »: ,-ek Yos. Padahal Jbkarta 15 Maret 1930 : i 4 komoditas dengan -*ismg-masing setara, •.-ii-pundi Yos kian
Ini ajggK i-.bung. Saat ini ia mbc. iduktivitas rata-rata 1 t irssi rer m: dari greenhouse . – m:. Namun, hanya UU – luas penenaman Selebihnya m -.-‘van sebagai jalan dan mam autrisi. iri ih sebabnya mantan e» nr perusahaan pestisida itu E HI c _• g-ancang menggenjot ruis: sayuran aeroponik IBU .C- 1.5 kg atau 2 kg per m2. pangsa pasar sayuran i~ semakin terbuka. Hal niida diungkapkan Wisnu . ..-y o dan Dedy Siswandi. 1 asaran sayuran aeroponik _~?ing. Sekarang tanpa pemasangan rermintaan ngga pernah berhenti,” uar -Visnu. :ermintaan sayuran yang tinggi iongkrakposisi tawar produsen. Pada .”saksi pemasok—pasar swalayan i nya. penentuan harga beli menjadi : enang pemasok. Saking banyaknya —.intaan Amazing Farm tak mampu i.ayani. Solusinya, menjalin kemitraan c’-gan 4 pekebun caisim, kailan, dan stchoy. “Jika permintaan dari luar Jakarta ; reka boleh memasarkan sendiri dengan .rel Amazing Farm. Khusus permintaan ari Jakarta Amazing yang menentukan jenis komoditas dan waktu panen,” ujar alumnus Biologi Universitas Diponegoro itu.

Mahal
Dedy Siswandi menganilisis meningkatnya permintaan itu lantaran kelas menengah-atas sebagai konsumen sayuran aeroponik semakin tumbuh. Standar mutu yang diinginkan sayuran tampil mulus. Jumlah bekas gerekan serangga maksimal dalam sebuah kemasan maksimal 2 buah.

Meski permintaan melonjak
Kangkung aeroponik, juga diminta pasar penambahan pekebun aeroponik relatif kecil. Harap maklum, nilai investasi yang dibenamkan sangat tinggi. Untuk membangun greenhouse umpamanya, menyedot Rp40.000 per m2. Sedangkan biaya pengadaan instalasi aeroponik — pipa, bak,pompa—Rp75.000per m2 atau Rp 10.000 lebih mahal ketimbang sistem hidroponik NFT. Dengan luasan 1,8 ha Amazing Farm mesti merogoh lebih dari Rp 1-miliar dari koceknya hanya untuk pengadaan sistem aeroponik. Pantas jika Danny K. Rusli yang membidani kelahiran Amazing suatu ketika berujar, “This is a longterm business
Namun, ada pula yang memulai bisnis dari hobi. Sudibyo Karsono, contohnya. Usai pensiun dari sebuah stasiun radio ia mengutak-atik instalasi hidroponik dan aeroponik. Keisengan itu merambah ke pelatihan hidroponik yang diselenggarakan untuk umum. Pada akhirnya hobi itu sulit direm dan kebablasan menjadi bisnis yang menguntungkan. Itulah kisah kelahiran Parung Farm saat krisis moneter mengamuk pada medio 1997.
Dapat dibayangkan betapa sayangnya jika greenhouse mahal itu dibiarkan menganggur. Setidaknya itulah yang terlihat di lokasi penanaman PT Pangan Lestari di Prigen, Pasuruan. Dari 35 greenhouse, hanya 15 greenhouse yang produktif. Penyebabnya, menurut Bagus Sutanto dari Pangan Lestari, karena kapasitas pasar belum luas. Itu bukti tak semua greenhouse aeroponik bertelur emas.

Mendung
Yang sukses memang penuh gemerincing rupiah. Namun, banyak aral melintang buat meraihnya. Salah satu di antaranya adalah cuaca yang kadang tak menentu. Maret 2002 langit terus-terusan mendung. Jika dibiarkan pertumbuhan tanaman lambat akibat intensitas sinar matahari berkurang. Hasilnya pun kurang renyah. Untuk mengatasi Yos meningkatkan rasio kalsium: nitrogen menjadi 0,8 dari sebelumnya 0,6. Namun, apa lacur beberapa pekan kemudian matahari justru berlimpah. Hasil panen pun kelewat renyah sehingga ketika dimasukkan ke wadah 20 pak pecah. “Itu buat saya gede, biasanya yang reject kan 1 atau 2 pak,” ujar Yos. Hambatan lain, dalam satu sistem sirkulasi, kehadairan penyakit mudah tersebar. Walau banyak kendala menghadang beberapa perusahaan baru mulai bermunculan. Di lereng Bromo dan Bali misalnya, akhir Februari 2003 perusahaan baru ikut mengais rezeki di aeroponik. (Sardhi Duryatmo/Peliput: Bertha Hapsari & Syah Angkasa)

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post Sayuran Aeroponik itu agrobisnis yang sesuatuhhh

SAKIT KULIT RANGAN

MINYAK ASIRI BERMANFAAT TURUNKAN TENSI.

KUAT ULET TAHAN PESTISIDA & BAHAN KIMIA LAINNYA

Adenium

BERKAT LINGZHI PENYAKIT VERTIGO SEMBUH