bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Ubi jalar ungu sagat di gemari pasar
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Konsumsi zat-zat itu rai menyebabkan pusing, kejang, muai, sar J muntah. Namun, “Zat racun dalam u~J gadung sangat mudah dihilangkan,” tuJ Miliya Rahmani, koordinator pelati’J gadung di PPKS. Cukup dengan merenca~i umbi selama 3-4 hari, lalu menjemur selsTi 2 hari, dan mengukus selama setengah. a- zat racun pada umbi gadung pun sirna. K. Heyne dalam buku Tumbuhan Berg. Indonesia menyebutkan masyara-d Indonesia sudah lama memanfaat-J umbi gadung. Nun di Ambon, penduduk’J menumbuk umbi gadung lalu mencarr:.? dengan tepung sagu untuk membuat :d Sementara di Jawa, gadung diolah mer.aS keripik. Pengolahan gadung menjadi lebih dan mudah jika dibuat menjadi tep^ gadung terlebih dahulu. Tepung gadu’i didapat dengan cara menggiling potongan gadung yang sudah dihilangkan racunr»’, Satu kilogram tepung gadung diperoleh o-i 5 kilogram gadung segar. Karakter tepu’?

Pernah mencicipi es krim atau brownies gadung?
Olahan itu disajikan di salah satu stan di arena pameran Pusat Pelatihan Kewirausahaan Sampoerna (PPKS) Expo 2012 di Taman Dayu, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, pada 29 Juni-1 Juli 2012. “Saya baru tahu bila gadung dapat diolah menjadi es krim. Rasanya enak, tapi cita rasa gadungnya kurang terasa,” ujar seorang pengunjung yang mencicip es krim dalam wadah kecil itu. Sebanyak 200 cup es krim gadung pun ludes diserbu pengunjung. Winijarti, instruktur pelatihan olahan tepung gadung di PPKS dan ibu-ibu dari Dusun Pajaran, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, menyajikan es krim itu bersama kue cokelat, brownies, dan lidah kucing berbahan Dioscorea hispida itu. Kalsium 0,9 mg Besi 3,9 mg Natrium 9 mg Jambi, menyebutkan gadung potensial menjadi sumber pangan baru.

Menurut Surhaini dan kawan-kawan sumber pangan baru harus memenuhi syarat mengandung kalori yang mencukupi, bercita rasa lezat, dan bebas bahan yang membahayakan kesehatan sehingga aman dikonsumsi. Sejatinya umbi gadung segar mengandung senyawa dioskorin dan A Beragam olahan gadung mendongkrak nilai jual produk AA Gadung berpotensi mensubstitusi tepung terigu Jadi tepung Riset Surhaini MS, Mursalin MSi, dan Addion Nizori MSc dari Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas at-zat itu £ muai, n dalam slangkan. ator pela gan mere enjemur < a setengaf a l pun sirna ituihan Ben n masyara memanfaat, n. penduduk alu mencan i membuat diolah mer njadi lebih u menjadi tep Tepung gac- ig iing potong ngkan racunr ig diperoleh i Karakter tepu berat dan keras. jnb gadung potensial : i – satu substitusi : 3a n tepung gadung itulah Winijarti para ibu di Dusun Pajaran reragam kue, brownies misalnya. : n sama seperti membuat brownies _rg terigu,” kata wanita kelahiran t = tu. Mula-mula Miliya mengocok – 200 g gula dengan mixer sampai Di wadah lain, ia mengaduk i =ojng terigu, 100 g tepung gadung,

far-iani (kanan), olah gadung untuk kue Ma kering – sendokteh pengembang makanan s “ata. la juga melelehkan masing- ie 125 g cokelat batang dan 25 g -ia lalu menempatkan di wadah rit r’i’j utnya Winijarti memasukkan :i_ran tepung sedikit demi sedikit ke ‘.adati berisi kocokan telur sambilkr.. Dertahan. Berikutnya giliran cokelat i mentega, lalu aduk seluruhnya Mani^z-E oenar-benar merata. Tuang adonan b 3am loyang persegi panjang 10 cm ii T. :rn lalu kukus selama 45-60 menit. IM orownies gadung kukus. _.ani menuturkan, penggunaan tepung pgr-~g sebagai bahan brownies atau |pn::.:’3n basah lain maksimum jumlahnya ra :engan terigu. “Jika porsi gadung lebih s adonan menjadi berat dan tidak i«–£f~ibang alias bantat,” kata wanita [3- 3Tjn itu. Penelitian Dyah Retno Wulandari pada 2009 yang dipublikasikan di situs Penelitian Bioteknologi LIPI, menunjukkan gadung tidak mengandung gluten. Sementara terigu mengandung 80% gluten dari total protein. Gluten membuat adonan kenyal dan dapat mengembang karena bersifat kedap udara. Pengganti 90% terigu Penggunaan tepung gadung dalam jumlah banyakdapatdilakukan bila membuat kue kering. “Sebagai bahan pembuatan kue kering seperti lidah kucing atau kue cokelat, gadung bisa menggantikan 50-80% terigu,” ujar Winijarti. Bahkan, kue kering jenis lidah kucing bisa menggunakan gadung sampai 90%. Sebab lidah kucing termasuk jenis kue kering yang kaku sehingga tidak memerlukan sifat elastis. Ajang PPKS Expo keempat itu dibuka oleh Ir Riyanto, Asisten II Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. PPKS Expo 2012 merupakan agenda tahunan yang Kupas kulit umbi gadung segar sampai bersih.

Potong tipis umbi gadung. Setelah itu lumuri dengan abu kayu hingga merata. Jemur gadung sampai kering benar. Rendam gadung dengan air bersih yang mengalir selama 3-4 hari. Kukus umbi gadung selama 30 menit. Jemur lagi umbi gadung selama 2 hari. Setelah umbi kering, giling umbi dalam mesin penggilingan. Tepung gadung pun siap digunakan sebagai bahan membuat aneka kue. Henny Susanto (paling kiri) dan M. Irmansyah (paiing kanan) keduanya dari Departemen Stakehoiders and Regional Reiations PT HM Sampoerna Tbk dalam pembukaan PPKS Expo 2012 diselenggarakan oleh PPKS, sebuah pusat pelatihan terpadu untuk pengembangan usaha berskala kecil. PPKS perwujudan program tanggung jawab sosial PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (Sampoerna) dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tujuan pameran itu untuk mempercepa’ pertumbuhan usaha mikro, kecil, meneng: (UMKM) khususnya di Jawa Timur. Itu seia: dengan aneka kreasi penganan berba’i’ gadung yang disambut pengunjung :: i Expo dengan antusias. “Setidaknya :: – 10 pesanan olahan gadung yang :r: pascapameran,” ujar Miliya. Ra–Tu pengunjung memesan lidah kuc brownies.

Purwanto setiap minggu pasok 22 ton umbi segar ke berbagai industri olahan dan pasar tradisional< Pamor ubijalar ungu kian naik sejak 3 tahun terakhir Ubijalar Ungu Kini ubijalar berwarna ungu tengah menjadi primadona. Siang itu sepuluh pekerja sibuk mencabut, membersihkan, dan memasukkan umbi-umbi segar ubijalar Ipomea batatas ke dalam karung- karung plastik. Mereka lalu menaikkan karung-karung itu ke atas pick up bermuatan 2 ton. Dengan kendaraan itulah Purwanto, si empunya kebun ubijalar di Lawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, itu mengirim umbi tanaman anggota famili Convolvulaceae itu ke minimal dua industri pengolah ubijalar, dua pasar tradisional, dan beberapa industri penghasil keripik skala rumahan.

Total jenderal setiap minggu pria 37 tahun itu memasok 21-22 ton ubijalar. Dari jumlah itu sebanyak 8-9 ton terserap oleh pabrik pengolahan ubijalar Republik Telo, 5 ton untuk pabrik keripik merek Keripik Ungu Abadi, masing-masing 2 ton untuk pasar tradisional, dan sisanya masuk ke industri keripik skala rumahan-seluruhnya di Malang. Dengan harga jual Rp2.000 per kg yang berlaku sejak 4 tahun terakhir pria tamatan Sekolah Menengah Pertama itu mengantongi omzet Rp42-juta-Rp44-juta per minggu alias Rpl68-juta-Rpl76-juta per bulan.

Banyak olahan
Purwanto memasok ubijalar berwarna ungu. “Permintaannya tinggi,” katanya. Permintaan ubi berwarna kuning azi kecil. Pertama kali memasok ke Repu pada tujuh tahun silam volume perg n 1,2-1,5 ton per _ n Dalam dua tahun angka t_ menjadi 2,5 ton per minggu. Bai setahun terakhir permintaa- menjadi 8-9 ton per m n Lonjakan itu seiring ra* permintaan konSLT terhadap berbagai oaM ubijalar ungu di Re: Telo. Industri pengc n yang dikoma’r Unggul Abinowo memproduksi ke- : bakpia, dodol, hingga es *n nugget, sandwich, dan bro*-i ubijalar ungu. “Konsumen menyukai o aft ubijalar ungu karena selain rasanya f’, penampilan olahan menarik,” tutur & salah satu staf humas Republik Telo. Pan jika omzet penjualan Republik Telo a menanjak. Pada 1998 ketika pertama • memperkenalkan olahan ubijalar ui produksi bakpia ubijalar ungu misa T hanya 30 buah per hari. Kini 25.000 bal ubijlar ungu per hari. Total jenderal hari Republik Telo mengolah 20 ton ubij= ungu per hari, ubi putih dan kuning hc’1 setengahnya.

4 ton yang habis diserap kelompok tani perempuan yang memproduksi keripik ubijalar ungu dan pasar tradisional. H Muksin, ketua Gabungan Kelompoktani Sri Mulya Tani, menuturkan di sentra penanaman ubijalar di Desa Sindangkarya, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, pekebun baru mulai menanam ubijalar ungu sejak empat tahun silam. Dari luas total 150 ha penanaman ubijalar, separuhnya untuk ubi ungu. “Ubi ungu mudah dipasarkan, permintaannya banyak, dan harga lebih tinggi daripada ubi kuning,” kata Rusdi, salah seorang pekebun. “Di Kecamatan Menes-terdiri atas 12 desa-paling tidak ada 4 desa menjadi sentra ubijalar ungu, yaitu Desa Cigandeng, Sindangkarya, Cilabanwulan.dan Kananga,” tutur Ir Sri Hartiningsih, penyuluh pertanian di Desa Sindangkarya. Menurut hitung- hitungan H Muksin, dari setiap ha pekebun bisa mengantongi laba Rp6-juta per empat bulan per ha (lihat AU).t Batu sandungan Demi menuai manisnya bisnis ubijalar ungu, pekebun, pengepul, pengolah harus siap mengatasi beragam kendala. Pengalaman Purwanto puncak produksi pada Agustus-Desember, ketika itu banjir pasokan sehingga harga turun hingga Rpl.500 per kg di petani. Di luar bulan itu pasokan sedikit karena sedang tanam padi sehingga harga bisa meroket sampai
[2_’ ton umbi 1 ic’i dan setiap kilogram pasta diperoleh dari 2 kg umbi segar. Pantas jika penanaman ubijalar ungu terus meluas. Penelusuran Trubus sentra penanaman telo ungu tersebar di Pandeglang (Banten), Malang dan Banyuwangi (Jawa Timur), Sleman (Yogyakarta), dan jalur pantura Jawa mulai Subang (Jawa Barat) hingga Brebes, Tegal, hingga Pemalang (Jawa Tengah). Nun di Desa Ukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, sejak awai 2011 Simpang menanam ubijalar ungu di Ubi dipanen 4-5 bulan pasca Tanam

Beragam olahan ubijalar ungu, sumber omzet para pelaku bisnis Rp3.000 per kg. Di Sindangkarya harga jual ubijalar ungu rata-rata Rpl.500 per kg di tingkat pekebun. Harga naik menjadi Rp2.500 pada Februari, Maret, dan April karena sebagian besar lahan ditanami padi. Kendala lain, iklim dan lokasi tumbuh. Pada penanaman saat kemarau pekebun mesti menyiram tanaman minimal sekali dalam seminggu. Di Sleman, Simpang kesulitan mendapatkan air karena lokasi penanaman di perbukitan yang berbatu. Padahal kekurangan air menyebabkan boleng yang membuat umbi terasa pahit. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara kontinu, Purwanto mengatur waktu penanaman di kebun supaya bisa panen setiap minggu. Mantan pekerja di pabrik roti, industri perajin perhiasan, dan bangunan itu membagi 8 ha lahan (1 ha milik sendiri dan 7 ha sewa) ke dalam 7-8 waktu penanaman. Setiap kali menanam seluas 1 ha. Ubi siap dipanen 4-5 bulan pascatanam. Dari setiap 1 ha Purwanto memanen 21-22 ton per ha. Kekurangan pasokan didapat dari 100 pekebun mitra berlokasi di Malang dan Banyuwangi. Setelah panen, Purwanto menyelang penanaman dengan tanaman sayuran seperti wortel, kubis, dan cabai, atau jagung dan padi.

la menanam varietas murasaki sesuai kebutuhan pembeli. Varietas asai Jepang itu warna ungunya tidak berubah, tekstur renyah, dan bercita rasa manis saat digoreng. Industri keripik mensyaratkan umbi yang dipanen pada umur 5 bulan pascatanam. Umbi panen muda lebih boros minyak 20- 30% saat penggorengan. Pemasok mengirim dalam bentuk umbi segar utuh kupas. Produktivitas ubijalar ungu lebih rendah daripada ubijalar kuning. Namun, petani ajek menanam karena harga jual ubijalar ungu lebih tinggi Rp500-Rpl.000 per kg daripada ubijalar kuning. Oleh karena itu jika pekebun, pengepul, dan pengolah bias mengatasi kendala peluang me-:. keuntungan terbentang. “Mewa ubijalar lebih menguntungkan Ca-a padi, kacangpanjang, dan kedela * Rusdi. Bahkan di Sindangkarya ada .31 di kalangan pekebun, “ubi si jaga ja Maksudnya karena hasilnya banya». menjadi andalan untuk membayar ji Pantas bila ubijalar ungu kini tenga- primadona.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags:

Related Post Ubi jalar ungu sagat di gemari pasar

SAWO DUREN HABIS DISERBU DI POHON

Penemuan singkong mukibat

PEMENANG PARADE PURING ADALAH OSQAR MILIK WINARTC ASAL SOLO

SCANDAROON PUTIH NENEK MOYANG MERPATI

Buah andal obat batu ginjal