bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Bawang lanang semakin membahana gunanya
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Tuberculosis

wibi bawang lanang terbukti secara cmpiris ampuh mengatasi penyakit- penyakit pembuluh darah seperti h»pertensi dan stroke. Kekuatan bawang lanang lebih dahsyat daripada induknya bawang putih.
Di dua kemasan obat itu tertulis 2×1. Artinya, okter menyarankan Safar Sinambela -eminum obat penurun tekanan darah itu 9. i sehari. Namun, ia mengonsumsi kedua ijB s :ca: itu hanya sekali sehari, yakni pada setiap PBS menggantikan dosis obat penurun
i :arah. Safar mengonsumsi 2 umbi bawang

Bawang lanang ampuh menurunkan tekanan darah karena mengandung saponin dan allicin. Senyawa itu bekerja sinergis menghambat sintesis kolesterol jahat penyebab penyumbatan pembuluh darah

Dokter Arijanto Jonosewojo SpPD, bawang lanang berefek mengencerkan darah
Safar memperoleh informasi khasiat bawang lanang dari rekan istrinya. Sejak dua tahun silam Safar rutin mengonsumsi bawang lanang. Kardina memanggang dua siung bawang lanang di atas api hingga lapisan kulit gosong. Tujuannya agar umbi bawang menjadi lebih lunak sehingga mudah mengunyahnya, ujarnya. Safar biasanya menyantap 2 umbi bawang lanang saat makan siang dan makan malam bersama nasi dan lauk pauk. Hasilnya menggembirakan. Tekanan darah tinggi Safar cepat menurun.
Stroke
Pernah suatu waktu tekanan darah Safar mencapai 190/100 mmHg; tekanan normal,
120/80 mmHg. Setelah dua hari konsumsi bawang lanang, tekanan darah menjadi 140/80 mmHg. Dua tahun terakhir setelah rutin konsumsi umbi bawang lanang, tekanan darah Safar relatif normal. Itulah sebabnya ia berencana meninggalkan obat resep dokter dan hanya konsumsi bawang lanang untuk mengontrol hipertensi.
Cara itu ia tempuh untuk mencegah ginjalnya bermasalah. Harap mafhum pensiunan pegawai negeri itu sudah 12 tahun menderita hipertensi. Selama itu pula ia bersandar pada obat penurun tekanan darah. Suami saya berusia 76 tahun. Kata dokter pada usia itu rentan terkena hipertensi. Karena itu ia mesti rutin mengonsumsi obat untuk mengendalikan tekanan darah, ujar Kardina.
Pasien hipertensi lain yang merasakan khasiat bawang lanang adalah Sutarjo. Dokter mendiagnosis Sutarjo mengalami stroke akibat tekanan darah sistolik pria 50 tahun itu selalu bertengger di atas angka 180 mmHg. Lebih dari dua tahun Sutarjo mengonsumsi obat sintetis kimia, tapi tak kunjung sembuh. Itulah sebabnya keluarga membawanya ke tempat praktek Lina Mardiana, herbalis di Yogyakarta.
Sutarjo berjalan menyeret kaki kanan dan kirinya secara bergantian. Bicaranya pun pelo.
Untuk mengatasinya Lina menyarankan Sutarjo mengonsumsi empat siung bawang lanang segar per hari. Untuk mengonsumsinya cukup
Lancarkan
Peredaran
Darah
awang lanang berefek mengencerkan darah sehingga darah lebih lancar mengalir. Ketika aliran darah tertahan karena ada penyempitan pembuluh darah, tekanan yang ditimbulkan tidak terlalu tinggi. Saponin pada bawang lanang menghambat absorbsi kolesterol sehingga menurunkan kadar kolesterol jahat low density lipoprotein dalam darah. Beberapa senyawa kimia lain dalam bawang putih seperti allicin dan organo- selenium diduga bekerja secara sinergis dengan senyawa organosulfur untuk menimbulkan efek biologis, termasuk penurunan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat, serta menaikkan kadar kolesterol baik high density lipoprotein (HDL).

Endapan lemak dan darah menyumbat seluruh pembuluh darah
Konsumsi lemak dan kolesterol tinggi picu perlemakan di pembuluh darah
Dinding pembuluh rusak akibat tekanan darah tinggi
^enggepreknya, lalu konsumsi mentah-mentah. ietelah sepekan rutin mengonsumsi herbal J, kondisi Sutarjo membaik. Saat bertemu di :empat praktek saya di Wonogiri, ia sudah bisa iengendarai motor, ujar Lina.
Sistem peredaran darah
Baik Safar maupun Sutarjo terserang hipertensi etika usianya menua. Menurut kepala Poli Obat -adisional RS Dr Soetomo di Surabaya, Jawa Timur, ;r Arijanto Jonosoewojo SpPD, seiring penambahan _sia, pasien semakin rentan terserang hipertensi. Itu -arena tingkat kelenturan pembuluh darah semakin rerkurang. Penyempitan sedikit saja, menyebabkan zembuluh darah pecah.
Apalagi jika pada usia menua, tetapi tak -enerapkan gaya hidup sehat. Safar, misalnya, Bering tak bisa menahan diri mengonsumsi akanan berlemak, apalagi saat mendapat -idangan jamuan makan atau menghadiri kenduri :ara kolega. Menurut guru besar llmu Penyakit
Indikator
olesterol total (mg/dl) ‘ngliserida (mg/dl)
olesterol LDL (mg/dl)
olesterol HDL (mg/dl)
Perlakuan I Sebelum Sesudah
Perlakuan II Sebelum Sesudah
232,43±2,58 129,81 ±2,87 159,61±2,91 46,86±1,91
138,38±2,51
83,35±2,59
67,60±3,67
68,80±1,83
232,43+2,58
129,81±2,87
159,61±2,91
46,86±1,91
153,07±3,24 77,24+2,10 28,99±3,11 92,95±3,90
-r-ber: dr Rosa I ina Silvia Dewi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
: alam, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, :’0f Dr dr Endang Susalit SpPD, konsumsi makanan irdemak tinggi menimbulkan plakyang menyumbat irmbuluh darah alias aterosklerosis
Ketua Ikatan Dokter Herbal Medik Indonesia DHMI), dr Hardhi Pranata SpS, MARS, mengatakan, -kanan darah setinggi itu perlu diwaspadai karena -emicu berbagai komplikasi. Misalnya, jika tekanan : 3’ah tinggi terjadi di pembuluh darah otak, maka :apat menyebabkan pecahnya pembuluh darah :_au stroke. Di Indonesia penyakit itu menjadi zembunuh nomor satu.
Bawang lanang (bahasa Jawa, lanang berarti -laki) yang dikonsumsi Safar dan Sutarjo ;oetulnya bawang putih Allium sativum yang :-riumbuhannya abnormal sehingga berumbi .’ggal. Tanaman hanya mampu menghasilkan s ung umbi, bawang putih normal 10-13 siung :-ca: Kisah Lelaki Penyendiri halaman 20-21).
: . Namun, dr Rosalina Silvia Dewi dari Fakultas idokteran, Universitas Udayana, membuktikan A/a ekstrak bawang putih terhadap profil lipid
tikus yang mengalami dislipidemia atau kelainan metabolisme lipoprotein. Menurut Rosalina dalam jangka panjang dislipidemia memicu penyumbatan pembuluh darah atau aterosklerosis. Keduanya memicu gangguan sistem peredaran darah seperti hipertensi dan kardiovaskular.
Dislipidemia ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida, serta penurunan kolesterol HDL Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak bawang putih pada berbagai dosis menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, LDL, dan meningkatkan kadar HDL serum darah. Semakin tinggi dosis, efektivitasnya kian meningkat.
Bukti ilmiah
Rosalina menduga bawang putih menurunkan kolesterol dengan menghambat sintesisnya. Penghambatan itu melalui dua cara: menghambat reaksi enzim hydroxymethylglutaryl-CoA reduktase dan reaksi enzim lain seperti squalene mono- oksigenase dan lanosterol-14-demethylase. Ketiga enzim itu merupakan enzim kunci dalam biosintesis kolesterol.
Perlakuan I:
Dosis 32,4 mg ekstrak etanol bawang putih/200 kg bobot tubuh
Perlakuan II:
Dosis 64,8 mg ekstrak etanol bawang putih/200 kg bobot tubuh

Herbalis di Batu, Jawa Timur, Wahyu Suprapto, kadar senyawa aktif dalam 1 umbi bawang lanang setara 5—6 siung bawang putih biasa

Dari seton hasilpanen bawang putih hanya menghasilkan 5 g bawang lanang

Makanan berlemak tinggi sebabkan penyumbatan pembuluh darah
Menurut Rosalina senyawa aktif yang berefek menurunkan kolesterol pada bawang putih adalah saponin. Riset lain melaporkan fraksi glikosida kasar pada ekstrak metanol bawang putih yang mengandung spirostanol saponin-yang diproduksi dari konversi furostanol saponin melalui b-glucosidase-menurunkan total plasma kolesterol dan kolesterol LDLtanpa mengubah kadar HDL pada binatang yang dislipidemia.
Saponin menghambat absorbsi kolesterol sehingga menurunkan kadar kolesterol plasma. Beberapa senyawa kimia lain dalam bawang putih seperti alisin dan organo-selenium diduga bekerja secara sinergis dengan senyawa organosulfur menurunkan kadar kolesterol.
Hasil penelitian itu secara tidak langsung menjawab duduk perkara bawang lanang mengatasi hipertensi. Menurut Wahyu Suprapto kandungan kimia bawang lanang yang bermanfaat untuk kesehatan relatif sama dengan bawang putih, yang berbeda kadarnya. Perbandingan kandungan senyawa aktif satu siung bawang lanang setara 5-6 siung bawang putih biasa, ujar pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu.
Menurut dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Ir Dini Dinarti MSi, senyawa aktif dalam bawang lanang adalah dialilsulfida. Senyawa itu berfaedah menurunkan darah tinggi, kolesterol, diabetes, meluruhkan lemak dalam darah, dan mengencerkan gula darah. Meski masih satu spesies, kadar
dialilsulfida bawang lanang lebih tinggi daripada bawang putih.
Itu terbukti dari aroma bawang lanang yang lebih menyengat. Dugaan saya itu karena hasil fotosintat dari tanaman bawang lanang terkumpul pada satu siung. Pada bawang putih biasa dibagi untuk banyak siung sehingga kadar dialilsulfida lebih sedikit, kata doktor Agronomi dan Hortikultura itu. Wahyu Suprapto menyarankan sebaiknya pasien mengonsumsi bawang lanang untuk membantu penyembuhan.
Sayangnya, belum ada penelitian yang membandingkan kadar senyawa aktif bawang lanang dan bawang putih biasa. Dalam beberapa penelitian menunjukkan, khasiat bawang lanang lebih kuat ketimbang bawang putih biasa. Itu terbukti dalam penelitian Anita Pratimi dari Jurusan Biologi Universitas Diponegoro. Anita membandingkan aktivitas antibakteri bawang lanang dan bawang putih terhadap bakteri Staphyllococcus aureus, vektor penyakit saluran napas atas dan kulit, dan Pseudomonas aeruginosa, penyebab utama infeksi pneumonia.
Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ekstrak 100% solo garlic alias bawang lanang efektif menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus dengan diameter zona hambat 2,03 cm. Adapun bawang putih biasa dengan konsentrasi sama, hanya menghambat pertumbuhan bakteri dalam radius 1,33 cm. Bawang lanang pada konsentrasi ekstrak 100% efektif menghambat pertumbuhan
Jangan
Berlebihan
on

Daurt sembung dikonsumsi bersama bawang lanang menetralisir aroma bawang
nsumsi bawang lanang untuk kesehatan bakal memicu aroma tubuh tak sedap. Herbalis di Kota Batu, Jawa Timur, Wahyu Suprapto, mengatakan minyak asiri dan senyawa aktif yang mengandung sulfur tinggi pada bawang lanang mempengaruhi aroma keringat. Menurut George Preti, PhD, pakar kimia organik dari Monell Chemical Senses Center di Philadelphia, Amerika Serikat, senyawa-senyawa aromatikyangterkandung dalam makanan terbawa dalam pembuluh darah dan keluar tubuh melalui urine, napas, dan keringat.
Untuk meminimalisir efek samping aroma tak sedap itu Wahyu meresepkan bawang lanang bersama daun sembung. Minyak asiri pada daun sembung dapat menetralisir minyak asiri bawang lanang, kata Wahyu. Herbalis di Tangerang, Provinsi Banten, Lukas Tersono Adi, mewanti-wanti agar jangan berlebihan mengonsumsi bawang lanang. Dikhawatirkan tekanan darah turun terlalu cepat sehingga menyebabkan hipotensi, ujarnya.
Oleh karena itu hentikan konsumsi bawang lanang bila tekanan darah sudah berada pada ambang normal. Lukas menyarankan konsumsi bawang lanang setelah makan. Jika dikonsumsi sebelum makan menyebabkan rasa panas di perut. Bagi penderita mag sebaiknya konsumsi bawang lanang bersama herbal lain seperti rimpang kunyit, temuputih, atau daun tapak liman. Dosisnya sekitar
5 gram. Herbal-herbal itu bersifat menetralkan asam lambung, ujarnya. Dengan begitu kesembuhan datang, lambung pun aman. (Imam Wiguna)

mma : – „ a noso dengan diameter zona hambat ms 1£ terpaut sedikit dengan bawang Hi »sc ang mencapai 1,57 cm.
fe s,=r a n bawang lanang tokcer mengatasi Mb : r?’jm tuberculosis, bakteri penyebab
sebagaimana hasil penelitian Novena :: .-a: dan Crescentiana Emy Durhania, a : :sen Akademi Farmasi Nasional i2 Vereka membuktikan ekstrak bawang
jsaprodusen herbal mengolah bawang lanang dalam m Kapsul sehingga lebih praktis dan aromanya tak terlalu engat
t g berdosis 240 mikrogram per ml media- 3-aa 600 mg ekstrak bawang lanang per kapsul-
– anpu menghambat pertumbuhan bakteri (baca:
– Atosi Kuman Koch, halaman 18-19).
Menurut herbalis di Batu, Provinsi Jawa 1 Wahyu Suprapto, sejak dahulu masyarakat rnanfaatkan bawang lanang untuk membantu –ngatasi berbagai penyakit akibat gangguan s ;:em peredaran darah seperti hipertensi dan p-^guan seksual. Lina Mardiana menuturkan di i -jkungan keraton Yogyakarta dahulu bawang :’ang menjadi santapan khusus para bangsawan. ‘ereka mengonsumsi sebagai lalapan untuk enjaga stamina raja, tambah Lina.
Kini masyarakat kembali melirik pada umbi a-aman yang tokcer mengatasi beragam penyakit. lua tahun terakhir, misalnya, kian banyak herbalis ang meresepkan umbi bawang lanang. Selain
ahyu Suprapto dan Lina Mardiana, herbalis di
Kotamadya Bogor, Jawa Barat, Valentina Indrajati, juga meresepkan bawang lanang sejak 2004. la memanfaatkan bawang lanang untuk mengatasi tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gangguan jantung, dan stroke.
la meresepkan bawang lanang dalam bentuk serbuk kering atau dibuat acar untuk mengurangi aroma sehingga memudahkan konsumsi. Menurut Valentina khasiat utama bawang lanang secara fisio-kimiawi mencairkan gumpalan darah dalam pembuluh darah. Pendapat serupa juga dilontarkan dr Arijanto Jonosewojo SpPD. Bawang lanang bersifat pengencer darah, katanya.
Pada kondisi darah encer darah lebih lancar mengalir. Ketika aliran darah tertahan karena ada penyempitan pembuluh darah, tekanan yang ditimbulkan tidak terlalu tinggi. Namun, Arijanto mewanti-wanti. Bila hendak mencabut gigi, misalnya, hindari konsumsi bawang lanang dua pekan sebelumnya agar darah tidak encer. Darah yang terlalu encer membuat proses penyembuhan luka bekas mencabut gigi menjadi lebih lama, katanya.
Menurutnya tanaman anggota famili Alliaceae itu juga ampuh menurunkan low density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat yang memicu perlemakan pembuluh darah, dan mendongkrak kolesterol baik high density lipoprotein (HDL) untuk menggerus lemak.
Tren
Berbagai khasiat itu mendorong beberapa produsen herbal memproduksi jamu berbahan bawang lanang. Contohnya Sudiyo di Karanganyar, Jawa Tengah, yang memproduksi bawang lanang dalam bentuk serbuk, lalu mengemasnya dalam kapsul. Tujuannya agar lebih praktis dan tidak beraroma tajam saat dikonsumsi, ujar herbalis yang membuka praktek di Sukoharjo, Jawa Tengah, itu.
la juga memproduksi bawang lanang yang diolah dalam bentuk sirop yang dicampur madu, serbuk sarang semut, dan jeruk nipis. Permintaan konsumen terus meningkat. Produksi meningkat 20-30% per tahun, ujar Sudiyo. Di Malang, Jawa Timur, Iswanto Sumarwanto, juga memproduksi kapsul bawang lanang. Sejak mulai produksi pada 2000 hingga sekarang permintaannya terus meningkat.
Pada awal produksi hanya 5 kg sebulan, kini menjadi 50 kg bulan. Permintaan naik karena semakin banyak orangtahu khasiat bawang lanang, ujarnya. Umbi bawang tunggal anggota lili-lilian itu mujarab membantu mengatasi penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah seperti stroke dan hipertensi serta tuberkulosis. (Imam Wiguna/ Peliput: Andari Titisari, Bondan Setyawan, Desi S Rahimah, M Khais Prayoga, dan Pranawita Karina)

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags:

Related Post Bawang lanang semakin membahana gunanya

KOTORAN SAPI MENJADI BAHAN BAKU UTAMA

Memberantas Walang Sangit Dengan Kaldu Kambing … mbeeekkk …

OT08 PUPUK SSA ORGANIK

PENGARUH EFEK MAGNESIUM SULFAT SARI AIR LAUT

MENGATASI BERAGAM PENYAKIT DENGAN CRYPTOMONADALES