bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Renyah dari Gunung Betung
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Favorit walikota, dibutuhkan pengusaha katering dan pasar swalayan. Itulah buncis kemiling.Jamuan makan malam di kediaman Walikota Bandarlampung itu baru saja dimulai. Di antrean terdepan Walikota Drs H Herman HN menyendok tumis buncis di atas meja prasmanan lalu berbisik pada penjaganya, Ini buncis kemiling, kan? Orang nomor 1 di Kota Bandarlampung itu hanya mau menyantap buncis asai Kemiling, sebuah kecamatan di Kota Bandarlampung. Harap mafhum rasa Phaseolus vulgaris itu renyah, manis, dan beraroma harum. Kres, kres, kres, suara tanda buncis itu renyah terdengar kala kita mengunyahnya. Oleh karena itu, buncis kemiling menjadi favorit pengusaha katering. Kalau bukan buncis kemiling mereka tidak mau beli, kata Ir Gatot Azhari, kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kota Bandarlampung. Tambah luas Penjualan polong tanaman anggota famili Fabaceae itu pun menembus pasar swalayan. Di pasar tradisional setempat- Pasar Induk Tamin dan Pasar Pasirgintung, Bandarlampung-buncis kemiling juga selalu ludes. Padahal, harganya Iebih mahal Rpt.000-Rp2.000 per kg ketimbang buncis dari Pulau Jawa atau sentra lain di Lampung.

Misal jika buncis asai Bandung, Provinsi.a nan Barat, dibanderol Rp5.000-Rp6.000 pe_ 4,1 maka buncis kemiling Rp7.000 per kg. Permintaan terbesar saat musim c-e-j atau hari raya keagamaan, kata Gatot Aza- J Konsumen tidak hanya meminta buncsl matang optimal, tapi juga polong musl berukuran kecil. Di pasar swalayan seterratj polong muda itu dilabeli baby buncsB Sekarang selera konsumen di Lampu-gl mulai berkembang mengikuti konsumer iij Jakarta dan sekitarnya, tutur Ir Asri WindarnJ penyuluh pertanian di Bandarlampung Permintaan dari daerah lain seper Provinsi Bengkulu, Sumatera Selatan. Banten juga mulai masuk sejak 2-3 tafo-iJ terakhir. Wajar jika menurut Asri Windanml luas panen buncis kemiling mening-jtl selama 5 tahun terakhir. Pada 2005 luas panen tanaman merambat itu har 2 82 ha dengan produksi 590 ton. Kini luasr bertambah 20%.Menurut Ir KusHendarto MS, dosai agroteknologi di Fakultas Pertania-. I Universitas Lampung, karakter bunii kemiling khas. Mirip kangkung asali Lombok atau salak pondoh dari Slema.] kata Kus. Kangkung asai Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, terkenal renyah oa Buncis dibutuhkan pengusaha katering, pasT I swalayan, dan pasar tradisional Produksi polong buncis kemiling biji hitam I dan biji cokelat mencapai 11—13 ton per ha 1 5et) iji putih, paling disukai karena renyah, manis, dan harum cis kemiling berbiji putih, berumur paling – ah dibanding 2 klon lain. Dipanen pada mur60 hari setelah tanam nya besar-besar. Sementara salak . oh populer karena rasanya manis Vaster Ekofisiolagi Tanaman alumnusrsitas Padjadjaran itu menuturkan r3sa khas muncul sebagai kombinasi -er wilayah dan genetik varietas.-natan Kemiling terletak di punggung ..–jng Betung, tepatnya di lereng sebelah Tanah Kemiling subur dengan solum –eDalan tanah dari permukaan hingga an induk) yang tebal. Kemiling juga i 5 bahan organik yang berasal dari daerah rju kata Kus. Tanahnya juga mengandung – an vulkanik yang kaya mineral.

Maklum, daerah Kemiling-hingga Teluk e-iangka dan Kota Agung-juga menjadi -r-pat sedimentasi lava dan debu vulkanik 5221 Gunung Krakatau di Selat Sunda -eetus. Bahkan Gunung Betung tergolong l_-ung aktif. Kerapkali tanah di sentra .ran itu bergoyang oleh gerakan magma oawahnya. Dahulu (daerah itu) sempat amalkan bakal amblas, kata Kus. ga klonIr Yos Sutiyoso, praktikus pertanian di aarta, menduga tanah Kemiling kaya fosfor T ngga proses asimilasi karbohidrat pada Braman gencar. Lokasi di punggung gunung Tielah timur juga menyebabkan daerah _ erpapar sinar matahari tanpa halangan apa pun sehingga laju fotosintesis-yang menghasilkan pati optimal. Pada kondisi itu rasa buncis tentu Iebih manis, kata Yos. Karena tanahnya subur, produktivitas buncis kemiling mencapai 11 ton segar per ha. Bandingkan dengan produksi rata-rata buncis lain yang ditanam di Lampung 6,8-7,3 ton per ha. Keistimewaan buncis kemiling itu membuat Ir Enggar Basuki Widodo, kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH), Provinsi Lampung, segera melakukan seleksi klon-klon unggul. Karena makin banyak yang mengebunkan, permintaan terhadap benih unggul terseleksi pun kian tinggi, kata Enggar. Pengamatan selama 3 musim tanam sejak 2010-Enggar bersama Ir. Yuniar Ekasari, pengawas benih tanaman (PBT)) mendapatkan 3 klon buncis kemiling. Bentuk polong hampir serupa, sama- sama agak melengkung. Namun, warna biji ketiganya berbeda. Ada yang putih, cokelat muda, dan hitam, kata Enggar. Polong berbiji putih beraroma harum, sangat manis, dan renyah. Polong berbiji cokelat muda beraroma agak langu, sementara polong berbiji hitam agak pahit Oleh karena itu, menurut Enggar buncis kemiling berbiji putih yang paling layak dikebunkan secara luas. Karakter pertumbuhannya juga paling genjah dengan umur berbunga pada 20-22 hari pascatanam umur panen 60 hari setelah tanam (hst). Sementara polong berbiji cokelat muda dan hitam berbunga pada 26-28 hst dan panen masing-masing pada 77 hst dan 82 hst Sayang, produksi benih buncis kemiling biji putih Iebih rendah. Setiap polong hanya berisi 4-7 biji. Lazimnya 6-9 biji per polong. Kami kesulitan memenuhi permintaan pekebun, kata Enggar. Untuk mengatasi itu Enggar pun menggandeng BKP3 Kota Bandarlampung untuk memperluas kebun benih. Sambil menunggu itu pekebun dapat menyeleksi sendiri benih unggul dari polong kemiling berbiji putih.

    Biji  
Karakter Polong Cokelat muda Putih Hitam
Bentuk Agak melengkung Agak melengkung Agak melengkung
Warna polong muda Hijau muda Hijau muda Hijau muda
Warna polong tua Cokelat muda Cokelat muda Cokelat muda
Ukuran polong muda P = 13 cm,

D = 1 cm x 0,85 cm

P = 12,5 cm,

D = 1,5 cm x 1,02 cm

P = 13 cm,

D= 1,03 cm x 0,95 cm

Ukuran polong tua P = 15,5 cm,

D = 1,25 cm x 1,05 cm

P = 14 cm,

D = 1,5 cm x 1,05 cm

P = 15,53 cm,

D= 1,05 cm x 1 cm

Aroma Harum, agak langu Sangat harum Harum
Rasa Sangat manis Sangat manis Manis
Tekstur Renyah tidak berserat Renyah tidak berserat Renyah tidak berserat
Umur bunga 26-28 hari 20-22 hari 26-28 hari
Umur panen 77 hari 60 hari 82 hari
Produksi 11,3 ton per ha 12,3 ton per ha 13 ton per ha
shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags:

Related Post Renyah dari Gunung Betung

BUDIDAYA TANAMAN KACANG PANJANG

Peluang Agribisnis Masih Terbuka Budidaya Terong Jepang Dan Sayursayuran Ekslusif

Manfaat Testosteron Hipotalamus Eugenol

MENCARI TANAMAN OBAT

SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN BAKAR