bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Sayuran Panen Padi Sehektar 160 Menit
Filed: Blog
Advertisement
loading...

TB Dede Gunawan perlu 160 menit untuk merontokkan 7,8 ton padi ciherang hasil panen di lahan 1 ha. Waktu perontokan padi itu terbilang cepat. Bandingkan dengan petani yang merontokkan padi secara manual, perlu 8 jam. Celakanya, cara tradisional itu justru mengurangi hasil panen. Sebab, banyak gabah yang terlempar ke luar lokasi perontokkan. Tingkat kehilangan hasil saat perontokkan padi tergolong besar, mencapai 13-15%, kata peneliti pascapanen di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Subang, Jawa Barat, Ir Bram Kusbiantoro MS.Kerja Dede Gunawan, petani di Desa Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, itu efisien dan menekan tingkat kehilangan karena menggunakan mesin perontok. Di dalam mesin terdapat silinder perontok sepanjang 98 cm berbahan besi yang posisinya melintang. Silinder yang berputar searah jarum jam itu memiliki 52 gigi perontok sepanjang 10 cm, berbahan besi yang diperkuat dengan mur.Gunawan tinggal memasukkan malai padi melalui pintu pemasukan berukuran 29 cm x 19 cm. Pilih malai padi yang berukuran 40-45 cm untuk hasil maksimal, kata Gunawan. Padi akan berputar dalam ruang perontok, tergesek, t, dan terbawa oleh gigi perontok. Butira- yang rontok akan jatuh melalui sa perontok dan menuju ayakan.

Di sini butiran padi, potongan jerar— kotoran yang lolos dari saringan pet¬akan terpisah berkat bantuan err. angin dari kipas angin di bagian br mesin. Benda yang lebih besar dartc- butiran padi terpisah melalui ayakan r butir padi jatuh dan tertampung d pengeluaran padi bernas. Butiran har atau benda-benda ringan lainnya tei melalui pintu pengeluaran kotoran ring itulah sebabnya, Gunawan menuai padi bernas. Gabah tanpa terbuang. Jerami yang dihasilkan terd oleh pelat pendorong yang terletak p silinder perontok yang tak terpasang perontok ke pintu pengeluaran jerami. K . bensin berkekuatan 5,5-6,5 tenaga itu memiliki kapasitas 1-1,2 ton per Kehilangan hasil berkisar 1-2%. Kehila hasil karena cara konvensional men- 20%. Kehilangan hasil bukan semata- karena proses perontokkan, tetapi ka gabah rontok saat pemotongan dan tercecer saat pengumpulan padi.

Gunawan memanfaatkan perontok itu sejak empat tahun si Per hektar sawah membutuhkan 2 alat perontok padi sayuranpenasaran melihat mesin pnmEM eaikuran 80 cm x 60 cm dengan MH! on teronggok di rumah mertua. Iiiiifci erdapat total 10 mesin serupa -rganggur. Masyarakat setempat ta bantuan pemerintah berupa leontok. Sayang, meski baru setahun K– enggan menggunakannya lagi a gabah kosong bercampur dengan im JGBiaS ieaan itu, gabah pun banyak yang ime ia e -arena masih menempel di jerami, awan. Akibatnya, hasii panen masih [nar 5 ton per ha. Padahal, pemerintah w.-angkan mesin perontok padi j. muk menekan tingkat kehilangan iiL Seain kualitas hasii rendah, petani ailft -emindahkan mesin perontok padi iimr ira besi dan berbobot 200 kg.

ncSkasi ixawanbekerjasama dengan beberapa nekanik, untuk memodifikasi mesin padi. la mengubah ukuran mesin Iebih besar, panjang 120 cm, (r 57 cm, dan tinggi 65-85 cm. Itu —m , -nempercepat kerja mesin. Lemparan menjadi Iebih jauh, 3-4 meter, Bnua 1-1,5 meter. Dengan begitu jerami IE menumpuk di dekat mesin. Untuk ingkatkan kualitas gabah, ayah 3 anak L _ga meningkatkan diameter penurunan Dengan begitu gabah bernas akan mz sah dengan gabah kosong, ujaralumnus sitas Isiam Negeri Syarif Hidayatullah itu. Setiap melakukan perbaikan, ia selalu menguji kerja mesin. Dari 3 kali uji coba selama setahun, akhirnya Gunawan berhasil membuat mesin perontok padi yang bekerja optimal. Menurut perekayasa alat dan mesin pertanian dari Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Ir Puji Widodo MSi, alat perontok padi sangat membantu pekerjaan petani.

Menggunakan alat perontok padi meningkatkan penghasilan petani karena produktivitas panen optimal. Alat itu juga mengurangi kehilangan hasii dan memperoleh mutu hasii gabah yang baik, katanya. Selain waktu Iebih singkat dan mutu gabah meningkat, penggunaan mesin perontok padi juga menghemat tenaga Mesin perontok padi marak digunakan di Karawang sejak 2008 TB Dede Gunawan, pelopor penggunaan aiat perontok padi di Karawang Mesin perontok memaksimalkan hasii panen padi hampir 100% kerja. Satu mesin dioperasikan oleh dua orang. Satu memasukkan padi dan yang lain menampung hasii gabah, kata Gunawan. la menuturkan untuk lahan sehektar ideainya ada 2 mesin perontok. Itu memudahkan pekerja sehingga perontokan menjadi Iebih singkat. Artinya, cukup 4tenaga kerja per hektar. Bandingkan jika petani merontokkan padi secara manual, gebotan-rak perontok yang terbuat dari bambu atau kayu dengan empat kaki berdiri di atas tanah-membutuhkan 8 tenaga kerja per ha. Menggunakan perontok padi Iebih efisien dan efektif dibandingan dengan cara manual. Hanya saja harga awal pembelian relatif mahal, ujar pria kelahiran Karawang itu. Mesin perontok padi hasii modifikas Gunawan berharga RplO-juta per unit Biaya investasi mesin (perontok padi. red akan tertutup pada panen berikutnya. kata Salman Alfarizi, petani di Dusun Cibadar 1, Desa Ciptamargi. Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, yang menggunakan perontok padi sejak 2 tahun silam.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags:

Related Post Sayuran Panen Padi Sehektar 160 Menit

Getah kemenyan sebagai bahan parfum

KHASIAT BUAH CERME DAN KACANG HIJAU

Menanggulangi hama tikus bandel

BUDIDAYA DURIAN

BUDIDAYA BUAH SAWO