bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Bakteri Yang Baik
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Padi tetap prima waiau sebagian terserang tungro > Bactoplus berupa tablet effervescent yang tahan bertahun-tahun dengan mendormankan bakteri Ujung daun padi di sawah Usman Suparman, petani di Desa Bojongherang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, itu mulai menguning. Itu bukan pertanda tanaman siap panen karena padi baru berumur 20 hari. Daun- daun tanaman anggota famili Poaceae itu menguning karena serangan rice tungro bacilliform virus (RTBV) dan rice tungro spherical virus (RTSV). Wereng hijau Nephotettix virescens menjadi vektor atau penyebar virus itu. Akibat serangan tungro bukan saja warna daun menguning, tetapi juga tanaman padi menjadi kerdil. Dampak paling parah adalah tanaman gagal memproduksi malai sehingga petani gagal panen. Petani mengenal penyakit tungro dengan bermacam sebutan seperti mentek, penyakit habang, sebutan di Kalimantan, cellapance (di Sulawesi Selatan), atau kebebeng (di Bali). Intensitas serangan bergantung pada tingkat ketahanan varietas padi dan umur tanaman pada saat terinfeksi.

Untuk mengendalikan tungro cukup sulit karena serangannya cepat dan menyebar. Ketua Gabungan Petani Organik Kabupaten Cianjur, H. Usman, tidak merasa waswas meski tungro menyerang sebagian tanaman. la membiarkan empat rumpun yang terserang tungro karena yakin tidak akan menyebar pada tanaman lain. Benar saja penyakit itu tidak menyebar pada tanaman lain, sehingga tidak mengurangi hasil produksi secara signifikan. Ketika panen pada umur 119 hari produksinya tak turun. Daya tahan “tubuh” tanaman di sawah Usman menjadi lebih kuat. Itu karena Usman merendam benih dalam larutan yang mengandung Bactoplus seri padi. Bactoplus seri padi adalah probiotik endofit khusus untuk tanaman padi, mengandung bakteri penambat nitrogen yang bersifat endofit seperti Klebsiella sp.,Bacillus subtillis, Acinetobacter sp, Bad endophiticus, Azospirillum brasilense, da- Azotobacter chroococcum. Selain itu pup_* hayati itu juga mengandung bakteri Pseudomonas sp sebagai pelarut fosfor dalam keadaan dorman. Hasil penelitiar menunjukkan, probiotik endofit itu efeo f mengontrol penyakit infeksi bakteri dan cendawan patogen seperti kresek bacter : leaf blight, cekik leher neck blast dan hav. a- daun leaf blast.Agen hayati penyusun bactoplus ser padi terbukti mampu hidup dalam jarings- tanaman padi tanpa menimbulkan efek patogenikdan mampu menghasilkan fitohormon IAA (Indole Acetic Acid). Penggunaan pupuk hayati dalam bentuk tablet itu amat praktis. Usman tinggal melarutkan satu tablet Bactoplus dalam 2-3 liter air untuk merendam satu kilogram benih padi selama 2 hari. Persentase benih yang tumbuh sampai 95%, biasanya hanya 80%. la lalu menanam bibit berumur 9 hari menggunakan teknolog SRI atau system of rice intensification. Menurut Usman pada umur kurang dari 30 hari setelah tanam, pertumbuhan padi tidak melesat seperti biasanya. Namun, setelah itu pertumbuhan padi begitu cepat.

Setelah menggunakan Bactoplus, penggunaan pupuk kandang berkurang hanya 200 kg dari biasanya 600 kg per 800 m2. Selain untuk merendam benih, Usman memanfaatkan Bactoplus untuk menyemprot tanaman padinya pada umur 30 hari setelah tanam. la kembali melarutkan 2 tablet Bactoplus dalam 150 ml air dan dibiarkan 12 jam. Setelah itu ia menambahkan 14 liter air bersih, mengaduk rata, dan menyemprotkan. Dengan perlakuan itu, padi lebih hijau dan segar.
H. Usman: Bactoplus hasilnya sangat memuaskan
Keterangan lebih lanjut hubungi

PT Prima Agro Tech
SOLUTION FOR PLANTATIONS
Kompleks Ruko Pluit Junction No SH 03 Jakarta Utara 14440 Telepon 021 666073368 Faksimili 021 666073369 Website: www. p ri m a a g ro tech. co m
Yang Mini Jadi Perisai

Penelitian Bakteri baik pada makanan,
Penelitian Bakteri baik dalam tubuh manusia,

Tablet berisi beragam bakteri itu menyediakan kebutuhan tanaman. Kecukupan hara membuat tanaman sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Semula hanya lima rumpun padi yang terserang tungro di sawah milik Usman Suparman. Petani di Desa Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Provinsi _3wa Barat itu mencabut rumpun berdaun •suning dan membakarnya. Tujuannya agar tak menyebar ke tanaman lain. Namun, apa lacur penyakit akibat virus itu kembali -enyerang rumpun lain. Usman kembali —encabut dan membakarnya. Kejadian itu oeberapa kali terulang. Hanya berjarak 5 meter dari sawah pertama itu, Usman juga menanam padi di sawah kedua. Waktu tanam dan varietas juga sama. Namun, di sawah kedua tanaman anggota famili Poaceae itu lebih tahan dari serangan tungro. Ada tanaman yang terserang memang, tetapi Usman membiarkannya. la sengaja tak mencabut padi terserang untuk melihat dampak penyebaran ke tanaman sehat. Namun, serangan tak meluas dan Usman akhirnya dapat panen ketika padi di sawah kedua berumur 119 hari.

probiotik si Penelitian Bakteri baik,
manfaat Penelitian Bakteri baik,

Bakteri baik
Padi-padi di sawah kedua Usman lebih tahan serangan tungro. Padahal, saat itu serangan virus itu meluas di sekitar lahannya. Menurut Usman ketahanan tanaman setelah ia beberapa kali memberikan pua hayati. Pertama, sebelum menyemai. pead 67 tahun itu merendam benih dalam la-joi pupuk hayati. la tinggal melarutkan 1 ta:i^ probiotik dalam 2 liter air selama dua ha~
Setelah itu ia meniriskan dan menye~a! benih di loyang plastik berukuran 3C rd x 30 cm setinggi 5 cm dengan moS| tanah dan pupuk kandang berasio 1 : ; j Pada hari ke-9, saat bibit tumbuh set’s 15 cm, ia memindahkan ke lahan. Lazirr~-i petani menanam bibit berumur 30 natr saat tingginya mencapai 40 cm. Pembe’.;- kedua, saat kerabat jagung itu beru~- 30 hari. Usman kembali melarutkan pupjt hayati berbentuk tablet, la melarutte- 2 tablet probiotik endofit dalam 150 ml ar lalu mendiamkan dalam wadah terbu-a Selang 12 jam, ia menambahkan ; sampai volume menjadi 14 liter, kemudi– memasukkan ke tabung semprot. Untj* lahan 800 m2, ia menghabiskan satu tabu’g semprot setara 2 tablet berukuran sets- koin ratusan. Penyemprotan hanya satu ka selama masa tanam. Perlakuan seperti itu tak ia terapka* pada sawah pertama yang akhirnya terserang tungro. la memang tengah mengtj keampuan pupuk hayati yang disebin- sebut meningkatkan kekebalan tanamar. Pupuk hayati dalam tablet itu sebetulnye berisi bakteri baik seperti Acinetobacter sp, Azospirillum brasilense, Azotobacter

Mengetahui manfaat pupuk hayati itu, banyak petani seperti Usman berencana memperluas penanaman hingga 2 ha. Bagaimana duduk perkara pupuk hayati meningkatkan kekebalan tanaman? Menurut Kepala Instalasi Pengamatan dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Ir Budi Utoyo, sampai saat ini belum ada bahan hayati atau kimia yang sanggup memberantas tungro. Rice tungro baciliform virus (RTBV) hanya bisa diatasi dengan menyehatkan tanaman Untuk menanggulangi serangan virus berbentuk batang rice tungro bacilliform virus (RTBV) hanya dengan menyehatkan tanaman. “Kecukupan hara mikro maupun makro membuat tanaman sehat dan tidak mudah terserang penyakit,” tutur Budi. Itu sejalan dengan hasil riset Dr Sarlan Abdulrachman, peneliti di Balai Penelitian Tanaman Padi, Subang, Jawa Barat. Sarlan membuktikan, probiotik endofit mengefektifkan penyerapan pupuk. Akibatnya kebutuhan pupuk NPK anorganik pun terpangkas hingga 25% pada budidaya konvensional. Para petani di Cianjur menerapkan budidaya organik sehingga tak memerlukan pupuk anorganik sama sekali. Selain itu pupuk hayati meningkatkan imunitas tanaman sehingga efektif mengontrol bacterial leaf blight alias penyakit hawar daun. Itu terbukti di lahan Usman, yang hanya diberi sepertiga jumlah pupuk kandang atau 200 kg.
Spesiifik Menurut Dr Wiwik Eko Widayati, peneliti di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia, Pasuruan, Jawa Timur, setiap pupuk hayati mestinya spesifik untuk tanaman tertentu. Musababnya, tidak ada bakteri yang mampu hidup dalam semua jaringan berbagai jenis tanaman. Artinya, bakteri yang cocok untuk suatu jenis tanaman belum tentu cocok untuk tanaman lain.
“Tanpa kecocokan antara bakteri dan tanaman, salah satu akan kalah sehingga pada akhirnya tidak membantu pertumbuhan tanaman,” tutur Wiwik. Jika bakteri lebih kuat, pertumbuhan tanaman justru terganggu. Setiap bakteri, entah baik maupun jahat, bisa masuk ke jaringan epidermis di semua organ tanaman. Bila yang lebih dahulu masuk ke jaringan tanaman bakteri baik, mereka akan bekerja sama.

Penelitian Bakteri untuk kesehatan,
Penelitian Bakteri pada keputihan,
keputihan karena Penelitian Bakteri,

“Misalnya bakteri penambat nitrogen memerlukan energi untuk bisa menambat nitrogen di udara, energi itu diperolehnya dari tanaman. Setelah nitrogen itu tertambat selanjutnya akan digunakan tanaman untuk metabolisme,” tutur Prof Abdul Karim, periset padi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor, Jawa Barat. Saat kerja sama terjalin, bakteri baik menciptakan lingkungan yang menghambat pertumbuhan bakteri atau virus jahat. Itu yang terjadi di sawah Usman, tungro pun menjauh.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags:

Related Post Bakteri Yang Baik

Potensi Agrowisata Kian Bangkit

Bougenvile

BLIZZARD SHIH TZU RIVAL TERBERAT BARON ANGEL

Minyak kayu putih pohon penghangat sejuta rejeki

Sejuta telur dari Jogja