bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Coba deh, Bekatul Kontrol Gula Darah
Filed: Blog
Advertisement
loading...

pertengahan 2008, ia kembali mengalan gejala seperti sebelum mengonsumsi obar dokter. Harap mafhum, penggemar jala jalan itu sering kali tak kuasa menole makanan kesukaan seperti manisar. makanan bersantan, daging, dan jeroa. Belum lagi minuman wajib setiap hari du cangkir besar teh manis kegemarannya. Padahal menumenu itu mestinya menjac pantangan. Menurut dokter Sutarso SpPD di rumahsakit Maguan Husada, Wonogir Provinsi Yogyakarta, Soebardja menderita diabetes mellitus tipe 2 yang terjadi karena pola makan tidak sehat, seperti banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi Faktor lain, seperti usia dan kegemukan juga menjadi pemicunya. Gejala diabetes beragam di antaranya seperti yang dialami Soebardja. Pada beberapa kasus, penderita mengalami penurunan bobot tubuh sebab tubuh gagal mengolah gula menjadi energi akibat terjadi resistensi insulin, tutur Sutarso.

Atas dorongan sang istri, akhirnya Soebardja menyambangi dokter spesialis penyakit dalam di salah satu rumahsakit di kawasan Jakarta Timur. Hasil tes darah menunjukkan kadar gula darahnya masih tinggi, 190 mg/dl. Soebardja pun kembali mengonsumsi obat dokter tiga kali sehari. Konsumsi bekatul setiap pagi dan sore, mengembalikan kadar gula darah RM Soebardja Aboetoyo ke angka normal. Soebardja kerap mengeluh lesu, gampang kesemutan, haus, nyeri sendi, mual, dan pusing. Pria 67 tahun itu pun kerap bolakbalik ke peturasan. Setiap berkemih rasanya belum tuntas. Itu membuat kurang nyaman, tutur Soebardja. Bobot tubuh warga Kelapadua Wetan, Jakarta Timur, itu juga turun drastis dari 65 kg menjadi 59 kg dalam kurun tiga minggu.

Kata kunci : jual kisah tips manfaat bekatul,
harga kisah tips manfaat bekatul dr liem,
kisah tips manfaat bekatul organik,

Mantan asisten manajer produksi di sebuah pabrik susu itu pun segera memeriksakan diri ke dokter. Hasil pemeriksaan darah pada awal 2008 itu mengejutkan, kadar gula darah nonpuasa
Soebardja melambung hingga 300 mg/dl, sedangkan kadar gula puasa 240 mg/dl. Pada orang sehat kadar gula darah nonpuasa berada pada kisaran 120140 mg/dl, sementara kadar gula darah puasa 70110 mg/dl. Pemeriksaan itu menunjukkan Soebardja mengalami diabetes mellitus.

Dokter pun memberi tiga jenis obat berbentuk tablet yang mesti dikonsumsi tiga kali sehari untuk menurunkan kadar gula darah. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, dokter merujuk Soebardja ke dokter spesialis penyakit dalam.

Kambuh
Seminggu mengonsumi obat, Soebardja merasa kondisi tubuhnya membaik. la memutuskan untuk tidak mengikuti rekomendasi dokter. Namun, memasuki Soebardja buktikan konsumsi seduhan bekatul setiap hari mampu mengontro! kadar gula darah Kandungan serat bekatul yang cukup tinggi berperan penting menunda penyerapan glukosa dalam proses metabolisme sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes fciiermya turun, kadar gula darah justru bertengger di kisaran £ akek lima cucu itu memutuskan mengonsumsi obat. Khawatir efeke’tiadapginjal, katanya. la memilih can pola hidup sehat dengan as pola makan, seperti mengurangi «arbohidrat dan memperbanyak zbt buah. Namun, setahun berjalan e iu belum membuahkan hasil. r gjjla darah masih tinggi, antara fe»aoo mg/di. 33a pertengahan 2009, Santosa at yang tinggal berdekatan •ervaankan Soebardja untuk mengonsumsi tea Santosa bersama rekan yang Bspoung dalam Paguyuban Penyayang •ar Umat Manusia memproduksi 1i’ dari hasil penyosohan kedua Santoso kemudian memanggang warj dalam oven bersuhu 80aC a ;ra 30 menit. Perlakuan itu untuk Dunuh bakteri dan cendawan s’gga masa simpan bekatul hingga an, tutur

Gizi Bekatul Protein 11,813% Lemak 10,1 12,4 % Serat kasar 2,3 3,2 % Karbohidrat 51,155% Kalsium 0,5 0,7 mg/g Magnesium 6 7 mg/g — Fosfor 1022 mg/g Silika 2 3 mg/g Seng 17 mikrogram/g

Kata kunci :
kandungan kisah tips manfaat bekatul,
kisah tips manfaat bekatul beras merah,

Soebardja mengonsumsi bekatul setiap pagi dan sore hari. Caranya, dengan melarutkan satu sendok makan penuh bekatul dalam 250 ml air panas. Setelah tiga pekan mengonsumsi, kadar gula darahnya turun menjadi 150 mg/dl. Angka itu memang masih lebih tinggi ketimbang kadar gula darah normal. Namun, Soebardja merasakan kondisi tubuhnya semakin bugar. Selain kadar gula turun, buang air besar menjadi lancar. Tubuh juga lebih enteng, tuturnya. Oleh karena itu pria berperawakan tinggi itu pun rutin mengonsumsi bekatul untuk menjaga kesehatan tubuh. Saat ini kadar gula darahnya normal.

Ahli gizi dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Dr Ir Evy Damayanthi MS, menuturkan bekatul mengandung berbagai macam vitamin Bl, B2, B3, B5, B6, dan tokoferol, mineral, serat pangan, oryzanol, dan asam pongamat yang baik untuk pencemaan. Kandungan serat bekatul yang cukup tinggi berperan penting menunda penyerapan glukosa dalam proses metabolisme sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes sebagai pangan fungsional. Dengan adanya serat, pencemaan menjadi lambat. Dengan begitu proses penyerapan glukosa di Penderita gula darah tinggi wajib menghindari makanan manis, seperti cokelat usus halus untuk diedarkan ke darah pun terhambat, tuturnya. Komposisi serat bekatul berkadar air 14% yakni 711%.

Uji praklinis
Penelitian Yumi Kanaya dan rekan dari Tsuno Food Industrial di Jepang menunjukkan bekatul juga mengandung antioksidan tinggi, seperti alfatokoferol, tokotrienol, dan fitosterol. Melalui uji praklinis mereka mempelajari peran antioksidan itu pada mencit yang menderita diabetes.

Hasilnya perlakuan 0,1% ekstrak lipofilik bekatul tidak membuat hewan uji mengalami peningkatan hiperglikemia, berat badan, maupun hiperlipidemia. Hiperglikemia merupakan kondisi kadar gula darah di atas rentang kadar puasa normal 70110 mg/dl dan rentang kadar nonpuasa normal 120 140 mg/dl.

Penelitian lain oleh Chia Wen Chen dan rekan dari Graduate Institute of Pharmacy, Taipei Medical University di Taiwan,, membuktikan yoryzanol dan ytokotrienol pada bekatul mampu meningkatkan sensitivitas insulin hewan percobaan empat minggu pascaperlakuan. Itu berarti kemampuan insulin mengubah gula darah menjadi energi kembali lagi. Hewan uji yang diberi pakan bekatul juga memiliki angka trigliserida dan low density lipoprotein LDL lebih rendah ketimbang kontrol. Dengan begitu, bekatul tak hanya mengontrol kadar gula darah, tapi sekaligus penurun kolesterol.

Kata kunci : kisah tips manfaat bekatul instan,
kisah tips manfaat bekatul dr liem,
harga kisah tips manfaat bekatul,

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags:

Related Post Coba deh, Bekatul Kontrol Gula Darah

GARUT DAN KERIPIK TEMPE SRAGEN

TANGKAP LABA ASAP CAIR

IMUNOGLOBULIN KOLOSTRUM BERFUNGSI MENGONTROL ANTIBODI

Bawang lanang semakin membahana gunanya

ANTHURA TIDAK BERHENTI MENJADI RAKSASA ANTHURIUM