bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » Rejeki Melimpah Ruah Karena Pohon Tarum
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Melimpah karena Tarum

Daun tarum meningkatkan produksi susu kambing hingga 30%.

Musim kemarau menjadi momok bagi sebagian besar peternak kambing perah. Peternak kambing perah di Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Bangun Dioro, terpaksa membeli rumput gajah untuk menutupi 30% kebutuhan pakan kambing. Seekor kambing

memerlukan 2 kg pakan per hari. Bangun Dioro mengelola 300 kambing sehingga dalam sehari menghabiskan 600 kg rumput. “Untuk membeli rumput sebanyak 6 kuintal perlu biaya Rpl70.000″ kata Bangun.

Padahal, bila rumput tersedia di sekitar lokasi farm, ia mengeluarkan biaya Rp80.000 per 600 kg untuk kebutuhan sehari. Namun,

6 bulan terakhir rutinitas Bangun mencari rumput mulai tergantikan. Itu setelah ia menanam bibit tarum atas saran mahasiswa Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor

yang tengah praktek kerja di peternakar-iiL. Bangun menanam 700 bibit tarum setagaj tanaman pagar pada awal 2012.

Produksi meningkat

Ketika musim kemarau tiba, kehac- tarum menjadi solusi. Bangun C: memanfaatkan daun anggota keluarij Fabaceae itu sebagai pakan ternak s mengombinasikan pakan 3 kg daun taru—

1  kg daun singkong karet, 2 kg rump.’ gajah, 1,5 konsentrat, dan 1 kg ampas ta. untuk setiap ekor kambing. Ternyata da tarum bukan sekadar pengganti hijauc’ Penambahan tarum sekaligusmeningkatk£- produksi susu hingga 30% menjadi 2.5-

3 liter dari semula 1,5-2 liter per hari.

Sebelum menggunakan tarum, a meningkatkan volume daun singkong hingg:

3 kg per ekor setiap hari. Tarum Indigofere sp memiliki potensi besar sebagai paka’ ternak. “Dari segi kandungan indigofera lebr unggul dibanding pakan lain yang biasa digunakan peternak. Selain itu produktivits; tanamannya cukup tinggi,” ujar dekar Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Dr Ir Luki Abdullah MSc Agr. Produktivitas tarum 30 ton kering per ha setahun.

indigofera yang tersebar di seiuruf- wilayah tropika dan subtropika di Asia, Afrika dan Amerika Selatan mengandung protein tinggi mencapai 28-30%. Kandungan itu setara dengan alfalfa Medicagosativa-pakar hijauan sejenis tanaman herba tahunan Belum lagi keunggulan serat indigofera yang cukup tinggi sekitar 13-14%.

Itu pula membuat tingkat kecernaan indigofera pada ruminansia sedang seperti kambing bisa mencapai 70-78%. Artinya 70-78% bahan pakan yang diberikan akan

Ada sekitar 700 spesies indigofera, 30% di antaranya berpotensi sebagai pakan ternak

Bangun Dioro, produksi susu kambing meningkat 30% setelah menambahkan indigofera sebagai pakan

 

ndunga gizi indigofera lebih unggul : ding pakan lain dan produktivitas aman cukup tinggi” ujar Dr Ir Luki Abdullah cAgr

er laun indigo, untuk memperpanjang claya

m -ia sempurna. Bandingkan dengan ip .-r ecernaan rumput rata-rata 40-50%. (fc-LUt Luki kini daun tarum dapat diolah »-‘ a: pelet. Tujuannya agar masa simpan |t ‘ ama. “Ini juga menjadi soiusi ketika a-j’ hijauan seperti rumput yang susah %: – : leh ketika musim kemarau,” ujar doktor a.-us Universitas Gottingen, Belanda, relain itu daun tarum juga berpeluang e-jadi bahan suplemen karena saat ini ;tas pakan hijauan banyak menurun.

lizi terjamin

Riset Luki membuktikan pelet daun arum sangat menjanjikan. Dalam riset cj Luki memberi dua perlakuan berbeda apada dua jenis kambing perah yakni rawa dan saanen, Pada perlakuan pertama, —ki memberikan 60% rumput gajah dan -U)% ransum komersial berbentuk pelet. -ada perlakuan kedua, ia menggantikan -ansum komersial dengan 40% pelet tarum. -asilnya produksi susu pada perlakuan •edua lebih tinggi.

Produksi susu kambing etawa yang mengonsumsi pelet tarum mencapai 560 ml; perlakuan pertama 539 ml per ekor sehari. Demikian pula pada saanen yang mengonsumsi tarum, produksi susu mencapai 762 ml; perlakuan pertama 379

Sumber: Dr Ir Luki Abdullah MSc Agr

ml per hari. “Peningkatan itu dicapai pada musim kering yang biasanya produksi susu pasti menurun,” ujar Luki. Itu jelas menguntungkan peternak.

Menurut hitung-hitungan Bangun Dioro saat musim kering, dari 30 kambing ia bisa memperoleh 45 liter per hari dengan harga jual Rp25.000 per liter. Dengan biaya produksi hampir sama sekitar Rp6.000 per ekor sehari, tarum bisa melambungkan produksi hingga 55 liter per hari.

Menurut periset di Balai Penelitian Ternak (Balitnak) di Bogor, Provinsi Jawa Barat, Dr Nurhayati D. Purwantari, pakan hijauan tarum berprotein tinggi dibandingkan

rerumputan. Tanaman Leguminosae kaya asam amino esensial sebagai pembentuk protein. Tingginya protein itu sangat membantu asupan gizi dan nutrisi bagi ternak untuk tumbuh dan berkembang biak.

Nurhayati mengungkapkan spesies tarum yang biasa digunakan untuk pakan ruminansia adalah Indigofera zollingeriana, I. erecta, dan I. hirsuta. Ada sekitar 700 spesies indigofera dan sekitar 30% yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pantas dengan beragam manfaat itu Bangun Dioro tengah mempersiapkan lahan luas di dekat peternakannya untuk penanaman indigo (Muhamad Khais Prayoga)

Uji Pakan

Etawa Saanen
wa rawer I II 1 II
Efisiensi pakan (%) 24,5 32 ,5 17,25 34,75
Kecernaan pakan (%) 45,47 63,08 40,59 70,13
Efisiensi penggunaan protein (%) 5,35 6,20 4,5 7,01
Produksi periode menjelang kering (ml/hari) 539 660 379 762
Biaya pakan/liter susu (US$) 0,67 0,57 0,39 0,57
Jumlah pakan yang diperlukan untuk menghasilkan satu liter susu (kg/liter) 4,1 3,1 5,8 2,9

 

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post Rejeki Melimpah Ruah Karena Pohon Tarum

LATAR BELAKANG SISTEM PEMASARAN KELOMPOK TANI DAN NELAYAN ANDALAN

SUHU IDEAL MASA INKUBASI BUDIDAYA BUAYA

KOLEKSI MYRCIARIA JABOTICABA SEJAK 1930

Adenium

Perawatan Tubuh Yang Baik Secara Herbal