Home » Blog » Telur yang sudah dibuahi ditetesi methyline blue
Filed: Blog
Advertisement
loading...

Telur yang sudah dibuahi ditetesi methyline blue untuk mencegah serangan bakteri dan cendawan. Tiga hari setelah pembuahan telur mulai menetas. Tiga hari kemudian burayak mulai berenang dan diberi pakan artemia.
Oey menyeleksi burayak berumur sepekan. Burayak berekor kuncup dibuang. Seleksi selanjutnya pada umur dua minggu dan sebulan. Dari 2.000 telur, yang terpilih berkuaiitas bagus hanya 3-5 ekor.
Setelah burayak berumur sebulan, Oey memberikan pakan kutu air, cacing darah, dan cacing sutera, secara bergantian
Pada April-Juli 2012, hasil tangkaran Oey sukses meraih juara ke-1, 2, dan
3 di tiga kontes berturut- turut
•* -~:atkan induk dalam bak serat -•-•_ran 1 m x 1 m secara terpisah artan dan betina.
. r :~-iama datang, ia menempatkan e :-i* di tempat tertutup agar suhu 2:« karena di Bandung perbedaan ;aca siang dan malam hari cukup r pada siang hari 28-29°C dan (an ;j:C. Oey melengkapi bak dengan wmm : r agar suhu air stabii. “Suhu udara I :>-£i:jra panas, sementara Bandung (nil jen karena itu suhu air dinaikkan ar i-jr rdak stres,” ujarnya. la menjaga •mm. i sabil pada 28°C.
5«ao hari Oey mengurangi suhu mm ‘:; 1 C sampai stabii pada suhu 25°C. Tim :–.a agar ikan beradaptasi secara SB*–.:- di air yang lebih dingin,” katanya. pto<a* ID hari, Oey memindahkan indukan »:: halaman lantai satu rumah yang wm s atap serat kaca. Hanya dua bulan SHE : – -edatangan, beberapa induk mulai iht – .v Im baskom
–^angkar itu menempatkan indukan
‘ :alam baskom plastik berdiameter 40 |r :;-g diisi air hingga 2/3 tinggi baskom. ;J£.,; cengaja menggunakan baskom karena Ha -embuktikan bahwa menangkarkan i ‘ – top view itu sebetulnya mudah dan
– ~ana.” ujar Oey. Dalam satu wadah
dan teknik suntik. Sekali fase bertelur, seekor betina bertelur di 4-6 baskom. Total jumlah telur rata-rata 2.000-5.000 butir per peneluran. Tiga hari berselang telur menetas. Burayak atau anak ikan itu mulai berenang pada umur 3 hari. Pada saat itulah Oey memberikan pakan Artemia satina.
Oey menyeleksi ikan berumur 7 hari. “Burayak yang ekornya kuncup atau tidak membuka langsung dibuang,” ujarnya. Seleksi berikutnya pada umur 2 minggu dan 1 bulan. Yang terpilih adalah yang benar- benar kualitas kontes: punggung terlihat tebal, perut tidak gendut, panjang, dan ekor simetris. “Dari 2.000 burayak, yang terpilih biasanya hanya 3-5 ekor,” ujar Oey.
Setelah berumur sebulan, pakan berganti menjadi kutu air, cacing darah, dan cacing sutra. Pada umur 3 bulan Oey memberikan pakan 4 kali sehari dengan jenis pakan bergantian. Pada pukul 06.00 pegawainya memberi pakan cacing darah, pukul 10.00 pelet, pukul 14.00 cacing sutera, dan pukul
17.00 cacing darah. “Setiap hari 1-2 kali kotoran disedot, lalu ditambahkan air baru,” ujarnya.
Ranchu top view hasil tangkaran Oey terbukti berkuaiitas bagus. Menurut juri maskoki internasional, Kris S Widjaja, mutu ranchu produksi Oey punya harapan besar untuk mencapai standar internasional. Syaratnya Oey konsisten meningkatkan mutu, meskipun penangkaran berlangsung di dalam baskom. Dari sanalah lahir para kampiun yang aduhai jika dinikmati dari atas. (Imam Wiguna)
Oey memasukkan 1 betina dan 3 jantan, tergantung jumlah induk yang berahi. “Walau hanya satu jantan dan satu betina juga dilakukan pemijahan,” ujarnya. la juga memasukkan 1-2 eceng gondok Eichornia crasipes ke dalam baskom untuk tempat menempelnya telur.
Tjoan Hay Oey, sukses menangkarkan ranchu top view kualitas juara
Pasangan induk biasanya kawin pada malam atau fajar. Sang betina meletakkan telur di akar eceng gondok. Bila permukaan air tampak berbuih, itu pertanda sang jantan sudah mengeluarkan sperma untuk membuahi telur. Setelah itu Oey memindahkan induk ke baskom baru. Wadah berisi telur yang sudah dibuahi kemudian ditetesi methyline blue untuk mencegah serangan cendawan atau bakteri.
Oey membiarkan proses bertelur secara alami. Peternak lain biasanya menekan bagian perut ikan agar seluruh telur keluar
Seri Walet (187)
Lebih Cepat, Kian
.v
Banyak
Maksud hati panen raya, apa daya hasil merosot.
tu pengalaman H Ardan Subarja di Puiangpisau, Kalimantan Tengah. Ketika pemilik rumah walet lain panen setiap
3 bulan, Ardan menunda panen satu bulan lebih lama sehingga panen setiap 4 bulan. Penundaan itu supaya bobot sarang meningkat. Bobot sebuah sarang rata-rata 8-8,5 gram. Namun, impian memetik sarang yang lebih berat itu kandas. Saat panen, bobot sebuah sarang sarang malah anjlok, hanya 5-6 gram.
Sudah begitu kualitasnya pun jelek: kotor, tebal, dan agak kehitaman, bahkan berbau akibat kutu busuk alias kepinding turut bersarang. “Wah, itu panen tetasan yang terlambat,” kata Kaharudin Anwar, konsultan walet di Sidrap, Sulawesi Selatan. Panen tetasan adalah panen sarang walet yang dilakukan setelah piyik atau anak walet mampu terbang. Bila terlambat sedikit, induk kembali bertelur.
Itulah sebabnya sarang lebih kotor bagi piyik yang dipelihara berikutnya. Bobot sarang ringan karena bagian dalam sarang yang lembut sering diambil oleh induk untuk pakan piyik. Apalagi setelah bulu- bulu yang menempel di sarang dibersihkan, bobot pun kian menyusut sebagaimana pengalaman Ardan.
Panen rampasan
Sebetulnya ada cara lain untuk memetik sarang. Contohnya panen rampasan dan panen buang telur. Panen rampasan dilakukan saat Collocalia fuciphaga belum bertelur di sarang. Sarang hasil panen rampasan kualitasnya paling baik yakni utuh dan bersih sebab dipetik dari sarang baru selesai dibuat. Namun, bila panen rampasan dilakukan berulan- gulang, maka walet stres karena tidak memiliki kesempatan meletakkan telur.
“Itu eksploitasi karena walet tidak bisa berkembang biak sehingga akhirnya Ian ke gedung tetangga,” kata Arief Budiman. praktikus walet di Kendal, Provinsi Jawa Tengah. Berbeda dengan panen buang telur yang dilakukan saat sarang telah berisi 2 telur. Peternak mengambil telur dan memanen sarang. Kualitas sarang juga bagus, tapi regenerasi walet menjadi lambat karena generasi baru hilang.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja

Related Post Telur yang sudah dibuahi ditetesi methyline blue

SAPI ORGANIK DI STUTTGART

Cara Pemakaian untuk Tanaman Hibrida

BEST OF THE BEST IN BREED PET SHOW 2007

Prona Pompa Air Serbaguna Pompa air Prona untuk mengairi tambak udang.

OT09 VIOSTIN DS VITAMIN DENGKUL