Menu
Dapatkan berbagai benih tanaman unggul stek, cangkok dan biji

CEMARA UDANG TUMBUHAN PEMECAH ANGIN

Jun
05
2015
by : omtani2. Posted in : Blog

z91.CEMARA UDANG

CEMARA UDANG TUMBUHAN PEMECAH ANGIN

sebagai lapisan kedap air. Sementara vertisol memiliki permeabilitas atau kemampuan meloloskan air lebih rendah. Keunggulan vertisol adalah lebih banyak tersedia dibanding bentonit. Hasilnya? Tokcer. Pemberian lapisan bentonit 15% atau vertisol sebanyak 50% dengan tebal 2 cm dapat memacu produksi tanaman kubis hingga 36-40%; bawang merah 70%. Pemberian vertisol membuat tanaman tetap hijau meski memasuki akhir pembentukan umbi. Untuk mengatasi embusan angin tanam tumbuhan pemecah angin seperti cemara udang Casuarina equisetifolia. Penanaman itu sekaligus memperbaiki kondisi iklim mikro di sekitar lokasi penanaman. Sementara untuk mengurangi penguapan pada zona perakaran dan permukaan tanah lahan perlu diberi mulsa jerami sebanyak 5 ton per ha. Mulsa jerami juga efektif untuk menekan gulma.

Kendala efisiensi pemupukan diatasi dengan pemberian pupuk nitrogen secara cair (kocor) bukan tugal. Dengan cara kocor efisiensi pemupukan 393% cara tugal 245%. (air limpasan) dan erosi akibat angin juga ampuh mengurangi pencucian hara. Walhasil kondisi tanah membaik sehingga meningkatkan penyerapan hara serta aktivitas jasad renik berupa mikroba tanah lebih baik. Imbasnya kesuburan tanah meningkat. Sebagai sumber pengairan dapat memanfaatkan ketersediaan air tawar pada kedalaman 3-6 m dari permukaan tanah. Pemberian paket teknologi lengkap meliputi mulsa jerami pemupukan nitrogen kocor seminggu sekali pupuk kandang 20 ton/ha dan tanah lempung 30 ton/ha pada kubis di Pantai Bunton Cilacap memberikan hasil 6197 ton/ha; bawang merah 163 ton/ha.

Hasil itu lebih tinggi dibandingkan tanpa penerapan teknologi: 3596 ton kubis/ha dan 11 ton/ha bawang merah. Secara hitungan ekonomis pun menguntungkan. Perbandingan keuntungan dibagi biaya pada budidaya bawang merah di lahan pasirmencapai 135. Sifat lahan pasir yang sarang (porous) pun memungkinkan budidaya tanaman hortikultura di luar musim (off season) untuk menangguk untung lebih besar di saat sentra terkendala cuaca. (Dr Ir Saparso MP Lektor Kepala pada Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto) Lengkap Untuk menyiasati kondisi buruk biologis dan kimia dari tanah perlu pula dibenamkan pupuk kandang sebanyak 20 ton/ha. Penambahan bahan organik itu mampu meningkatkan kemampuan tanah mengikat air. Kombinasi pemberian tanah lempung (vertisol) pupuk kandang dan jerami selain dapat menekan run off Produktivitas kubis di lahan berpasir 15 kg per tanaman Produksi bawang merah 163 ton per ha di lahan pasir pantai lahan tanah biasa 9— 10 ton

tags: ,

artikel lainnya CEMARA UDANG TUMBUHAN PEMECAH ANGIN

Wednesday 27 August 2014 | Blog

Apakah Anda menghadapi masalah di bidang budidaya pertanian? Layangkan pertanyaan Anda kepada kami. Delapan pakar spesialis…

Tuesday 20 October 2015 | Blog

Internet merupakan media global yang luas yang cepat dan yang flexible tanpa batas waktu, untuk itulah…

Monday 1 September 2014 | Blog

Langsat tanjung yang terkenal manis kinipurr pesaing dari Matraman Aliran Sungai Pengaron, umumnya langsat bercita rasa…

Thursday 25 February 2016 | Blog

1. Padi Potensi unggul sragen Dinamika pertanian Sragen, Pemkab Sragen menurunkan target produksi padi yang luar…

Rekening Pembayaran


BRI : 051201005742507 An/ : Budi Prihono, S.Sos
MANDIRI : 1380010506520 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BNI : 0282198021 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BCA : 0770538343 An/ : Budi Prihono, S.Sos
Info & Pemesanan : Kayamara Group, Perumnas Jl. Salak 5 No. 125 RT. 001/019, Ngringo, Jaten, Karanganyar 57772. Workshop : Triyagan
02718202839
085727072225
085727072225
marketingkayamara@gmail.com