Menu
Dapatkan berbagai benih tanaman unggul stek, cangkok dan biji

JAMBU BOL JUMBO YANG MANIS

Jun
01
2015
by : omtani3. Posted in : Blog

z79.JAMBU BOL JUMBO YANG MANIS

JAMBU BOL JUMBO YANG MANIS

Yang Gendut Yang Dinanti SEJAK DIRILIS PADA 2000 JAMAIKA DIGADANG-GADANG SEBAGAI JAMBU BOL JUMBO YANG MANIS ANEHNYA SOSOK JUMBO JARANG MUNCUL PADA JAMAIKA YANG TERPAJANG DI GERAI-GERAI PASAR SWALAYAN ATAU TOKO BUAH. DI SANA BOBOTNYA PALING 200 G ATAU SEUKURAN GENGGAMAN TANGAN. DI NGEMBAL PASURUAN SOSOK JUMBO ‘SEJATI’ MUNCUL DI GERAI SEBUAH KEBUN. Di kebun agrowisata itu paras jambu jamaika benar-benar beda dengan yang di pasaran. Sosoknya mirip dengan yang dilukiskan para penangkar atau segelintir kolektor. Bobot rata-rata Syzygium malaccense itu 300-400 g per buah bahkan tak jarang 500 g. Menurut Sobir PhD kepala Pusat Kajian Buah Tropika (PKBT) Bogor jamaika di pasaran berukuran mungil karena potensi genetik aslinya tidak muncul maksimum. “Biasanya karena budidaya yang kurang optimum.

Potensi ukuran buah terhambat kurangnya ketersediaan hasil fotosintesis hara dan ruang tumbuh” kata doktor lulusan Univeritas Okayama di Jepang itu. Contoh yang paling mudah banyak pekebun enggan menjarangkan buah. Itu karena ada anggapan jamaika tak perlu dijarangkan lantaran secara alami buah gampang rontok. Itu yang dialami JK Soetanto pekebun jamaika di Subang Jawa Barat. “Produktivitas rendah karena gampang rontok. Makanya sayang bila dijarangkan” kata pekebun yang memiliki 56 jambu jamaika umur 10 tahun itu. Di Leuwiliang Bogor Jawa Barat Sobari pengelola kebun jambu jamaika milik Thariq Basalamah mengeluh. “Hanya 30% dari total panen jamaika yang layak jual. Bobotnya pun hanya 200-250 g. Sisanya berukuran sangat kecil dan bentuk abnormal” kata Sobari. Seleksi buah Di Ngembal fakta itu tak berlaku. Saat musim buah tiba pada Desember atau Mei tangan-tangan pekerja cekatan merompes ratusan buah pentil yang baru saja muncul di kebun dengan bendera CV Bhakti Alam itu. “Buah seukuran jari kelingking langsung diseleksi” kata Muhammad Taufiq kepala divisi budidaya CV Bhakti Alam.

Satu dompol yang biasanya muncul 6-10 buah hanya disisakan 2-3 buah. Buah yang terpilih bentuknya normal dan posisinya tak berimpitan dengan yang lain. Ukuran cabang pun menjadi pertimbangan. Pada cabang seukuran lengan orang dewasa dengan panjang 15-2 m Taufiq hanya mempertahankan 8 dompol yang ditopang 4 atau 5 ranting. Cabang yang lebih kecil hanya dipelihara 3-5 dompol. “Pilih dompolan yang dekat dengan batang. Ukuran cabang di pangkal pun lebih besar ketimbang di ujung” kata Taufiq. Menurut Yos Sutiyoso ahli pupuk di Jakarta semakin dekat ke batang dan semakin besar cabang jumlah nutrisi yang mengalir lebih banyak.

artikel lainnya JAMBU BOL JUMBO YANG MANIS

Thursday 28 August 2014 | Blog

Bukan sekadar penanda pestisida, tetapi daun andong juga menjadi bahan buket pengantin nan elok. Di Minahasa,…

Sunday 25 October 2015 | Blog

Aziz kusumandani adalah kepala bpmpp kabupaten banyumas gemawang kecamatan somagede kabupaten banyumas memiliki berbagai potensi kepariwisataan…

Friday 3 June 2016 | Blog

Rumah idaman dulu ya waktu dulu adalah dengan berbagai fasilitas yang canggih dengan mobil mewah dan…

Tuesday 20 October 2015 | Blog

Melalui media blog cara budidaya cacing tanah ini seseorang mencoba berbagi informasi mengenai dunia peternakan cacing…

Rekening Pembayaran


BRI : 051201005742507 An/ : Budi Prihono, S.Sos
MANDIRI : 1380010506520 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BNI : 0282198021 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BCA : 0770538343 An/ : Budi Prihono, S.Sos
Info & Pemesanan : Kayamara Group, Perumnas Jl. Salak 5 No. 125 RT. 001/019, Ngringo, Jaten, Karanganyar 57772. Workshop : Triyagan
02718202839
085727072225
085727072225
marketingkayamara@gmail.com