Menu
Dapatkan berbagai benih tanaman unggul stek, cangkok dan biji

KONDISI PERTANIAN SRAGEN JAWA TENGAH

Jun
04
2015
by : omtani3. Posted in : Blog

1. Beras Organik, Sektor petanian merupakan sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB kabupaten Sragen. Hal ini didukung oleh ketersediaan lahan yang potensial untuk digunakan untuk bercocok tanam. Selain itu Kabupaten Sragen dialiri Sungai Bengawan Solo yang menjadikan wilayah Sragen sebelah selatan wilayahnya sangat subur. Secara umum pemanfaatan lahan di Kabupaten Sagen meliputi lahan sawah 40.037,93 Ha dan lahan kering 54.117,07 Ha. Sedangkan penggunaan lahan untuk sektor pertanian dalam arti luas adalah 65.638,96 Ha sedangkan sisanya untuk tanah bangunan untuk keperluan lain-lain. Melihat besarnya lahan yag digunakan untuk areal persawahan maka tak heran kalau Kabupaten Sragen mengalami surplus beras kurang lebih 200.000 ton/tahun yang menjadikan Sragen sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Tengah.

penyuluhan tani

Mulai tahun 2001 dirintis pertanian berbasis organik yang hingga sekarang masih eksis terutama untuk beras organik yang mampu menembus pasar kota-kota besar seperti Jakarta, bandung, Surabaya, Purwokerto, dll. Beras organik dibudidayakan dengan luas panen padi organik tahun 2006 yaitu 3.266,77 Ha dengan produksi 19.439,78 ton/tahun. Jenis padi organik yang diproduksi kabupaten sragen sangat beragam mulai dari IR-64, Mentik, Wangi, hingga beras merah. Seiring dengan makin banyaknya masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan maka tak heran kalau permintaan beras organik terus mengalami peningkatan.

Areal pertanian PD. PAL yang dikhususkan untuk Padi Organik mencapai 1.450 hektar, tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sragen yang menghasilkan 7.975 ton padi organik/tahun atau 3.987 ton beras organik / tahun. Sedangkan utuk pemasarannya, PD PAL telah mengadakan kerjasama dengan beberapa pedagang di kota-kota besar di luar Sragen. Beras organik produksi PD PAL dengan merk PELOPOR telah memiliki konsumen / pasar tetap di Semarang, Solo, Jakarta, surabaya, dan Denpasar. Setiap bulannya, PD PAL harus memenuhi pesanan beras organik dari pedagang di kota-kota tersebut sebesar 50 ton. Sedangkan permintaan beras organik dalam bentuk kemasan mencapai 8 ton per minggu.

Selain PD PAL, di Sragen terdapat Perusahaan Beras (PB) Padi Mulya yang bergerak di bidang produksi beras organik. Padi Mulya memiliki lahan khusus untuk pertanian beras organik seluas 250 hektar, namun baru 120 hektar yang dimanfaatkan. Padi Mulya juga menjalin kerjasama dengan 13 kelompok tani beranggotakan 500 petani yang memiliki keahlian di bidang pertanian beras organik. Oleh Padi Mulya, para petani ini dipersilahkan menggarap lahan yang telah disediakan dengan padi organik. Sebagai imbal baliknya, petani harus menjual hasil panenya kepada Padi Mulya. Dengan skema kerjasama ini kapasitas produksi lahan milik Padi Mulya dalam satu kali musim panen mencapai 6 ton gabah per hektar. Dalam satu hari, pesanan beras organik yang mampir ke Padi Mulya tidak pernah kuragn dari 3 ton. Untuk menjaga kualitas beras organik produksinya, Padi Mulya melakukan pengawasan ketat mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman benih, pemupukan sampai dengan pemanenan padi. Semua proses tersebut turut melibatkan tenaga ahli organik yang telah berpengalaman.

2. Kacang Tanah, Potensi komoditi kacang tanah di Sragen sangat besar. Luas panen kacang tanah di Sragen seluas 13.791 Ha dengan produksi 16.832 ton/tahun. Setiap harinya kacang tanah dari Sragen mampu memasok pabrik kacang tanah yang besar di Indonesia seperti Kacang Garuda dan Kacang Dua Kelinci. Salah seorang pedagan kacang tanah di Sragen mampu memasok kurang lebih 40 ton per hari. Kacang tanah dari Sragen mempunyai cita rasa tersendiri yang berbeda dari kacang tanah dari daerah lainnya yang menebabkan Sragen bisa bertahan menjadi pemasok pabrik Kacang Garuda dan Kacang Dua Kelinci. Sragen mampu menghasilkan kacang tanah sepanjang tahun tanpa terhambat oleh musim kemarau. Daerah sentra kacang tanah di kabupaten Sragen berada di Kecamatan Kalijambe, Gemolong, Miri, Sumber Lawang, Plupuh, dan Tanon.

BUDIDAYA TANAMAN KACANG PANJANG

3. Semangka & Melon, Sragen terkenal sebagai daerah yang kaya dengan ragam buah-buahan budidaya. Petani-petani asal Sragen pun dikenal terampil dan memiliki ketekuna di dalam membudidayakan tanaman buah-nuahan, apapun jenisnya. Karakteristik personal yang unik tersebut merupakan faktor signifikan dalam mendukung keberhasilan utama Sragen menjadi pemasok utama buah-buahan di Jawa. Buah-buahan khas Sragen yang telah diketahui masyarakat luas antara lain semangka, melon, nangka, kelengkeng, jeruk, besar dan mangga. Sebagai penghasil komditi terbesar di Jawa Tengah, Sragen mampu memproduksi semangka sebanyak 988 ton/tahun sedangkan melon mampu menghasilkan 1.159,70 ton/tahun. Jika kita melintasi Solo-Sragen tepatnya di Masaran kita bisa melihat pedagang buah melon dan semangka yang berjajar di sepanjang jalan. Silahkan mampir dan menikmati kesegaran buah semangka.

Jeruk sragen

Jeruk sragen

4. Jeruk Besar (Citrus celebia), Budidaya jeruk besar sering kita kenal dengan nama Jeruk Bali, mulai popouler di kalangan petani Sragen pada bulan Mei 2003. Melihat kesungguhan petani dan potensi ekonomi yang tinggi dari budidaya jeruk besar, Pemerintah Kabupaten Sragen memfasilitasi pengembangan budidaya buah jeruk besar. Pengembangan budidaya buah jeruk besar dipusatkan di wilayah Kecamatan plupuh, antara lain Dukuh Sumomorodukuh, Desa Wonorejo, Desa Gedungan dan Desa Pungsari. Budidaya jeruk besar tersebut ditangani oleh 6 kelompok tani yang memiliki tak kurang dari 400 anggota dengan tingkat keterampilan tinggi. Di lokasi pengembangan, saat ini telah ditanam 10.000 pohon jeruk besar. Pasar jeruk besar masih terbuka lebar. Informasi yang diperoleh UPTD pertanian dan Ketahanan Pangan Kecamatan Plupuh, menyebutkan permintaan jeruk besar di Pulau Jawa setiap bulan mencapai 500 ribu buah. Pasar terbesar ada di Jakarta, bandung, Surabaya, dan sebagian permitaan datang dari Denpasar (Bali).

tags:

artikel lainnya KONDISI PERTANIAN SRAGEN JAWA TENGAH

Monday 8 September 2014 | Blog

Saat Lebaran makanan berlimpah di kediaman Ude Taryana. Celakanya Ude tak mampu menahan diri untuk menyantap…

Sunday 17 August 2014 | Blog

ANAKAN PERKUTUT IMPOR DAN LOKAL UMUR 15-6 BULAN INDUK BERASAL DARI PERKUTUTPERKUTUT MARA PERKUTUT SIAP LOMBA…

Tuesday 14 April 2015 | Blog

MELANCARKAN ASI. Dalam perbincangan dengan omtani disebuah gubug ditengah sawah tentang BAGAIMANA SUPAYA ASI LANCAR ?.…

Monday 18 August 2014 | Blog

Loteng samping dan depan rumah Yuni penuh sesak dengan sayuran pot aneka jenis. Di antaranya sawi…

Rekening Pembayaran


BRI : 051201005742507 An/ : Budi Prihono, S.Sos
MANDIRI : 1380010506520 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BNI : 0282198021 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BCA : 0770538343 An/ : Budi Prihono, S.Sos
Info & Pemesanan : Kayamara Group, Perumnas Jl. Salak 5 No. 125 RT. 001/019, Ngringo, Jaten, Karanganyar 57772. Workshop : Triyagan
02718202839
085727072225
085727072225
marketingkayamara@gmail.com