bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » VANILI KOMODITAS EKSPOR YANG MENJANJIKAN
Filed: Blog
Advertisement
loading...

z85.VANILI

VANILI KOMODITAS EKSPOR YANG MENJANJIKAN

Generasi Tangguh Emas Hijau penyakit busuk batang vanili (BBV). “Itulah sebabnya banyak pekebun ogah-ogahan mengebunkan vanili. Hadirnya vania diharapkan bisa menggenjot semangat pekebun karena vanili merupakan komoditas ekspor yang menjanjikan” ungkap Endang. Indonesia merupakan salah satu eksportir vanili terbesar yang memasok 30-40% kebutuhan dunia. Toleran BBV Uji lapangan menunjukkan vania mampu bertahan dari gempuran Fusarium oxysporum f.sp.vanillae penyebab busuk batang. “Serangan BBV hanya 40% sedangkan varietas lain jauh lebih besar” kata Endang. BBV merupakan momok menakutkan bagi pekebun karena bisa menyebabkan gagal panen.

Begitu batang terserang dan membusuk pasokan hara dari akar pun terputus. Batang menggantung di permukaan tanah terkulai dan akhirnya mati. Fusarium menginfeksi jaringan tanaman melalui luka di leher akar atau batang. Pada 1990-an serangan ganas fusarium merontokkan sentra perkebunan vanili di Sumatera Utara yang dikenal sebagai salah satu penghasil vanili terbaik. Dalam i TERBAYAR SUDAH KESABARAN VANIA. EMPAT TAHUN I DIGEMBLENG SEBAGAI LAWAN I TANDING BUSUK BATANG I VANIA BERHASIL MENAKLUKKAN I MUSUH BEBUYUTAN PEKEBUN I VANILI ITU. ndang Hadipoetyanti MS periset ^ di Balai Penelitian Tanaman L—Rempah dan Aneka Tanaman Industri (Balittri) pantas berbahagia. Jerih payahnya merakit varietas unggul itu tak sia-sia. Pada Agustus 2008 vania resmi dilepas sebagai varietas baru dengan nama vania 1 dan 2. Saat diwawancarai pada 2004 vania di tangan Endang masih berupa klon harapan bernama vania 1-4 yang masih diuji multilokasi. (baca: Trubus edisi Juni 2004 hal 31-32).

Menurut Endang selama ini pekebun sering mengeluhkan produktivitas vanili yang rendah dan rentan terserang Vania berproduksi tinggi dan tahan busuk batang polong pun panjang 2015 cm syarat minimum grade I 11 cm. Itu artinya vania memenuhi syarat sebagai vanili kelas I. Alor Selain vania varietas unggul lain yang berproduksi tinggi adalah vanili alor. Menurut Ir Harun Al Rasid Miran MS kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Alor produktivitas vanili alor mencapai 16-22 kg polong kering per hektar. “Saat ini Alortengah mengembangkan budidaya vanili seluas 231 hektar” kata Miran. Budidaya itu tersebar di seluruh wilayah Alor dengan luas tanam terbesar di Kecamatan Alor Selatan 198 ha. Drs H M Hadad EA pemulia vanili alor menyebutkan vanili alor juga tergolong toleran terhadap serangan BBV. Ukuran polong pun panjang 232-2753 cm dan berkadar vanilin tinggi 232-285%. Di Alor vanili dibudidayakan secara monokultur polikultur dan sebagai tanaman pagar. Pola monokultur biasanya memanfaatkan dadap sebagai pohon rambatan. Sedangkan polikultur dilakukan dengan cengkih kopi kakao jarak kemiri dan kelapa.

Panen vanili dilakukan saat tanaman berumur 9 bulan. Menurut Hadad tetua vanili alor berasal dari Badung Bali. Indukan itu ditanam sejak 1960. Waktu itu vanili dibudidayakan di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur seperti: Flores Alor Ende Ngada Lomblen Manggarai dan Sumbawa. Ketika serangan busuk batang mewabah sentra perkebunan vanili di NTT ikut terkena kecuali Alor. Perkebunan vanili di Pulau Seribu Moko itu tetap sehat. Karena tergolong tahan terhadap serangan BBV galur vanili alor pun kemudian dimurnikan untuk mendapatkan varietas unggul. Pada Oktober 2008 usaha itu berhasil dan dikukuhkan sebagai varietas unggul lokal dengan nama vanili alor. Kini pemerintah Alor pun tengah gencar memperluas sentra perkebunan vanili. “Alor cocok untuk budidaya vanili karena beriklim kering. Sekitar 7-9 bulan setiap tahunnya merupakan bulan kering” kata Miran. Vanili memang menyukai kondisi kering. Sebab pada daerah bercurah hujan dan kelembapan tinggi rentan terserang busuk batang. Selain itu curah hujan tinggi menyebabkan banyak bunga gugur baik yang sudah atau belum diserbuki. Akibatnya produktivitas pun anjlok di musim hujan. Kendala produktivitas rendah dan rentan BBV kini teratasi dengan adanya vania dan vanili alor. Dengan varietas unggul itu harapan pekebun mendulang untung dari emas hijau semakin mudah. (Imaniar Mellisa/Peliput: Ari Chaidir) 4 tahun ribuan hektar lahan vanili di sana musnah akibat busuk batang. Endang menyebutkan tingkat serangan BBV dipengaruhi oleh curah hujan kelembapan dan suhu. “Pada musim hujan dan kelembapan tinggi serangan cendawan patogen itu mengganas” ujar master alumnus Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada itu

Di Indonesia BBV pertama kali ditemukan pada 1962 dan mulai mewabah sejak 1990. Cendawan patogen itu menyerang seluruh bagian tanaman mulai dari akar batang daun pucuk hingga buah. la disebut busuk batang vanili karena di Indonesia lebih banyak menyerang batang. Di Madagaskar dan Brasil namanya busuk akar karena menyerang akar. Hasil pengujian Endang pun menunjukkan vania berproduksi tinggi. Uji multilokasl di Bali Jawa Barat dan Lampung membuktikannya. Dari tiga kali panen 2005-2007 vania menghasilkan polong kering sebesar 215 ton; 256 ton; dan 183 ton per hektar. Varietas lokal lain sebagai pembanding hanya menghasilkan 056 ton; 101 ton; dan 039 ton per hektar. Hasil panen vania pun jauh lebih tinggi ketimbang rata-rata produksi nasional 0119 ton per hektar. Dadang Lukmana kepala Kebun Percobaan Balittri di Sukamulya Sukabumi Jawa Barat berhasil memanen 218 ton polong kering per hektar pada pertengahan 2009. Dadang membudidayakan vania seluas 2 hektar dengan populasi 5.000 tanaman per hektar.

Keunggulan lain vania kandungan vanilinnya tinggi 28-29%. Vanilin merupakan senyawa aktif yang terdapat dalam vanili dan menjadi salah satu parameter menentukan bagus tidaknya kualitas vanili. Menurut Standar Nasional Indonesia kadar minimum vanilin pada vanili kering kualitas I minimal 225%. Kualitas II dan III: 15% dan 1%. Ukuran > Dadang Lukmana buktikan produktivitas vania tinggi 185—218 ton polong kering per ha. Produksi rata-rata nasioni 0119 ton per ha A Vanili alor varietas unggul lokal asai Alor NTT

Persubur dan tinggikan produksi vanili dengan pupuk organik.

Produk Organik adalah solusi terbaik untuk menjaga kualitas tanah pertanian anda, berikut rahasianya.

klikaja

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags: ,

Related Post VANILI KOMODITAS EKSPOR YANG MENJANJIKAN

Tanaman buah tanpa musim

Inilah alat bercocok tanam manusia purba

PELUANG BERKEBUN TALAS DI INDONESIA

BUDIDAYA MELON

Memusnahkan kangker dengan mudah