bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » BISNIS MENGGIURKAN PENGINGAT TUHAN
Filed: Blog
Advertisement
loading...

X18.ganitri

BISNIS MENGGIURKAN PENGINGAT TUHAN

biji kelas 10 berukuran 95 mm mencapai Rpl 1.000 per kg; nomor 11 berukuran di atas 10 mm Rp2.000 per kg. Setiap kenaikan diameter 05 mm harga semakin turun. Harga sebuah biji nomor 9 ukuran 9 mm— RplO. “Kelihatannya murah tapi bila diakumulasikan bisa mencapai jutaan rupiah per pohon” papar ayah 3 anak itu. Dari sebuah pohon biji yang termasuk kelas 1—9 tak sampai 20%. Pada panen perdana ketika pohon berumur 4 tahun produksi mencapai 350.000 butir. Pekebun memanen buah pada September—Februari. Varietas yang dibudidayakan Komari berproduksi ketika berumur 2 tahun; jenis lokal umur 6—7 tahun. Batang varietas super lebih pendek sehingga memudahkan panen. Jenis super berumur 4 tahun tingginya 4 meter; lokal 10— 15 meter. Nah jenis super itu lebih banyak menghasilkan biji kelas 1— 9. Dengan jarak tanam 6 m x 6 m populasi ganitri di lahan 1 ha mencapai 120 pohon. “Setengahnya sudah berbuah dan siap panen 2 bulan mendatang” kata pria 72 tahun itu. Di Desa Dongdong Kecamatan Kesugihan Cilacap Komari bukan satu-satunya pekebun ganitri. Saat ini terdapat 70 pekebun yang membudidayakan pohon anggota famili Elaeocarpaceae itu di Cilacap. Setelah Komari sukses meraup laba besar mereka ingin mengikuti jejaknya. Rata-rata mereka menanam 2—10 pohon mata dewa alias ganitri di pekarangannya. Belum dikebunkan Untuk apa biji ganitri itu? Pemeluk agama Hindu menggunakan biji ganitri sebagai sarana peribadatan. Biji-biji itu Komari pekebun ganitri di Cilacap Peluh membasahi tubuh Komari usai menebang 20 pohon kelapa di halaman rumahnya. Aksi tebang pohon berumur 70 tahun itu keruan mengundang tawa warga Desa Dongdong Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Kelapa yang serbaguna itu tumbang satu per satu. Di bekas lahan kelapa itulah ia menanam 73 bibit ganitri. Buah ganitri berumur 2 bulan. Buah siap panen berumur 4 bulan berwarna kebiruan fmpat tahun usai aksi tebang pohon itu pada Juni 2002 orang-orang yang dulu menertawakan terperangah. Ketika itu Komari menuai 30 kg buah ganitri hanya dari 8 pohon. Omzet vang diraih Komari mencapai Rp8-juta. Memanen biji ganitri jauh menguntungkan dibanding kelapa” ujar pria kelahiran Cilacap 31 Desember 1925 itu. Bila sebatang kelapa menghasilkan 10 buah per bulan ia paling-paling mengantongi Rpl0.000 per pohon. Di kota minyak itu harga sebuah Cocos nucifera hanya Rpl.000. Pendapatan itu lebih kecil ketimbang hasil penjualan ganitri “Panen perdana satu pohon ganitri menghasilkan Rp250.000 — Rpl3-juta. Itu belum termasuk panen susulan” kata pensiunan perangkat desa itu. Tinggi rendahnya pendapatan itu lantaran ukuran biji yang tak seragam dari setiap pohon. Padahal biji klitri—sebutannya di Madura—dihargai berdasarkan ukuran. Semakin kecil ukuran biji kian tinggi harganya. Naik terus Menurut Komari “Dari satu pohon belum tentu ada yang berukuran kecil.” Biji ganitri dikelompokkan dalam 11 nomor nomor 1—ukuran diameter 5 mm— adalah yang terkecil dan termahal. Nomor berikutnya setiap kenaikan 05 mm. Kelas 1—9 dihargai per butir sedang nomor 10 dan 11 dihargai per kilogram. Sejak pamornya naik harga itu tak pernah turun bahkan terus naik. Pada 1960 harga sebuah biji kelas 1 Rp05; sekarang Rpl52.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags: ,

Related Post BISNIS MENGGIURKAN PENGINGAT TUHAN

Bonsai Terbaik di Jakarta dan Bekasi

Jadwal Diet Sehat Paru Paru Radang

ALERGI

Budidaya pepaya yang segar

DONGKRAK BOBOT NAGA KUNING KUNCI