bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » ZEOLIT ALAM DAN ZEOLIT SINTETIS
Filed: Blog
Advertisement
loading...

X11.ZEOLIT ALAM DAN ZEOLIT SINTETIS

ZEOLIT ALAM DAN ZEOLIT SINTETIS

Di alam zeolit terbentuk dari abu lahar dan materi letusan eunung berapi. Zeolit juga bisa terbentuk dari materi dasar laut yang terkumpul selama ribuan tahun. Zeolit sintetis berbeda dengan zeolit alam. Zeolit sintetis terbentuk setelah melalui rangkaian proses kimia. Namun baik zeolit sintetis maupun zeolit alam berbahan dasar kelompok alumunium silikat yang terhidrasi logam alkali dan alkali tanah terutama Na dan Ca). Struktur zeolit berbentuk seperti sarang lebah dan bersifat negatif. Sifat pori-porinya yang negatif bisa imetralkan dengan penambahan : 3n positif seperti sodium. Kedua zeolit itu sama-sama memiliki kemampuan menyerap ?it. Pada zeolit alam air yang sudah :erserap perlahan-lahan dilepaskan kembali; reolit sintetis air akan terikat kuat. Zeolit sintetis ? ang paling sederhana adalah zeolit A. Artinya rerbandingan antara molekul silika alumina dan ~:>dium adalah 1:1:1. “Untuk pemurnian bioetanol >ebaiknya digunakan zeolit sintetis 3A” kata Arif. Maksudnya zeolit yang berukuran 3 angstrom I angstrom = 10 xlO’10 m red). Dibandingkan reolit alam dan sintetis lainnya zeolit sintetis 3A —.emiliki beberapa keunggulan. Di antaranya -uang terbuka pada pori-porinya mencapai 47% f lebih banyak memiliki kemampuan untuk menukar molekul sodium dan mampu mengikat air. Mengapa zeolit sintetis bisa menyerap dan mengikat air? Itu karena partikel air lebih kecil daripada partikel etanol. Partikel air berukuran 3 angstrom sehingga dapat diserap zeolit. Sedangkan partikel etanol berukuran lebih besar 44 angstrom sehingga tidak bisa diserap oleh zeolit. Karena itu ketika etanol 95% dilewatkan pada sebuah tabung berisi zeolit kadar etanol bisa meningkat karena airnya diikat oleh zeolit. Proses itu terjadi karena pori-pori zeolit bersifat molecular shieves. Artinya molekul zeolit hanya bisa dilalui oleh partikel-partikel berukuran tertentu. Karena itulah proses pemurnian bioetanol dengan zeolit sintetis dinamakan juga proses molecular shieves. Penggunaan zeolit sintetis memiliki beberapa kelebihan dibandingkan batu gamping. “Waktu yang dibutuhkan lebih pendek hanya 12 jam” kata Soekaeni. Selain itu etanol yang hilang pun hanya 10%. Sayang harganya jauh lebih mahal ketimbang batu gamping RplOO.000/kg. Selain itu zeolit sintetis belum diproduksi di Indonesia. Karena itu penggunaan zeolit sintetis lebih cocok untuk perusahaan besar. (Lani Marliani/Peliput: Andretha Helmina & Imam Wiguna) Molase limbah tetes tebu bahan baku bioetanol Gamping Pemurni Bioetanol A ‘. Campurkan 7 liter bioetanol 90% dengan 2—3 kg batu gamping 3. Diamkan selama 24 jam 4. Sating endapan lalu masukkan 5. Hasilnya bioetanol berkadar 99% atau lebih larutan dalam mesin penyuling

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
tags: ,

Related Post ZEOLIT ALAM DAN ZEOLIT SINTETIS

LITBANG PERTANIAN INDONESIA

MARVIN DAN ZEKE ADALAH DUA KUCING KEPUNYAAN NY. ROBERT L. BARRY

FERMENTASI 7 KG SINGKONG JADI SELITER BIOETANOL

BUDIDAYA KAKAP DI KEDUNG OMBO SRAGEN

MINIMAL ADA 11 ALASAN KENAPA KITA HARUS BERTANI PISANG.