Home » Blog » 6 KEMATIAN AKIBAT FAKTOR LINGKUNGAN
Filed: Blog
Advertisement
loading...

X84.KEMATIAN AKIBAT FAKTOR LINGKUNGAN

6 KEMATIAN AKIBAT FAKTOR LINGKUNGAN

Namun upaya tersebut masih kurang efektif. Buktinya kasus pekerja yang sakit akibat lingkungan kerja yang buruk masih terus bermunculan. Pada 2006 Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 12-juta orang per tahun meninggal akibat penyakit paru-paru kronis. Fakta itu sekaligus mendudukkan penyakit paru-paru kronis sebagai peringkat ke-Radikal bebas adalah senyawa-senyawa oksigen reaktif yang dapat menyerang dan merusak lipida protein dan DN’A. Banyak riset ilmiah menunjukkan kerusakan oksidatif akibat radikal bebas memiliki peranan dalam patogenesis penyakit-penyakit degeneratif. Di antaranya kanker diabetes gangguan jantung darah tinggi stroke paru-paru periodontitis (radang jaringan ikat penyangga akar gigi) percepatan proses penuaan parkinson dan alzheimer (kelainan degeneratif saraf progresif) membayang-bayangi pekera. Antioksidan Organ tertentu dalam tubuh kita lebih rentan mengalami kerusakan oksidatif Buah merah tingkatkan stamina masyarakat Papua dibanding organ lainnya. Misalnya otak yang sangat sensitif terhadap kerusakan oksidatif karena kandunganasam-asam lemak yang mudah teroksidasi sangat tinggi penggunaan oksigen dalam jumlah banyak dan rendahnya kadar antioksidan. Banyak pula riset ilmiah yang mengindikasikan penyakit-penyakit tersebut dapat dicegah bahkan diobati dengan antioksidan. Hal itu menjelaskan mengapa buah merah—yang kaya antioksidan tokoferol (vitamin E) beta-karoten (pro-vitamin A) dan vitamin C—dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Hasil penelitian Yudhi Handoko dkk dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha Bandung pada 2006 memperkuat bukti khasiat buah merah untuk meningkatkan daya tahan tubuh secara efektif. Mereka membuktikan ekstrak buah merah mengandung senyawa yang berfungsi sebagai macrofag activating factor (MAF). MAF adalah senyawa yang dapat mengaktifkan fungsi makrofag sebagai sel pertahan tubuh. Macrofay memakan antigen berupa bakteri virus atau toksin. Para ahli gizi memperkirakan kebutuhan harian vitamin A melalui asupan beta-karoten sebesar 45 mg sedangkan kebutuhan harian alfa-tokoferol berkisar 26—154 mg serta vitamin C berkisar 500—2.000 mg/hari. Kebutuhan tersebut dapat terpenuhi melalui konsumsi harian buah dan sayuran serta konsumsi buah merah sebanyak 1—2 sendok makan per hari. (Dr Ir M. Ahkam Subroto MappSc. peneliti utama LIPI Cibinong Science Center) Mengolah dan Meracik Teh Herbal Racikan untuk Kebugaran dan Aneka Penyakit 24 November 2007 eh herbal adalah salah satu alternatif untuk menjaga tubuh tetap I bugar dan sehat. Cara penyajian yang lebih mudah praktis dan I citarasa segar menjadikannya lebih populer ketimbang jamu.Walau selintas lebih “ringan” tetapi khasiatnya tetap terjaga. Selain itu meski dinamai teh tetapi bahan baku tetap diambil dari daun rimpang buah bunga sampai kulit batang. Bentuknya bisa segar maupun kering.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja
tags: ,

Related Post 6 KEMATIAN AKIBAT FAKTOR LINGKUNGAN

GEJALA INDAH TEKUK BATANG

PEMILIK MOBIL MEMODIFIKASI MESIN UNTUK MENGGUNAKAN CAMPURAN BIOETANOL

Ikan hias turut andil dalam menurunkan darah tinggi

BUDIDAYA TANAMAN KACANG PANJANG

Budidaya ikan koi di kolam sendiri di limpung batang pekalongan