bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » PENYIAPAN LAHAN TANAMAN HORTIKULTURA (MELON, CABE, & TOMAT)
Filed: Blog
Advertisement
loading...

11. PENYIAPAN LAHAN TANAMAN HORTIKULTURA

11. PENYIAPAN LAHAN TANAMAN HORTIKULTURA

KESUBURAN & PENGAWETAN TANAH ]Pengertian tanah Tanah / soil adalah tbuh alam dinamik dipermukaan bumi tempat tumbuhan tumbuh, tersusun oleh bahan mineral & bentuk kehidupan. Peranan tanah : Tempat tumbuh tanaman Tempat penyediaan unsur hara Tempat gudang air tanaman Tempat udara tanah untuk pernafasan akar. Kesuburan tanah adalah mutu tanah untuk bercocok tanam yang dipengaruhi oleh sifat fisika, kimia, dan biologi untuk menghasilkan bahan tanaman yang dipangan. Kesuburan tanah mencakup kesuburan alami & produktivitas tanah. Kesuburan alami adalah daya kesanggunpan alami tanah untuk menyediakan unsur hara dalam jumlah yang cukup & seimbang. Produktivitas tanah adalah kesanggupan tanah untuk memberikan hasil maksimal dengan menggunakan teknik managemen yang sebaik-baiknya. Tingkat kesuburan tanah ditentukan oleh keadaan : fisika tanah antara lain kedalaman efektif (lapisan tanah dimana perakaran tanaman dapat berkembang secara bebas) tekstur, struktur & aerasi tanah. Kimia tanah antara lain reaksi tanah/pH tanah, unsur hara makro (N, P, K, S) & unsur hara mikro Biologi tanah antara lain jasad hidup tanah yang membantu penguraian bahan organik melalui mineralisasi, humifikasi, fiksasi. Tanah subur memiliki kedalaman efektif ±150 cm, tekstur lempung, pH tanah 6,5 sampai 7,0 serta mempunyai jasad hidup yang tinggi MEMBUAT ARANG SEKAM Arang Sekam adalah arang yang dibuat dari sekam padi kering & bersih dari kotoran sampah-sampah. Alat & bahan yang digunakan : 4 kaleng yang berukuran besar & kecil yang sudah dilubangi Sekop 1 buah & sapu lidi Ember 1 buah Sekam padi sesuai kebutuhan Koran bekas / kayu / bambu, untuk permulaan pembakaran Cara pembakaran Tumpuk kaleng yang sudah dilubangi, kaleng yang paling bawah diisi koran / kayu / bambu kemudian dinyalakan Setelah menyala betul tuangkan sekam disekitar kaleng sedikit demi sedikit Setelah sekam yang dituang pertama terbakar & menghitam, tuang kembali sekam berikutnya. Begitu seterusnya hingga sekam yang dikehendaki terbakar semua. Setelah semua sekam menghitam diratakan & disiram dengan air agar benar-benar mati sehingga tidak menjadi abu Setelah disiram dijemur hingga kering. Manfaat Memperbaiki struktur tanah Memperbaiki aerasi udara dalam tanah. Mengurangi pemadatan dalam tanah. Sebagai pengikat unsur hara tanah. Sebagai penambah pupuk (unsur fosfor & kalium) Kegunaan Sebagai campuran media semai & campuran media tanam untuk tanaman dipolubag & vertikultur dengan perbandingan arang sekam : tanah : pupuk kandang = 1 : 1 : 1 Ditabur langsung dilahan Lahan kering / pada 2-3 kg/m2 Lahan basaha / sawah 1-2 kg/m2 Catatan : setelah proses pembakaran sekam mentah mengalami penyusutan hingga 50% PENYIAPAN LAHAN MELON Pada garis besarnya melon dibagi menjadi 2 jenis : Net melon misalanya Sky Rocket, Action, Glamor, Monami, MAI 119, MAI 116, Sumo 28, Ladika dll No Net melon misalnya Honey Dew, Mutiara, Golden Langkawi, Eagle dll Syarat tumbuh Tanaman melon dapat tumbuh dari dataran rendah sampai datara medium. Untuk Net Melon cocok 0-500 m dpl. Karena Net Melon menghendaki penyinaran yang cukup. Untuk No Net Melon cocok pada dataran medium 400-700 m dpl. Karena melon ini besar buahnya sedang tapi rasanya manis. Tanaman melon tidak menghendaki tanah yang khusu tapi yang lebih baik tanah bekas tanaman padi, & hindari bekas tanaman yang sakit (layu & karat daun) Pengolahan tanah Sebaiknya dilakukan seawal mungkin, sehingga mendapatkan pengolahan yang baik & selesai sebelum bibit siap tanam. Pembentukan Got diharapkan untuk memudahkan pengairan & pembuangan air, sehingga memudahkan untuk memperoleh kondisi tanah yang basah tetapi tuntas. Tanah bedeng dibuat gembur sehingga perakaran mudah menembus tanah untuk mendaptkan unsur hara makanan PENYIAPAN LAHAN UNTUK LOMBOK Tujuan : memperoleh media tumbuh yang subur, gembur, aerasi cukup, tidak becek, bebas hama penyakit. Hal ini dipengaruhi oleh : Jenis tanah : sawah, tegal, pekarangan. Jenis tanah : liat, pasir, berdebu Struktur tanah : remah, liat Ketersediaan bahan organik dalam tanah Sering diberi pupuk kandang Sering diberi pupuk hijau Sersah tanaman yang ditinggalkan Musim pada waktu pengolahan tanah Musim hujan Musim kemarau Tingkat dreinase tanah Kemiringan tanah Selalu mendapatkan aliran dari bagian atas Sulitnya pembuangan air Jenis alat yang digunakan Hand traktor Traktor rotari Cangkul Garpu Bajak / garu Tingkat ketrampilan tenaga kerja Perencanaan pengolahan tanah yang baik Tahu maksud & tujuan pengolahan tanah & jenis tanaman yang akan ditanam Tingkat pengalaman tenaga kerja Persiapan pengolahan tanah Pembersihan sisa tanaman Pembajakan, pencampuran I Pembukaan tanah total dibajak / dicangkul Kedalaman lebih 25 cm Tujuan membalik tanah Mendapatkan bongkahan tanah Mematikan gulma Mendapatkan sinar matahari Menghilangkan zat0zat merugikan Pembajakan pencangkulan II penggaruan Pembuatan Got & lakaran bedeng, untuk tanah becek Got dibuat sebelum pembajakan I & II. Pemberian pupuk Pupuk kandang 20-30 ton /hektar Pupuk kimia TSP 400 – 500kg/hektar, urea 200-250kg/hektar, ZA 600kg/hektar, KCL 300-400 kg/hektar Kapur pertanian 1 ton kapur menaikan 1 pH /hektar Insectisida Cabofuran 40kg/hektar Bedeng di kecroh, diaduk agar pupuk, kampu, & Carbofuran masuk & bercampur dengan tanah & bedeng dihaluskan Tutup calon bedeng tersebut dari parit bedeng sehingga bedeng dapat tinggi & parit pun dalam. Tinggi badan terus 20-40cm. Dengan penutupan ini berati semua pupuk tercampur rata dalam tanh, sedang tanah dalam permukaan bedeng tidak perlu mengandung pupuk karena penyebaran akar adlah 5cm dibawah permukaan sampai kedalaman 50cm. Lapisan luar bedeng sampai penutup diharapkan yang halus karena merupakan tempat melekatnya mulsa PHP Pemasangan NPHP dengan menggunakan klip dari belahan bambu di usahakan pada terik matahari agar bisa kuat & kencang. Biarkan 2-3 hari agar kondisi bedeng menjadi baik & pupuk sudah terurai. Lubangi plastik dengan jarak pandang 70 x 70 cm Lubangi tanah Bedeng siap tanam PENYIAPAM LAHAN TANAMAN TOMAT Pada dasarnya tanaman tomat dibagi 2 tipe : Diterminite seperti : MAESTRO, TITANIK (produk MGA), kaliurang (lokal) dll (dipelihara 2 cabang) Intermidiate seperti : permata, ratna (produk panah merah) BUBA, TIA, (produk MGA) dll (tanpa potong cabang) Syarat tumbuh Tanaman tomat dapat tumbuh 0-1000m dpl. Tanaman tomat perlu sinar matahari penuh. Yang perlu diperhatikan menanam tomat sebaiknya lahan jangan bekas tanaman sejenis solanace seperti terong, cabe, kentang dll. Tanaman tomat butuh pH tanah netral 7,0 ; bila pH tanah rendah perlu ditambah kapur (dolonite) Pengolahan tanah Pengolahan tanah harus seawal mungkin. Lahan harus sudah siap 5 hari sebelum tanam. Jangan sampai bibit menunggu lahan, lahanlah yang menunggu bibit. Dibuat didalam tanah buat parit & got pembuangan dengan ukuran bedengan parit : lebar bedengan 120cm, panjang sesuai lahan maksimum 10m, tinggi bedengan, 40cm parit 60cm, got pembuangan 50 cm. Pupuk kandang 2 ton, dolonite 200kg, ZA 71kg, PSP 55kg, KCL 25kg untuk 1000m, mulsa hitam perak, lanjaran

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post PENYIAPAN LAHAN TANAMAN HORTIKULTURA (MELON, CABE, & TOMAT)

Budidaya jamur dengan teknik yang berbeda

MEMILIH SPESIES POHON PENGHASIL GAHARU

GURAH ADALAH PENGOBATAN ALAMI YANG SUDAH TURUN TEMURUN

ACUNGAN JEMPOL UNTUK RASA BUAH

GELIAT ADENIUM DI KOTA LUMPIA