Home » Blog » Berbagai Bagian Tanaman Berbunga
Filed: Blog
Advertisement
loading...

OT9 jeruk sragenTanaman tetap menjadi unsur utama dalam taman ini. Karenanya tetap bisa dinikmati indahnya bunga-bunga, seperti soka, azalea, pisang hias, anggunnya cemara udang, pinus dan lainnya. Tidak pula ketinggalan tanaman produktif seperti buah mangga, srikaya, jeruk sankist dan lainnya. Untuk itu bagian taman yang hijau dibagi dua. Sebagian didominasi oleh tanaman hias dan sebagian oleh tanaman buah. Kedua bagian itu ditutup oleh hamparan rumput peking. Aneka tanaman border berbunga dan berdaun indah turut memberi va-riasi menarik pada taman. Di bagian tanaman buah ini ada sarana buat anak-anak bermain ayunan. Untuk kegiatan olah raga, taman ini diberi lantai paving block. Arena ini diatur sehingga traek untuk jogging dan bersepeda lebih panjang. Jadi lebih leluasa untuk bermain dan olah raga. Material itu divariasikan warnanya sehingga lebih menarik. Untuk mengurangi kesan “keras” di- info pertanian indonesia 278 – th. Xxiv – januari 1993 37 tanaman hias pemilihan model taman sangat dipengaruhi se-lera pemiliknya. Itulah sebab-nya tercipta tren model taman model tropis terkesan ‘semrawut’ tanamannya terkesan nggak diatur, campur aduk, apa saja, tapi ampak lebih manis,” lanjutnya. Saat ini taman dengan gaya tropis, memang banyak diminati juga untuk rumah tinggal. Memang, aksen tropis itu tidak seluruhnya mumi. Gaya formal, simetris dari eropa natural.” yang banyak diminati sekarang ini kelihatannya bentuk natural, alamiah,” tutur mereka. Di samping itu, sekarang ini mereka lebih banyak menggarap taman yang ada kolamnya daripada yang berbukit-bukit. Namun, “orang-orang keturunan cina gaya jepang banyak filosofinya dari waktu ke waktu. Tahun 1988 misalnya, menurut ir. G. Eko budi susetio manajer proyek divisi lansekap p.t. Griya pratama arsi, gaya taman sangat didominasi oleh japanese garden (taman bergaya jepang), dengan penataan taman yang dibentuk dan dilengkapi oleh ornamen bonsai. Sampai tahun 1990 pengaruh gaya ini masih terasa. Tahun 1991 —1992 penataan taman sudah mengarah ke gaya tropis. “kita bisa lihat di hotel hilton atau meridian, luasan dengan rumput pun banyak digemari ada juga yang hanya separo tropis, sedang separo lagi ditanam pangkas-pangkasan yang beraksen taman jepang. Meskipun demikian ada juga taman dengan tren lama, seperti yang terlihat di gedung landmark di jalan thamrin, jakarta. Taman-taman di sana sangat teratur dan tampak rapi, sehingga tampak bergaya taman eropa. Tren taman bergaya tropis itu juga dibenarkan oleh imam dan roby dari cipari plant. “gaya tropis biasanya menyukai taman yang berbukit-bukit,” ungkapnya. Makin trennya taman dengan kolam terbukti pada waktu pameran di lapangan banteng beberapa bulan lalu. Semua tanaman air yang dibawanya saat itu habis terjual. Muzia evaliza alias imu dari pt bougainvillea cipta pun punya pendapat senada. “bentuk kolam dari dulu sampai sekarang tetap disukai,” katanya. Mungkin dengan adanya kolam di taman, pemiliknya bisa mendengarkan gemericik suara air suara alam yang dip ‘ ke dalam rumah kit lebih lanjut. Imu juga menye: man itu ibarat baju. -del dan trennya. Da~ taman mengikuti tre’ annya. Sekarang ini dang menyukai tana’ pongkol atau bugen pongkol yang meng bentuk bonsai. Selai palem seperti palerr, n lem merah, phoeniy. Kas juga sedang trer tapi pendapat p : lingga lain lagi. Ber_ pengamatan dan orcr masuk, manajer tama mahatani sentosa ir. -ungkapkan, pesanar -taman yang ada kol -nya justru agak ber- ja yang banyak sekara/ . Lah order taman van. Nasi hijauan, yaitu u i taman model amen*. Eropa yang banyak la rumputnya. Order : del jepang juga sed:- tj meskipun pemilihan ‘ a man sangat tergan:_ a selera pemiliknya, a perlu juga diketah-taman jepang, dan z* eropa. 38 info pertanian indonesia 278 – th. Xxiv – januari 1993 pilih taman gaya apa? Model taman apa yang anda pilih, tentunya tergantung pada selera, sebab andalah yang kelak akan menikmati taman tersebut. Bisa model jepang, eropa, tropis, atau model yang sedang tren. Menurut imu, taman jepang sebenarnya ada filosofinya. Mulai dari peletakan batu dan susunan tanamannya, semua ada artinya. Tapi masyarakat indonesia umumnya tidak menggunakan filosofi itu dalam membuat taman. Mereka hanya melihat bentuknya saja. Jadi bukan taman jepang tapi taman gaya jepang. Misalnya, taman tersebut ada torro-nya, ada water basin, ada batu hiasnya, bisa juga dilengkapi dengan tanaman yang dipangkas atau yang dikerdilkan. Taman jepang itu biasanya juga dilengkapi dengan bukit atau kontur tanah yang berbeda. Kalau taman eropa sifatnya flat (rata), tidak berkontur, agak natural, dan banyak komposisi bunganya. Ada juga taman eropa yang dipangkas, tapi itu juga natural. Dengan kata lain taman eropa bergaya formal. “itu pun masyarakat kita hanya mengambil gayanya saja,” kata imu lagi. Ir. Nurhayati hsa, msc, dosen lansekap jurusan agronomi, ipb, bogor, yang mengambil masternya di jepang, juga menyebutkan taman jepang itu mengandung banyak filosofi. Unsur-unsurnya lebih banyak menggambarkan simbol-simbol alam. Simbol-simbol ini mengacu kepada kekuatan alam yang diminia-turkan, dan bersifat sakral, se-bab taman di sana pertama-tama dibuat di sekitar tempat ibadah dan pemujaan. Yang umum dipakai sebagai simbol adalah batu-batuan. Selain itu, yang khas dari taman jepang, ini adanya moss di tanah, jem-batan yang melengkung, ada pohon pinus, dan elemen air yang mengalir secara alami. Pertumbuhan tanaman diatur secara intensif, namun tetap tampak alami atau tampak tua. Ada juga tanaman yang dibentuk menyerupai hewan, seperti kura-kura dan rusa. Sebenarnya taman jepang dibagi tiga, yaitu taman flat, dry garden, dan scroll garden. Taman flat ialah taman yang hanya bisa dinikmati dari satu sisi, misalnya dari tempat minum teh saja. Dry garden adalah taman yang unsurnya hanya terdiri dari batu-batuan yang dikesankan sebagai laut atau gunung, tergantung pada interpretasi pembuatnya. Sedangkan scroll garden adalah taman yang bisa dinikmati keindahannya dengan cara berj.alan mengelilinginya. Masih menurut nurhayati, taman eropa umumnya mengacu pada taman perancis, yaitu berbentuk taman formal, simetris, dengan pengaturan taman yang sangat intensif. Misalnya dipangkas dengan model segi tiga, segi empat, atau model lainnya. Taman di inggris pun pada mulanya mengacu pada taman perancis. Namun karena kondisi alam-nya yang tidak cocok, akhir-nya muncul gaya sendiri yang menuju taman gaya alami (nature). Taman gaya inggris ini kemudian berpadu dengan gaya cina yang natural dan organik, dengan pemeliharaan yang tidak terlalu intensif. Contoh taman gaya inggris di indonesia yang paling terkenal adalah kebun raya bogor. Secara umum nurhayati menyebutkan, taman gaya eropa ini dicirikan oleh adanya hamparan rumput yang luas sehingga memberi kesan lapang. Komponen airnya biasanya menampilkan air mancur yang artifisial, monumental, disertai patung draperi yang sempurna, lampu taman, gazebo dan bangku-bangku. Sedangkan taman untuk rumah tinggal umumnya berbunga-bunga, baik yang terdapat di halaman maupun yang merambat ke dinding. Taman khas indonesia lantas bagaimana dengan gaya taman yang ada di indonesia? Adakah gaya taman khas indonesia? Ir. Hadi susilo arifin, ms. Dip. Rle., juga dosen di ipb, mempunyai konsep tentang taman indonesia. “yang menjadi pertimbangan adalah kondisi alam indonesia,” tuturnya. Jadi taman gaya indonesia mengacu pada taman pekarangan, yang dilengkapi dengan unsur tanaman yang mampu mereduksi sinar matahari. “soalnya, indonesia beriklim tropis, jadi butuh keteduhan,” jelasnya lebih lanjut. Tanaman itu harus memiliki gradasi ketinggian dan keragaman jenis. Masing-masing tanaman juga harus memiliki fungsi tertentu. Misalnya ada tanaman buah, yang bisa dinikmati baik oleh pemilik maupun tetangga sekitarnya. Sehingga, ada proses sosialisasi di dalamnya. Ia mengakui, dengan konsep ini taman gaya indonesia hanya didominasi warna hijau,” tapi itulah indonesia,” ujarnya. Sebagai primadonanya hadi soesflo mengusulkan tanaman pisang, sebab indonesia memiliki banyak jenis pisang, baik pisang buah ataupun pisang hias. Pemakaian gaya itu sering dicampuradukkan. Elemen taman jepang dicampur dengan taman gaya eropa, ataupun taman tropis. Memang ada juga perancang taman yang tahu nilai filosofi, namun akhirnya campur tangan pemiliklah yang menentukan bentuk taman. (heru prihmantoro/ peliput haryani dan syah angkasa) spec ialized in lanr&4pin6 •apt-rtvlaicr&z. K.* &&ta- • imc» r^y’ i maimtaimanise » mwr m pt abhirama lestari jl baturaja 17b jakarta 10230 p l a s e c a l t (021) 3103701/333580 telah tersedia : pupuk daun cultisol water soluble fertilizer komposisi 21-21-21 + trace elements (f 63) 13-27-27 + trace elements (f 67) keterangan lengkap hubungi p.o. Box 1372/jat, jakarta 13013 telp. (021) – 3101123 tanaman hias mengatasi hama melati beberapa waktu yang lalu, ada seorang hobiis tanaman hias dari depok, bogor, datang kepada info pertanian indonesia dan mengajak ke rumahnya 1 untuk melihat tanaman melatinya (jasminum sambac) yang tak kunjung berbunga. Ff adang ada juga i^muncul bunganya sedikit, namun tak lama kemudian segera habis disikat hama,” tuturnya sedih, lantaran tidak tahu jenis hama apa yang menyerang dan bagaimana menanggulanginya. Info pertanian indonesia mencoba mengamati tanaman itu dan mencari jawab masalahnya. Beberapa saat kemudian ditemukan biang keladinya. Beberapa ulat kecil berwarna hijau muda agak transparan sedang bersembunyi di balik lipatan daun. Ulat-ulat kecil itu diambil info pertanian indonesia bersama dengan tangkai-nya yang terserang untuk dipelihara dan diamati tingkah lakunya, sehingga cara pengendaliannya bisa dipelajari. Selain bunga dan pucuk, daun muda pun di”sikat” habis sebangsa ngenga selama dalam pemeliharaan, ulat itu hanya memperlihatkan aktivitasnya pada malam hari. Selain makan pucuk-pucuk daun yang masih muda, ia juga menyikat habis bunga-bunga yang ada, baik yang masih kuncup ataupun yang sudah mekar. Kira-kira 10 hari dalam pengamatan, ia mulai kelihatan malas makan. Warnanya menjadi hijau agak tua dan kepala-nya berwarna cokelat. Esoknya ulat itu sudah berubah menjadi kepompong yang menempel pada lipatan daun, diselimuti kepompongnya menempel di bawah daun oleh benang-benang rapat berwarna putih. Sepuluh hari sampai 2 minggu kemudian kepompong itu berubah menjadi, ngengat (sejenis kupu-kupu) berukuran 1,5 cm. Sayapnya berwarna putih mengkilap dan tepi sayap depannya cokelat. Sedangkan sayap belakangnya berwarna putih bersih. Setelah diidentifikasi, ternyata ngengat itu adalah palpita unionalis (dari sub famili pyralinae, famili pyralidae).

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja
tags: ,

Related Post Berbagai Bagian Tanaman Berbunga

UKURAN BUAH MAMEY SAPOTE JUMBO

Kasiat obat tradisional lebih baik dari obat kimia

Sekilas tentang pertanian Indonesia

ASAP DAPAT DIUBAH BENTUKNYA MENJADI CAIR ATAUPUN PADAT

Budidaya Ayam Berbagai Jenis dan Segala Teknis Beternak Ayam