Menu
Dapatkan berbagai benih tanaman unggul stek, cangkok dan biji

Mesin Tetas Ayam Yang Super

Jan
30
2016
by : omtani1. Posted in : Blog

OT1 ayamMesin tetas yang dipergunakan yang panjang badannya sekitar 4 m. Masa kawin buaya berlangsung pada musim hujan, dan perkawinannya dilakukan dalam air yang dalam. Kalau perkawinannya berlangsung pada bulan November, betinanya akan bertelur sekitar Januari. Setiap betina bisa menghasilkan 10—70 butir telur atau rata-rata 30—40 butir. Ketika akan bertelur, beti- nanya sibuk mengumpulkan ranting-ranting, tumbuhan yang telah busuk, dan lumpur dengan ujung ekor dan kedua kaki belakangnya. Bahan itu ditumpuk menjadi suatu timbunan, lalu ia merangkak di atasnya sehingga tumpukan tertindih oleh tubuhnya sampai terbentuk cekungan. Seusai bertelur, telurnya ditimbuni sampah busuk dan lumpur sebanyak mungkin. Dengan bantuan sinar matahari, sarang itu akan panas sendiri. Suhunya sekitar 5 de-rajat lebih tinggi daripada suhu lingkungan sekitarnya. Perkembangan dan penetasan telur diserahkan sepenuhnya kepada alam. Rendah hasil tetasnya Selama telur belum menetas, sarang itu dijaga oleh induk betinanya. Setelah terdengar cicit bayi buaya, induknya akan segera membongkar sarang dan memecahkan telur lembapan sarang dapat bertahan 95—100 persen, suhu udaranya stabil 28-33°C, le-tak sarang tidak di bawah pohon, dan lumpur yang menimbuni telur dalam lubang sarang itu tidak terlalu banyak. Karena jangka waktu penetasannya lama, yaitu sekitar 115 hari, maka risiko gagal menetas memang besar. Bisa dibantu mesin tetas Untuk mengatasi kendala penetasan telur itu, Eko mengan-jurkan penetasan secara buatan. Alat tetasnya mirip mesin tetas telur ayam atau telur itik. Percobaan penetasan telur buaya dengan mesin tetas telah ia lakukan pada tahun 1991. “Jangka waktu penetasannya lebih pendek, cuma 79 sampai 85 hari pengeraman,” katanya. Yang lebih menyenangkan, anak buaya yang menetas bisa mencapai 75— 80 persen dari seluruh telur yang dieramkan. Tingginya persentase penetasan ini berkat adanya seleksi sebelum telur dieramkan. Jadi tidak semua telur buaya yang berhasil dikumpulkan di tempat penangkaran dieramkan dalam mesin tetas, tapi sengaja dipilih yang baik dan layak tetas saja.

tags:

artikel lainnya Mesin Tetas Ayam Yang Super

Thursday 8 September 2016 | Blog

MENANAM PISANG AMBON BANDUNGAN 800 POHON BISA GAJIAN TIAP BULAN Jurnal.ecora. Memilih tanaman budidaya yang tepat…

Tuesday 26 August 2014 | Blog

Banyak pihak yang sadar, tikus mampu membuat orang pf Petanigagal panen, lantaran hasilnya habis diganyang tam…

Monday 20 July 2015 | Blog

JEPANG IMPORTIR TERBESAR TELUR   terbesar dengan penghasilan devisa lebih dari US$1227-juta per tahun. Importir terbesar…

Saturday 30 May 2015 | Blog

BUAH BERKULIT KUNING DAN “BERDURI” “INI SILAKAN COBA” UJAR PRAKOSO HERYONO PENANGKAR BUAH DI DEMAK JAWA…

Rekening Pembayaran


BRI : 051201005742507 An/ : Budi Prihono, S.Sos
MANDIRI : 1380010506520 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BNI : 0282198021 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BCA : 0770538343 An/ : Budi Prihono, S.Sos
Info & Pemesanan : Kayamara Group, Perumnas Jl. Salak 5 No. 125 RT. 001/019, Ngringo, Jaten, Karanganyar 57772. Workshop : Triyagan
02718202839
085727072225
085727072225
marketingkayamara@gmail.com