bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » BERGURU PADA KERAJAAN TANAH RENDAH
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz59.produk hortikultura

Tepat pukul 06.00 pintu kaca itu bergeser ke kiri. Dalam hitungan detik sebuah meja besi berisi pot-pot dendrobium berjalan dari nurseri ke dalam ruang sortir. Meja itu bergerak tanpa hambatan meski 50 cm dari situ sederetpot hitam juga berseliweran. Teknologi robotik menjamin produk hortikultura mendapat perlakuan lebih Dengan riset kontinu selalu di ha si Ikan jenis baru Meja itu bergerak terus sampai di hadapan para pekerja yang siap menyortir tanaman. Sementara pot-pot hitam meluncur menuju lantai 2. Di dekat situ ada juga tumpukan pot-pot putih kosong berbaris di atas sebuah ban berjalan. Mereka bergerak perlahan menuju semacam panel berbentuk prisma tanpa alas yang didirikan. Lalu, plup! Baris pertama ditarik masuk ke dalam panel itu. Kemudian sebuah tangan mungil—hanya terdiri dari 1 “jari” berwarna biru dengan “kuku” merah— mendorong pot paling bawah ke dalam lubang di dalam mesin berbentuk lingkaran. Lingkaran itu segera berputar ketika lubang terisi pot. Begitu seterusnya ketika pot lain turun. Seorang pekerja dengan cekatan mendorong media peatmoss di atas lingkaran dan bibit masuk ke pot. Pot berisi tanaman kemudian pindah ke meja besi yang bergerak masuk ke dalam nurseri. Itulah cara kerja di nurseri milik Martin Toledo di Westland, Rotterdam, Belanda. Di dalam nurseri pun tak sepi dari aktivitas. Sederet sprinkler memuntahkan kabut air lembut secara berbarengan. Itu proses penyiraman sekaligus pemupukan. Pada hari yang sangat panas tirai semacam sunscreen bergerak menutup langit-langit greenhouse. Tujuannya supaya tanaman bebas sengatan matahari. Berbarengan dengan itu, jendela di atap perlahan membuka. Udara panas yang terperangkap di dalam pun menghambur keluar. Sebaliknya jika suhu drop—misal pada musim dingin jendela menutup. Bila suhu belum kembali ke posisi ideal, pipa-pipa besi di bawah meja tanam mengeluarkan panas tambahan. Saat musim salju Teknologi robotik menghemat biaya, tenaga kerja, dan membuat proses kerja jadi lebih mudah. Nurseri seluas 3 ha cukup dikelola 12 pegawai. Biasanya 40 pegawai. Kantruksi greenhouse tinggi membuat iklim mikro lebih pas untuk pertumbuhan tanamar lampu-lampu ultraviolet yang menggantung di langit-langit greenhouse menyala selama minimal 4 jam. Biasanya mulai pukul 04.00—08.00 pagi. Dengan penerangan tambahan tanaman mendapat periode cahaya seperti pada musim panas. Supaya cahaya tidak lari keluar, berlembar-lembar tirai—beda dengan tirai penahan panas—menutup langit-langit greenhouse. Program pintar Semua aktivitas itu berjalan sendiri di bawah kontrol 2 komputer di dekat gudang sortir. Ya, nurseri dendrobium seluas 3 ha itu menerapkan teknologi robotik dalam mengelola kebun. Dengan program tertentu satu komputer mengawasi pergerakan tanaman di nurseri. Sementara komputer lain mengatur penyiraman, pemupukan, pengeluaran panas dari pipa-pipa besi, pun kegiatan membuka-tutup jendela dan tirai. Cukup seorang operator mengeklik perintah tertentu di komputer.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post BERGURU PADA KERAJAAN TANAH RENDAH

Pepaya Golden Sragen

INDUSTRI SEPERTI FARMASI DAN KOSMETIK MEMERLUKAN ETANOL BERKADAR 99,6%.

FILTER LINGKUNGAN

Bonsai dan Bagaimana Perkembangannya

Bakteri Yang Baik