Home » Blog » BIOETANOL DI KABUPATEN LEBAK, BANTEN.
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz25.BIOETANOL DI KABUPATEN LEBAK, BANTEN.

Indra Winarno, direktur PT Molindo ; .i i Industrial produsen di Malang, Jawa Timur, ?: – – ntaan etanol, “Tak terbatas.” z zsok langsung reragai substitusi bahan bakar premium, remintaan bioetanol sangat tinggi. Mari berhitung, * r r utuhan bensin nasional mencapai 17,5- miliar r-t- tahun,” ujar Ir Yuttie Nurianti, manajer :t-jr.-nbangan Produk Baru Pertamina. Yuttie = e “ _rorkan 30% dari total kebutuhan itu impor. ::;r: diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah N 5 2006 dalam kurun 2007—2010, pemerintah —e-=rgetkan mengganti 1,48-miliar liter bensin -: ;in bioetanol lantaran kian menipisnya . – iingan minyak bumi. Persentase itu bakal meningkat menjadi 10% 2011—2015, dan 15% pada 2016—2025. : ’-curun pertama 2007—2010 selama 3 tahun :-r~ rrintah memerlukan rata-rata 30.833.000 liter : :c:anol per bulan. Dari total kebutuhan itu cuma . 5 ~ !-00 liter bioetanol setiap bulan yang terpenuhi iZiu 0,4%. Itu berarti setiap bulan pemerintah ?: • urangan pasokan 30.696.000 liter bioetanol . – _k bahan bakar. Pangsa pasar yang sangat besar belum t ‘?enuhi lantaran saat ini baru PT Molindo Raya –i_strial yang memasok Pertamina. Dari produksi I5-. “30 liter, Molindo memasok 15.000 liter r:: nari. Molindo menjual biopremium melalui : e ::amina Rp5.000 per liter. Mungkinkah produsen skala rumahan -emasok Pertamina?

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja

Related Post BIOETANOL DI KABUPATEN LEBAK, BANTEN.

PELATIHAN TEKNOLOGI KULTUR JARINGAN

IKAN HIAS MASKOKI DARI TANAH BUKIT

ORANG MENDADAK MAKMUR GARA-GARA ANTHURIUM.

Sarang telat dipanen menjadi kotor karena dihuni piyik 2 kali

BUDIDAYA CROWNTAIL GUPPY