Home » Blog » ETANOL BERSIFAT KOROSIF TERUTAMA YANG BERKADAR RENDAH.
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz39.ETANOL BERSIFAT KOROSIF

Fluktuasi suhu pada mesin tradisional itu jdik bisa dipantau lantaran tidak adanya pengukur _~u pada tangki destilator. Padahal, ketika proses ir ::lasi suhu harus dijaga pada titik 80°C. Jika _~u melebihi 80°C, uap air ikut terbawa ke atas :Tr;impur dengan uap etanol. Imbasnya, kadar fUir.ol vang dihasilkan menurun. Pakem itu disadari betul oleh Solikin. Walau •irs-edia termometer, operator mesin harus siaga ~ r mantau perubahan suhu. “Ketika proses berjalan, _~u harus selalu dijaga agar tidak lebih dari 80°C,” _ amva. Saat termometer yang berada pada tangki ii^riasi mulai beranjakdari angka itu, pekerjayang nengoperasikan mesin segera mengurangi bahan re—bakar pada tungku pemasakan hingga suhu – i—bah normal. ? eamanan pangan Dibandingkan mesin tradisional, mesin buatan lebih ramping. Serangkaian mesin hanya ” rr.ghabiskan tempat 1 m x 2,5 m. Sedangkan mesin —iiisional lebih lebar yaitu 1,5 m x 2,5 m, belum j-p 2 drum pendingin yang terpisah sejauh 1,5 m r elakang tangki uap. Keduanya hanya melibatkan -r: ring pegawai sebagai operator mesin. Lantaran terbuat dari bahan antikarat, mesin . ?’.> memiliki kelebihan dalam soal keamanan pangan. Dari segi perawatan, drum pembakaran pada mesin tradisional harus diganti sebulan sekali. Komponen mesin yang berbahan antikarat bisa bertahan hingga 5—10 tahun. Untuk tungku pembakaran yang selalu kontak dengan panas, sebaiknya cepat diganti bila diperkirakan terjadi kebocoran. Dengan mesin awet, bioetanol pun mengalir lancar setiap hari.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja

Related Post ETANOL BERSIFAT KOROSIF TERUTAMA YANG BERKADAR RENDAH.

Kiat Sukses Budidaya Buah Lengkeng

Tanaman buah tanpa musim

KELANGKAAN AIR DIARTIKAN SEBAGAI STRES AIR OLEH TANAMAN

PROGRAM MENAMAN MILYARAN POHON

KELEBIHAN HORMONE BERBAHAYA BAGI LOBSTER