bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » MARVIN DAN ZEKE ADALAH DUA KUCING KEPUNYAAN NY. ROBERT L. BARRY
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz23.jenis maine coon cat

isteri duta besar amerika serikat untuk indonesia. Marvin merupakan jenis maine coon cat, sedang zeke adalah kucing biasa. Keduanya mendapat kasih sayang yang sama dari ny. Barry. “mereka sangat independen,” ungkap ny. Barry, menjelaskan tentang kucing sebagai binatang peliharaan yang bebas, tidak terikat pada tuannya. Zeke yang lebih ‘pemalu’ bersembunyi di bawah kursi sofa, dan beberapa waktu kemudian baru berhasil ditemukan. Asal-usulnya ny. Barry mengawali pembicaraan dengan menceritakan tentang marvin. “sebenarnya kami menamakannya muffin, sebuah nama ‘kanak-kanak’ saat ia masih kecil. Namun majalah tempo menulisnya sebagai marvin. Akhirnya kami pun memutuskan untuk mengganti namanya menjadi marvin, sebagai nama setelah ia dewasa,” katanya. Marvin adalah kucing jantan jenis maine coon berumur 14 tahun yang berwarna lo-reng kuning. Beratnya sekitar 7 kg. Bulunya panjang, termasuk bulu ekornya. Di telinga dan sela-sela jari kakinya juga terdapat bulu-bulu panjang. Ia dinamakan maine coon cat, sebab bulunya mirip raccoon, jenis binatang liar yang terdapat di hutan-hutan amerika. Kami memperoleh marvin dari seorang teman di new hampshire, ketika umurnya baru 3 bulan,” tutur ny. Barry. Sedang zeke memang ihir di washington d.c, na- marvin dan zeke kucing kesayangan nyonya dubes as zeke di pangkuan ny. Robert l. Barry mun induknya juga berasal dari new hampshire. Ny. Barry memperolehnya dari seorang teman anaknya. Zeke dipelihara sejak masih bayi juga, la jenis kucing biasa, dan jantan, seperti marvin. Kini ia berumur 4 tahun. Warnanya juga kuning, dengan berat sekitar 7 kg. Watak berbeda berbeda dengan marvin yang lebih santai dan ‘cuek’, zeke masih sering tegang dan sedikit gugup kalau ada sesuatu yang baru atau orang asing. Mungkin karena marvin memang lebih tua sehingga sudah banyak ‘makan asam-garam’. Sebelum ke indonesia, marvin sudah pernah diajak ke luar negeri, sedang zeke belum. Kebiasaan makan mereka pun tidak sama. Marvin adalah kucing yang bersih dan rapi. Ia makan sampai habis tanpa sisa. Sedang zeke lebih seperti teenager, “ambil apa yang ia suka, lalu pergi,” kata ny. Barry. Sewaktu masih kecil zeke sering bermain-main dengan ekor marvin yang bagus itu. Marvin tidak begitu suka hal ini, dan ia mencakar zeke. Mereka kerap saling «a’, ‘•i ‘‘ marvin. Si maine coon cat yang cuek ’memandikan’, dan kadang-kadang marvin pun bermain-main dengan ekor zeke. Kedua kucing ini punya tempat favorit yang berbeda. Kalau marvin senang duduk di sebuah kursi di kamar tidur ny. Barry, maka zeke lebih suka menemani ny. Barry di ruang kerjanya, dengan duduk di dalam laci atau di atas meja kerja. Pendeknya kedua kucing ini berbeda, tapi tetap kompak. Perawatannya ny. Barry menyediakan ruang khusus untuk kedua kucingnya, yakni di sebuah kamar mandi yang tak terpakai. Di ruang itu ada ‘keranjang tidur’ masing-masing, piring makan, dan tempat kotoran berupa baskom berisi pasir. Mereka sudah mengerti kalau buang air besar harus di baskom itu, tanpa harus diajarkan lebih dulu. “mereka memang binatang yang pintar,” ko-mentar ny. Barry. Ny. Barry juga menyediakan sebuah ke-set ijuk sebagai tempat kucing-kucingnya ‘mengasah kuku’, sehingga mereka tidak mencakar-cakar di sembarang tempat. Marvin dan zeke makan dua kali sehari, kapan saja. Ny. Barry hanya menyediakan catfood di piring masing-masing. Ada 3 jenis pakan yang diberikan, yakni yang keras, medium, dan makanan kaleng. Pakan yang keras diberikan untuk menguatkan gigi mereka, dan bisa dimakan kapan saja. Pada pagi hari ny. Barry memberikan pakan yang kekerasannya sedang (medium), dan pada malam harinya diberikan makanan kaleng. “dengan variasi pakan seperti ini, mereka tidak perlu perawatan khusus,” tutur ny. Barry. Hanya memang mereka perlu sering disisir, sebab udara di jakarta cukup panas. Jenis sisir yang digunakan adalah sisir khusus dari amerika yang belum ada di indonesia. Di indonesia, kedua kucing ini tidak pernah dibiarkan keluar rumah. Ny. Barry takut mereka berkelahi dengan kucing lokal atau kena penyakit. Sewaktu dibawa dari amerika ke indonesia, mereka dibius supaya tertidur. Setelah tiba di indonesia mereka terlihat bingung. Ny. Barry kha-watir, mereka mencoba mencari jalan kembali ke amerika. Pada malam pertama marvin malah menghilang. “malam itu jendela dibiarkan terbuka, dan ternyata keesokan harinya ia sudah kembali,” cerita ny. Barry. Di sela-sela kesibukannya sebagai isteri duta besar amerika serikat untuk indonesia, kehadiran marvin dan zeke terasa sangat menghibur. Apalagi berada di negara yang masih asing, “mereka benar-benar menjadi teman yang baik dan menyenangkan,” ungkap ny. Barry menutup pembicaraan.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post MARVIN DAN ZEKE ADALAH DUA KUCING KEPUNYAAN NY. ROBERT L. BARRY

Produksi sayuran hidroponik tanpa rumah tanam meningkat 50%

PROGRAM GERAKAN TANAM, TEBAR, DAN PELIHARA UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN KESEHATAN KELUARGA

MENGENCANGKAN KULIT MUKA DAN MELEMBABKANNYA

Budidaya pepaya yang segar

HABITAT KETIGA JENIS NEPENTHES DI AUSTRALIA