bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » MOLASE LIMBAH TETES TEBU BAHAN BAKU BIOETANOL
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz38.MOLASE LIMBAH TETES TEBU

Gamping Pemurni Bioetanol A ‘. Campurkan 7 liter bioetanol 90% dengan 2—3 kg batu gamping 3. Diamkan selama 24 jam 4. Sating endapan lalu masukkan 5. Hasilnya bioetanol berkadar 99% atau lebih larutan dalam mesin penyuling Dan Molase pun Berubah Nun di Bekonang, Sukoharjo, berbekal sebuah mesin warisan turun-temurun, Sugianto Sentot mampu menghasilkan 31—40 liter bioetanol dari 200 liter molase dalam waktu 8 jam. Sementara dalam jangka waktu yang sama, Solikin, pengusaha bioetanol di Trangkil, Pati, bisa mendulang 65—70 liter bioetanol dari 200 liter molase. Apa yang membuat keduanya menghasilkan jumlah etanol berbeda? Jawabnya: mesin pembuat bioetanol. sedikit dari selang yang terhubung tangki destilator dialirkan ke dalam jerigen plastik. Rangkaian proses itu diulang hingga 3 kali. Pertama menghasilkan kadar etanol 30%, kedua 70%, dan terakhir 90%. Jika ingin menghasilkan bioetanol berkadar 95%, Solikin melakukan proses destilasi sekali lagi. Selain itu ia juga menambahkan soda api pada proses ke-3 dan ke-4. “Gunanya untuk menyerap air,” katanya. Menurut Zanuar Subackti, perancang mesin dari UMS, etanol berkadar 95% dapat langsung dihasilkan dari hasil pendestilasian ke-3 dengan memodifikasi mesin. “Caranya, menara destilasi dibuat lebih tinggi,” ujar Zanuar. Menara mesin Solikin ditinggikan menjadi 4,2 m dari semula hanya 1,5 m. Selain itu ditambahkan ketel uap dan alat pemanas, untuk pemurnian. Konsekuensinya, biaya pembuatan mesin melambung dari RplO-juta—Rpl5-juta menjadi Rp30-juta per unit Termometer Mesin tradisional milik Sugianto jauh lebih murah, hanya Rp5-juta—Rp7-juta per unit. Mesin terdiri dari tungku pemasakan yang di atasnya terdapat 2 drum berkapasitas 200 liter. Drum dipasang agak menyerong, bagian yang terdapat lubang tempat memasukkan molase di bagian belakang. Dalam sekali proses, drum hanya diisi masing-masing 100 liter. “Tidak boleh terlalu penuh, nanti meluap, bisa kebakaran,” ujar Tarmin, operator mesin di tempat Sugianto. Bahan bakar menggunakan serutan kayu. Uap yang dihasilkan dialirkan ke tangki pendingin. Tangki pendingin juga dibuat dari 2 drum berkapasitas 200 liter. Di dalamnya terdapat saluran uap seperti selang yang membentuk lingkaran memutar 13 kali mirip kumparan. Air yang berfungsi sebagai pendingin pun dialirkan dalam drum itu hingga meluap. “Jadi, air dalam drum selalu berganti agar tidak terlalu panas,” kata Tarmin. Rangkaian proses itu juga dilakukan 3 kali. Hasilnya, 40% etanol pada proses pertama, 70% kedua, dan yang terakhir 85—86%. Rendahnya persentase etanol yang dihasilkan disinyalir bersumber dari suhu destilasi yang tidak Atas: Serutan kayu, bahan bakar tungku pemasakan Bawah: Molase, bahan bioetanol Mesin buatan UMS, hasilkan etanol berkadar 90% Jp^olikin mengandalkan mesin pembuat bioetanol dari tetes tebu buatan Universitas J Muhammadiyah Surakarta (UMS). Mesin Mmr seharga RplO-juta—Rpl5-juta itu ia peroleh pada 2001. Mesin terdiri dari tangki penampungan molase, tangki evaporator, tangki pendingin, dan tangki destilator. Untuk mendapatkan bioetanol 90%, mesin berkapasitas 100 liter molase itu mampu menghasilkan 32,5—35 liter bioetanol dalam waktu 4 jam. Prinsip kerjanya sama dengan proses destilasi. Ketika kran tangki penampung dibuka, molase mengalir ke tangki pemanas alias evaporator yang dipanaskan dengan bahan bakar kayu. Sekali proses dibutuhkan 1 m3 kayu bakar yang dimasukkan ke tungku di bawah evaporator itu. Uap panas yang terbentuk kemudian dialirkan ke tangki destilasi. Selanjutnya, uap mengalir ke atas menuju tangki pendingin. Setelah melewati proses pendinginan, etanol yang mengalir sedikit demi

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post MOLASE LIMBAH TETES TEBU BAHAN BAKU BIOETANOL

JINTAN HITAM NIGELLA SATIVA

Budidaya cabai termakan virus

Srikaya berbagai rasa

Bawang lanang semakin membahana gunanya

Penanggulangan virus pada tanaman