bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » PERTAMINA MENERIMA BERAPA PUN PASOKAN BIOETANOL
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz26.PERTAMINA MENERIMA BERAPA PUN PASOKAN BIOETANOL

Yang penting memenuhi syarat.” Syaratyang -_maksud sang manajer adalah berkadar etanol — .mmal 99,5%. Rata-rata bioetanol hasil sulingan : r: dusen skala rumahan berkadar 90—95%. Agar irat itu tercapai, produsen dapat mencelupkan 1 penverap seperti batu gamping ian zeolit sehingga kadar etanol melonjak -ignifikan (baca: Bioetanol 99,5% Murnikan Saja dengan Gamping halaman 24—25). Selain itu, pemasok harus mengantongi izin _>aha niaga bahan bakar nabati dari Menteri Energi ian Sumber Daya Mineral. Ketua Tim Nasional Bahan Bakar Nabati Ir Alhilal Hamdi berupaya agar hubungan Pertamina-produsen skala kecil terjalin dengan mudah. “Kami akan memfasilitasi agar tercipta mekanisme paling mudah bagi industri kecil yang memasok Pertamina tanpa perantara. Perantara itu kan biaya. Atau bisa juga langsung dikirim ke SPBU karena jaringan Pertamina luas,” ujar mantan menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu (baca: Produsen Boleh Oplos Bioetanol halaman 18). Tentang harga beli, Yuttie mengatakan, “Harga beli yang ditawarkan produsen harus kompetitif.” Saat ini Pertamina membeli 1 liter bioetanol Rp5.000. Toh, produsen skala rumahan pun diberi kesempatan mengoplos alias mencampur bioetanol dan premium sendiri untuk dipasarkan. Produsen yang mengoplos tak perlu takut dicokok aparat karena memang dilindungi undang-undang. Yang menggembirakan bioetanol untuk bahan bakar bebas cukai. Itu bukti bahwa pemerintah memang serius mengembangkan bioetanol sebagai sumber energi terbarukan. Lang it biru Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar juga berdampak positif. Banyak riset sahih yang membuktikannya. Dr Prawoto kepala Balai Termodinamika, Motor, dan Propulsi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, misalnya, membuktikan kinerja mesin kian bagus setelah diberi campuran bioetanol. Riset serupa ditempuh oleh Prof Dr Ir H Djoko Sungkono dari Jurusan Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Hasil penelitian Prawoto menunjukkan, dengan campuran bioetanol konsumsi bahan bakar semakin efisien. Mobil E20 alias yang diberi campuran bioetanol 20%, pada kecepatan 30 km per jam, Batang tebu: 1 ha hasilkan 6.000 liter Sagu bahan baku bioetanol. Potensi produksi 5.000 !/ ha /tahun J ^topik Buah kelapa sawit sumber energi terbarukan Bioetanol produksi skala rumahan berkadar 90—95% konsumsi bahan bakar 20% lebih irit ketimbang mobil berbahan bakar bensin. Jika kecepatan 80 km per jam, konsumsi bahan bakar 50% lebih irit. Duduk perkaranya? Pembakaran makin efisien karena etanol lebih cepat terbakar ketimbang bensin murni. Pantas semakin banyak campuran bioetanol, proses pembakaran kian singkat. Pembakaran sempurna itu gara-gara bilangan oktan bioetanol lebih tinggi daripada bensin. Nilai oktan bensin cuma 87—88; bioetanol 117. Bila kedua bahan itu bercampur, meningkatkan nilai oktan. Contoh penambahan 3% bioetanol mendongkrak nilai oktan 0,87. “Kadar 5% etanol meningkatkan 92 oktan menjadi 94 oktan,” ujar Sungkono, alumnus University of New South Wales Sydney. Makin tinggi bilangan oktan, bahan bakar makin tahan untuk tidak terbakar sendiri sehingga menghasilkan kestabilan proses pembakaran untuk memperoleh daya yang lebih stabil. Campuran bioetanol 3% saja, mampu menurunkan emisi karbonmonoksida menjadi hanya 1,35%. Bandingkan bila kendaraan memanfaatkan premium, emisi senyawa karsinogenik alias penyebab kanker itu 4,51%. Nah, ketika kadar bioetanol ditingkatkan, emisi itu makin turun. Program langit biru yang dicanangkan pemerintah pun lebih mudah diwujudkan. Dampaknya, masyarakat kian sehat. Saat ini campuran bioetanol dalam premium untuk mobil konvensional maksimal 10% atau E10. Bahkan di Brasil, mobil konvensional menggunakan E20 alias campuran bioetanol 20% tanpa memodifikasi mesin. Penggunaan El00 atau E80 pada mobil konvensional tanpa modifikasi mesin tidak disarankan karena khawatir merusak mesin. Namun, kini muncul flexi car alias kendaraan fleksibel yang dapat menggunakan bioetanol hingga 100% atau premium 100% pada waktu yang lain. Di Amerika Serikat saat ini terdapat 5-juta flexi car dengan penambahan 1 – juta kendaraan per tahun. Berebutbahan Meski banyak keistimewaan, bisnis bioetanol bukannya tanpa hambatan. Salah satu aral penghadang bisnis itu adalah terbatasnya pasokan bahan baku. Saat Tanpa dimodiftkasi, mobil konvensional dapat menggunakan bietanol Berkadar 95% Juga Bisa rbngon kanan Indra Gunawan memutar kunci kontak. Mesin sepeda motor Honda Supra keluaran 2002 itu pun menderu-deru. Setelah menekan pedal perseneling, pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon, Banten, itu lantas tancap gas. Sepeda motor pun melaju mengelilingi area seluas lapangan voli. Baru saja satu putaran, Indra menghentikan sepeda motor di hadapan Junaidi Baqo. “Silakan coba, Pak,” ujar Indra. Junaidipun berg an tian men unggangisi rodadua. Tarikannya mantap. Tidak ada masalah,” ujarnya. Padahal, mesin sepeda motor itu bukanlah berbahan bakar bensin, melainkan bioetanol murni berkadar 95%, bukan 99% seperti disarankan ahli mesin. Bukan kali itu saja Indra menggunakan bioetanol sulingan molase alias tetes tebu sebagai bahan bakar.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post PERTAMINA MENERIMA BERAPA PUN PASOKAN BIOETANOL

Puyuh, puyuh dan puyuh telurnya begitu merejeki

BUDIDAYA TANAMAN BROKOLI

PASAR PENJUALAN BIOETANOL LUAR BIASA

BEDA KELAMIN JANTAN DAN BETINA CACING

KONDISI GEOGRAFIS PERTANIAN BANDUNG