bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » SHENGYANG, PRODUSEN KASUR PEGAS DAN MEBEL
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz45.SHENGYANG, PRODUSEN KASUR PEGAS DAN MEBEL

pasokan 700 ton serat sabut untuk masa sontrak 12 bulan. Artinya, ia mesti menyiapkan -ita-rata 58 ton tiap bulan selama setahun. “Setelah :rj kontrak masih mungkin diperpanjang,” kata ivah 5 anak itu. Ia lebih berkonsentrasi untuk memenuhi permintaan Shengyang Xudong • ;:imbang importir lain. Di luar permintaan Korea .in Belgia, “Sebetulnya saya masih dapat menjual 5—10 kontainer per bulan,” ujar Roeswan, pemilik ?T Roesmetrix. Pasar karbon dan arang aktif tak kalah besar. Ari Hardono, contohnya, memasarkan 20 ton arang ixtif per bulan. Satu kg arang aktif hasil pembakaran Imam Nurhidayat, kewaiahan penuhi permintaan lOton/bulan 9—10 tempurung kelapa. Konsumennya rumah makan di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Mereka menggunakan arang aktif sebagai bahan bakar. Dengan harga Rp 1.200 per kg omzetnya Rp24- juta. Menurutprodusendi Kabupaten Sleman, Yogyakarta, itu biaya produksi sekilo arang aktif Rp600 sehingga laba bersihnya Rpl2-juta tiap bulan. Langka? Peluang bisnis asap cair, serat sabut, dan arang— semua “limbah” kelapa—terbukti bagus. Para pemain bisnis komoditas itu bergelimang laba. Namun, untuk memperoleh laba itu tak semudah memejamkan mata saat kantuk. Bagi produsen asap cair, memasarkan komoditas itu relatif sulit pada mulanya. Itu karena acap cair komoditas baru di sini. Kendala klise adalah bahan baku terbatas. Susilo Wirawan mengoperasikan sebuah mesin terpadu berkapasitas 30.000 sabut per hari. Namun, karena terbatasnya bahan baku pemilik CV Wukir Jaya Makmur itu cuma sanggup mengolah 10.000 sabut. Hasilnya cuma 1 ton cocofiber. Artinya total produksi 7 ton sepekan. Padahal, setiap pekan ia harus mengirimkan 18 ton serat sabut ke Korea Selatan. Itulah sebabnya ia memburu serat sabut ke Kabupaten Purworejo, Kebumen, dan Surabaya. Eksportir di Kulonprogo, Yogyakarta, itu kewaiahan memenuhi permintaan riil yang mencapai 1.000 ton per bulan. Keluhan langkanya bahan baku jamak terdengar dari produsen serat dan serbuk sabut. Benarkah bahan baku langka? Menurut Amrizal Idroes dari Asian Pasific Coconut Community bahan baku sabut dan tempurung sebetulnya memadai. Di beberapa sentra kelapa seperti Sulawesi Utara dan Riau, kedua bahan itu belum diolah. Direktorat Perkebunan mencatat pada 2007 luas lahan kelapa di Provinsi Riau 627.978 ha dengan produksi 456.475 ton; Sulawesi Utara, 268.737 ha (223.262 ton). Total jenderal luas lahan kelapa Indonesia 3,8- juta ha dengan produksi 3,03-juta ton pada 2007. Selama ini sebagian besar pekebun hanya mengolah daging buah menjadi minyak. Sedangkan sabut dan tempurung sekadar sebagai bahan bakar. “Jumlah yang diolah masih sangat kecil dibanding limbah yang dihasilkan,” kata Dr Ir Hengky Novarianto, periset dari Balai Penelitian Kelapa dan Palma Lain. Jika kontinuitas bahan baku terjaga, bukan berarti urusan lancar. Di fase produksi, pisau mesin pembuat cocofiber sepanjang 30 cm kerap patah meski terbuat dari baja setebal 2 cm. “Kalau sudah patah, produksi berhenti 4—5 jam,” ujar Jahari B Iskak, produsen di Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Setiap hari rata-rata 2 pisau patah di mesin berkapasitas 2 ton terdiri atas 12 pasang pisau. Untuk mengatasinya, Jahari mengelas. Ia melengkapi pabriknya dengan mesin las. Coco fiber mengisi kasur pegas, lebih kuat lindungi per dan antikutu Kebutuhan asap cair untuk mengawetkan ikan di Pelabuhan Muaraangke, Jakarta Utara, 5 ton; Tuban, Jawa Timur, 5,7 ton per hari. Rata-rata sebuah pelabuhan ikan memerlukan 5 ton asap cair per hari. Ini pasar potensial untuk menjual asap cair.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post SHENGYANG, PRODUSEN KASUR PEGAS DAN MEBEL

MENINGKATKAN KEKEBALAN TUBUH LEWAT TELUR

RISIKO MUNCULNYA PENYAKIT JANTUNG KORONER

ajang kcsl perdana yang diselenggarakan Paguyura

MINIMAL ADA 11 ALASAN KENAPA KITA HARUS BERTANI PISANG.

OBATI ASMA ANDA DENGAN HERBAL LEBIH AMAN