bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » SISTEM ROBOTIK MEMPERCEPAT PROSES PENANAMAN
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz60.SISTEM ROBOTIK MEMPERCEPAT PROSES PENANAMAN

Lampu ultraviolet untuk merekayasa cahaya tambahan Otomatisasi juga dipakai di rumah lelang Flora Holland laporan khusus komputer. “Antara lain mengontrol suhu dengan membuka dan menutup jendela di atap greenhouse secara otomatis,” ujar pemilik nurseri Saung Mirwan di Bogor itu. Pun meja yang bisa digeser di dalam nurseri. Keuntungan sistem itu, lahan bisa optimal dimanfaatkan untuk produksi. Sepuluh tahun terakhir teknologi otomatisasi itu terus berkembang. Kini hampir semua aktivitas produksi dikontrol dengan program komputer— fully automatic system mengutip sebutan Gertjan. Menurut Gertjan, saat ini 85% konsumen teknologi robotik Logiqsagro adalah nurseri di Belanda. Sisanya negara lain di Eropa dan Amerika. Di Koninkrijk der Nederlanden—nama resmi Belanda, artinya Kerajaan Tanah-tanah Rendah—ada 2 perusahaan besar lain penyedia teknologi robotik. Tatang mengamati, Belanda memang terus menelurkan teknologi-teknologi baru. Misalnya, greenhouse. Pada era 1980-an tingginya rata-rata 4 m. Lalu naik lagi menjadi 5 m. Sekarang rata-rata setinggi 7—7,5 m. “Penambahan tinggi itu disesuaikan kondisi iklim sekarang yang lebih panas,” ujar Henk van Staalduinen, pekebun senior di sana. Dengan greenhouse yang tinggi suhu di dalam relatif stabil dan seragam sehingga pertumbuhan dan kualitas tanaman lebih baik. Jangan tiru persis Pantas jika negeri Kincir Angin itu jadi kiblat kemajuan di bidang hortikultura. Sebut saja teknologi irigasi tetes yang sekarang lazim dipakai di tanahair. Riset yang kuat pun membuat Belanda menguasai pasar benih. Toh, “Meski Belanda barometer teknologi, tapi tidak bisa 100% ditiru. Harus ada penyesuaian dengan kondisi di sini,” tutur Tatang. Mesin / Belana si an thus asal Beberapa tahun silam ada sebuah nurseri di Depok, Jawa Barat, membangun greenhouse ala Belanda. Kontruksi berbahan kaca, atap berjendela, plus teknologi sabaotomalis mentah-mentah ditiru. Hasilnya, jendela tidak pernah menutup karena suhu di Depok selalu panas. Akhirnya greenhouse itu terbengkalaL Padahal investasi teknologi robotik mahaL Pantas di negeri Ratu Beatrix pun penggunanya adalah perusahaan-perusahaan besar. Toh Martin Toledo berani berhitung investasi yang dikeluarkan di nurserinya segera kembali. “Ketika produksi sudah optimal—targetnya 1-juta bibit minggu, red—dalam 10 tahun investasi kembali,” tegasnya. Dari Kerajaan Tanah-tanah Rendah kita perlu belajar.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post SISTEM ROBOTIK MEMPERCEPAT PROSES PENANAMAN

RUMAH NYAMAR BUAT BUAYA BUAYA MEMBUAT SARANG SEBELUM BERTELUR.

KANTONG SEMAR ITU TUMBUH SEPANJANG QUEENSLAND BAGIAN UTARA

INDONESIA masih unggul dan bisa eksport ikan hias

Keseimbangan tubuh dan pikiran agar fungsi tubuh optimal

IMUNITAS ANTIKANKER DARI FIKOSIANIN