bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » TANGKAP LABA ASAP CAIR
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz56.TANGKAP LABA ASAP CAIR

Pukul 08.00 udara di bangunan permanen dengon dinding depan terbuka itu terasa segar. Empat jam berselang aroma asam menyengat mulai tercium. Bau tajam itu kian menguat pada pukul 16.00. Berbarengan dengan itu Imam Nurhidayat “memanen”85 liter asap cair kelas 2. sap cair didapat dari pembakaran 300 kg tempurung kelapa melalui proses pirolisis dan destilasi. Proses pertama mengubah tempurung menjadi asap dengan pembakaran bersuhu 400—500°C. Asap lalu didestilasi—maksudnya diembunkan, destilasi berarti mengembunkan uap hasil pembakaran, red—menjadi asap cair. Proses berlangsung selama 8 jam. Dua pekerja memulainya dengan memasukkan tempurung kelapa ke dalam tungku pembakaran. Tiga—empat jam kemudian tetes pertama asap cair keluar dari 2 pipa di ujung luar alat destilasi. Proses hingga 8 jam menghasilkan asap cair kelas 2. Liquid smoke itu sudah ditunggu pembdi dengan harga Rp20.000 per liter. Artinya omzet Imam Rpl,7-iuta. Imam mestinya bisa mengantongi rupiah lebih banyak jika sanggup mdayani kebutuhan nelayan di pelelangan ikan. Asap cair dibutuhkan sebagai pengganti formalin proses pengawetan ikan. “Rata-rata pelabuhan-pelabuhan ikan—misal di Muaraangke, Jakarta—butuh 5 ton per hari,” ujar pria yang melakukan sumo pasar sendiri itu. Maka peluang mendulang laba dari asap cair masih membentang. (Ari Chaidir & Evy Syariefa) Spesifikasi Usaha produksi asap cair Kapasitas produksi 85 liter per hari A. Investasi Sewa bangunan 600 m2 per tahun Mesin pirolisis stainless steel (masa pakai 15 tahun) Mesin destilasi stainless steel masa raka; 15 tahun Rp 3.500.000 Rp 35.000.000 Rp 12.000.000 Total investasi Rp 50.500.000 B. Biaya operasional Tempurung kelapa 300 kg @ Rp“ ;• Rp 210.000 Minyak tanah 60 liter @ Rp4.5 â– – Rp 270.000 Tenaga kerja 2 orang @ Rp20.0C«j Rp 40.000 Listrik dan air Rp 50.000 Penyusutan mesin pirolisis Rp 16.204 Penyusutan mesin destilasi Rp 5.556 Sewa bangunan Rp 6.945 Total biaya Rp 598.705 C. Penerimaan Asap cair kelas 2 sebanyak 851 @ Rp2C Rp 1.700.000 D. Keuntungan = penerimaan – total biava Rpl.700.000 – Rp598.705 Rp 1.101.295 E. Pertimbangan usaha 1. BEP (Break Even Point) BEP untuk harga produksi BEP = Rp598.705 : 85 liter = Rp7.044 Titik balik modal tercapai jika harga asap cair Rp7.044/liter 2. B/C (Perbandingan Penerimaan dan Biaya) B/C =Rpl.700.000 :Rp598.705 = 2,84 Setiap penambahan biaya Rpl akan diperoleh penerimaan Rp2,84 3. NPV (Set Presev: Value NVP = Rpl.700.000x 1/(1 + 0,1)° = Rp 1.700.000 Dengan asumsi bunga bank 10% per tahun, penerimaan diperoleh setiap hari senilai Rpl.700.000 Keterangan – Data diperoleh dari pengolah asap cair di Desa Kranggan, Galur, Kulonprogo, Yogyakarta – Harga-harga diperhitungkan pertengahan November 2008 – Mesin beroperasi 3 kali seminggu sepanjang tahun

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post TANGKAP LABA ASAP CAIR

Cara Budidaya Lidah Mertua

Bonsai dan Bagaimana Perkembangannya

KANDUNGAN PEROXISOME YANG PALING SPEKTAKULER

ASAP CAIR SANGAT POTENSIAL DIKEMBANGKAN

Ayam ketawa ternyata kalo dilombakan tak bikin ketawa