bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » TEKNK PENANAMAN TANAMAN ANGGREK
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz9.TEKNK PENANAMAN TANAMAN ANGGREK

bagian bawah pertanaman c perlu dibuat kolam. >ebagai tempat medianya nsul menggunakan pot ikuran besar, dengan me-pembantu styrofoam di ahnya. Styrofoam perlu mbahkan, sebab media ta-i perlu sering disiram, se-g tanaman tidak menyukai lia yang becek. Jadi jika yiramannya berlebihan pot :idak akan terlalu becek, :na air langsung jatuh ke ih. “sebenarnya di situlah cinya menanam anggrek laenopsis ini di jakarta, aman ini ‘kan nggak mau ek tapi suka lembap, jadi n medianya supaya lem-,” ungkap syamsul lebih ut. Media tanam . Kepada grower phalae-)sis ia menyarankan agar i menemukan media yang at, terutama untuk pena-nan dalam jumlah besar. Au tidak, kita akan sulit ngontrol tanamannya. Se-ig untuk penanaman dalam llah kecil bisa digunakan dia konvensional seperti ng, sabut ataupun cacahan ds. Syamsul menyarankan un-menggunakan spaghnum ss long fibre sebagai media am phalaenopsis ini. Pasal- i, moss yang banyak terda-di hutan indonesia ini mpu mengikat air dengan k, lalu membuang kelebih-airnya. Dan yang penting dia ini tahan bertahun-un tanpa perlu diganti. Moss sudah bisa diguna- i sejak tanaman dikeluarkan :i botolan. Namun di sam-ig itu ia juga bagus untuk mpot, seedling, dan tanam-yang siap berbunga, okoknya ia bisa dipakai se-: tanaman kecil sampai de-isa,” promosinya. Dengan media spaghnum paling lama setelah 3 bu-: tanaman sudah bisa dipin-hkan ke pot untuk pembe–in. Bahkan tanaman yang selinva dari bogor atau sirkulasi udara lebih baik dengan penggantungan bandung, yang dipindahkan ke pot dengan media spaghnum, 3 bulan kemudian sudah keluar bunga. Zat hara yang terkandung dalam spaghnum moss ini tidak banyak. Maka, media tersebut perlu ditambah atau diberi pupuk tambahan. Pemupukan pemupukan tanaman sudah diberikan semenjak tanaman ditanam sebagai kompot. Pada tahap awai syamsul menggunakan pupuk slow release seperti osmocot atau dekastar yang kandungan unsur nitrogennya tinggi. Untuk memacu pertumbuhannya kadang ia juga menambahkan fish emul-sion (minyak ikan). Frekuensi pemberiannya tergantung pada kondisi tanaman. Kalau ingin tanaman cepat tumbuh, pemberian seminggu sekali untuk bibit sudah bisa merangsang atau memacu pertumbuhan. Dosis untuk tanaman kecil itu cukup se-tengah dari jumlah yang dian-jurkan. “pokoknya tipis saja, asalkan kontinyu,” katanya. Tanaman yang sudah besar pun diberi pupuk slow release tersebut, dengan frekuensi setiap 4—6 bulan. Di samping itu ia juga menggunakan pupuk lengkap instant yang lain seperti hyponex, peters, vita-bloom, dan pocon, dengan dosis tergantung pada fre- kuensinya. Ia menganjurkan untuk memberi pupuk sete-ngah dari dosis pada label, dengan frekuensi dirapatkan, misalnya satu minggu sekali. “yang penting, pupuk diberikan bila tanaman tampak kurang subur. Kalau subur tidak perlu dipupuk, hanya dijaga saja dengan magamp, dekastar, atau pupuk slow release yang lain,” katanya. Pupuk magamp diberikan untuk tanaman yang telah siap berbunga. Menurutnya pupuk slow release punya kelebihan, yaitu bisa mengurangi kema-saman media, termasuk kema-saman media yang sudah tua. Sedang kecepatan berbunga, tentu saja tergantung pada ke-suburan tanaman. Kalau pertumbuhannya tidak terganggu maka ia akan cepat berbunga. Untuk memacunya, tanaman yang siap berbunga bisa diberikan pupuk yang mengandung unsur fosfor tinggi. Pemakaian pupuk itu harus bergantian. Kalau satu-dua bulan pakai pupuk jenis a misalnya, maka bulan berikutnya harus diganti dengan pupuk b, c, dan seterusnya. Tujuan, agar kekurangan pada pupuk yang satu bisa diganti/disubstitusi oleh pupuk jenis lain. Penyiraman frekuensi penyiraman tanaman sangat tergantung pada kondisi cuaca. Bila cuaca cu- kup panas, penyiraman bisa dilakukan dua kali sehari, tapi kalau terlihat mendung, tanaman tidak perlu disiram sama sekali. Penyiraman jangan mengenai daunnya, sebab setelah kering dapat menimbulkan flek-flek pada daun. Penyiraman sebaiknya langsung ke dalam pot-pot tanaman, karena akar tanaman sudah cukup kuat menarik makanan dan air ke atas. Akar yang berisi air akan berwarna hijau. Penyerapan air efektif pada tanaman ini biasanya sekitar 2 jam. Frekuensi penyiramannya tergantung juga pada kondisi tanaman. Kalau tanaman baru dipindahkan daya serap akar-nya kurang, tapi kalau sudah lama, kelembapan media cepat berkurang. Jadi untuk tanaman yang baru penyiraman cukup 1 kali sehari, tapi kalau sudah lama bisa 2 kali sehari. Pestisida diberikan sebagaimana anggrek-anggrek lainnya. Fungisidanya difolatan dan dithane secara bergantian. Frekuensi pemberiannya tergantung cuaca. Kalau musim hujan bisa 1 bulan sekali, atau dua bulan sekali bila cuaca panas. Dengan cara penanaman seperti itu, phalaenopsis sudah bisa mengeluarkan bunga pada bulan september. Padahal umumnya saat itu belum musim berbunga. Daunnya pun tebal-tebal, besar dan kokoh, serta tampak hijau subur, karena kena sinar matahari yang cukup. Pada dasarnya tanaman itu akan sehat kalau bisa bertahan di tempat yang banyak sinar matahari. Demikian juga kalau akarnya makin banyak, berarti tanamannya semakin kuat. Pada umur rata-rata 1 — 1,5 tahun setelah dipindahkan dari kompot, tanaman sudah bisa mengeluarkan bunga. Namun hal ini tergantung juga pada varietasnya. Ada yang ra-jin ada juga yang malas berbunga.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post TEKNK PENANAMAN TANAMAN ANGGREK

Dunia anjing

Nila BEST, salah satu induk nila unggul #1

TANAMAN HIAS PESONA BELONG NEGERI SIAM

TEKANAN DARAH TINGGI

BATU SANDUNGAN PRODUSEN BENIH