bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » BEBAS PILIH ATAS I RADIKAL BEBAS
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz97.RADIKAL BEBAS

Rokok menebar maut. Setiap hari 11.000 perokok aktif meninggal dunia. Artinya tiap menit 7 orang menemui ajal. Padahal, mereka cuma mengisap 15% zat beracun dalam rokok. Sedangkan 85% racun seperti amonia, hidrogen, sianida, dan nikotin mereka bagikan kepada perokok pasif. Zat-zat beracun masuk ke tubuh melalui pernapasan. Bersama dengan metabolisme tubuh, zat itu membentuk radikal bebas, perusak jaringan-jaringan sel. Hasil penelitian dr Ida Bagus Putra Adnyana, SpOG dan dr Putu Gde Supriatmaja, SpOG, ahli obstetrik dan ginekologi di Bali, perempuan perokok yang menghabiskan 1—4 batang rokok sehari berisiko 2,5 kali lebih besar terkena jantung koroner. Selain itu pembuluh darah dan saluran pernapasan rusak. Tak berpasangan Menurut Dr Ahkam Subroto, Peneliti Bioteknologi LIPI, “Radikal bebas, molekul oksigen dengan atom pada orbit terluarnya memiliki elektron tidak berpasangan.” Karena kehilangan pasangannya itu, molekul menjadi tidak stabil, liar, dan radikal. Molekul selalu berusaha mencari pasangan elektron, tetapi dengan cara radikal: mengambil elektron dari molekul lain. Untuk menekan jumlah radikal bebas, tubuh membentuk zat antiradikal bebas berupa tiga enzim yaitu, superoksida dismutase (SOD), glutation peroksidase (GSH Px), katalase, serta nonenzim glutation. Ketiga enzim dan senyawa glutation itu bekerja menetralkan radikal bebas. Caranya dengan memberi atom hidrogen ke radikal lipida dan mengubah ke bentuk lebih stabil. Rokok bukan satu-satunya sumber radikal bebas. Udara tercemar oleh polutan dan asap kendaraan bermotor, makanan berpengawet, zat pewangi, dan gas kimia juga penyumbang radikal bebas. Pun sayuran dan buah berpestisida. Tubuh mengkonversi zat beracun menjadi senyawa pengikat energi adenosin triphospat (ATP) dengan bantuan oksigen dalam proses oksidasi. Itu sebabnya walau bukan perokok aktif, radikal bebas bakal tetap menghantui. Rosela, makin merah makin berkbasiat Enzim antioksidan juga memperlambaf lain autooksidasi dengan memutus ranta autooksidasi sehingga mengubah radika lipida lebih stabil. Hasilnya, berup; radikal-radikal antioksidan (A*) stabi dan tidak mempunyai cukup energi untul dapat bereaksi dengan molekul lipida laii membentuk radikal lipida baru. Antioksidan alami Seiring polusi udara yang kian tingg dan peningkatan konsumsi makana berpengawet, produksi antioksidan ole tubuh tersendat. “Oleh sebab itu, agar tubu tetap terlindungi dari ancaman radiki bebas, asupan antioksidan dari luar tubu menjadi penting,” kata Dr Suprapto Ma’a farmakolog dari Universitas Airlangg Antioksidan alami asal tumbuhan palir mudah ditemukan. Umumnya antioksidan tumbuha berupa senyawa fenolik atau polifenol yang dapat berupa golongan flavonoi turunan asam sinamat, kumarin, tokofen dan asam-asam organik polifungsion; “Tiap tanaman memiliki jenis antioksid

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post BEBAS PILIH ATAS I RADIKAL BEBAS

Manfaat Testosteron Hipotalamus Eugenol

JARAK SEBAGAI BAHAN BAKAR BIODISEL

Keanekaragaman hayati dan pengelompokan makhluk hidup, hubungan antarkomponen ekosistem

Kasiat obat tradisional lebih baik dari obat kimia

Keseimbangan tubuh dan pikiran agar fungsi tubuh optimal