bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Home » Blog » PENEBARAN SEJUTA BIBIT. MASUK MURI
Filed: Blog
Advertisement
loading...

zz92.PENEBARAN SEJUTA BIBIT

Selain menanam, kegiatan menebar bibit ikan juga dilakukan. Dr Ir Lenny S Syafei MS, Direktur Usaha dan Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya DKP menjelaskan ikan merupakan sumber protein yang mudah diperoleh dan digemari masyarakat luas. œIa tak hanya menjadi sumber protein keluarga, tetapi dengan memelihara ikan ?dta sudah menyelamatkan sumber air, kata wakil ketua gerakan Tanam, Tebar, dan Pelihara itu. Untuk bibit dicanangkan penebaran sejuta bibit. Terkait aksi penebaran bibit ikan di Desa Kracak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada 9 November 2008 lalu Annie Numberi meresmikan Kawasan Budidaya Minapolitan yang merupakan kolaborasi Dirjen Ciptakarya dan Perikanan Budidaya Departemen Kelautan dan Perikanan RI. Di sana ditebar lele sangkuriang yang memiliki keunggulan dapat dipanen cepat dalam tempo 3 bulan pemeliharaan. Aksi berikutnya dilakukan di B anguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Di sana selain menebar bibit nila, Annie Numberi bersama Erna Witoelar juga menyerahkan bantuan sosial kepada Masyarakat Pembudidaya Ikan Pemula DIY. Gerakan Tanam, Tebar, dan Pelihara sudah berjalan setahun telah banyak mencatat rekor. Target penanaman 10-juta pohon telah terlampaui. “Kini sudah tertanam 15-juta pohon, kata Annie Numberi. Angka itu bakal lebih besar lagi saat berlangsung acara puncak kegiatan itu pada 1 Desember 2008 di Taman Rekreasi Jaya Ancol. “Di sana akan dilakukan penanaman 1.000 pohon yang dipimpin Erna Witoelar dan Annie Numberi sesudah memberikan bantuan sosial pada Pembudidaya Ikan Pemula DIY langsung oleh ibu negara Ani Yudhoyono diikuti penanaman serempak yang dilakukan di semua provinsi dan kabupaten di Indonesia. Semuanya akan di catat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI),” kata Erna Witoelar. Dengan gerakan menanam pohon tak hanya tercipta lingkungan hidup berkualitas, tetapi tercipta pula ketahanan pangan yang kuat.*** Penanaman bibit sukun oleh Erna Witoelar dan Annie Numberi di Banguntapan, Bantul, DIY Tanam bibit Untuk mendukung ketahanan pangan dan kesehatan keluarga itu dilakukan aksi menanam tanaman unggulan seperti tanaman sayuran, buah, perkebunan, dan tanaman obat keluarga (TOGA). Sukun dan kelapa diberi prioritas lebih besar karena dapat menjadi sumber karbohidrat dan lemak nabati. “Sukun dapat menjadi bahan baku produk olahan berbasis tepung sehingga bisa mengurangi impor tepung,” kata Erna Witoelar, koordinator Panitia Kearifan Lokal Perempuan Indonesia Menuju Ketahanan Pangan Keluarga. Menurut Hj Mufidah Jusuf Kalla, selaku relindung gerakan Tanam, Tebar, dan Pelihara, dengan giat menanam sayuran saja -eperti tomat dan cabai misalnya, banyak -.anfaat dapat dipetik. Selain keluarga .iipat mengurangi beban belanja harian –imahtangga, sampah yang dihasilkan ::sa dijadikan pupuk organik. “Jadi • egiatan ini perlu terus dilanjutkan karena bol, sawo duren, salam, kecapi, menteng, dan jamblang. Pada acara itu diselingi dengan demo membuat lubang biopori yang dilakukan langsung oleh Hj Mufidah Jusuf Kalla. Tak hanya di Plasa Arsipel, kegiatan menanam di TMII dilakukan menyeluruh di semua anjungan provinsi. Ditemani oleh Annie Numberi dan Erna Witoelar, ibu wakil presiden juga menanam bibit pohon lontar di anjungan Sulawesi Selatan, durian di anjungan Sumatera Barat, dan terakhir di anjungan Papua dengan menanam bibit pohon namnam. manfaatnya yang besar,” ujar istri Wapres H Jusuf Kalla saat ditemui di sela-sela aksi menanam tanaman langka di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur pada 15 November 2008. Pada kegiatan menanam tanaman langka di TMII itu bibit tanaman dibawa oleh tim penggerak PKK atau dinas dari 33 provinsi. Setiap provinsi minimal membawa 5 jenis tanaman langka. Upaya penanaman itu diharapkan menjadi objek pembelajaran bagi generasi muda agar dapat mengenal dan mencintai tanaman. Pada akhirnya generasi penerus bangsa itu mampu melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan alam Indonesia itu. Pada kesempatan itu pula Hj Mufidah Jusuf Kalla menanam sawo kecik di Plasa Arsipel. Penanaman itu diikuti serentak oleh wakil dari 7 organisasi perempuan yang menanam bibit pohon jambu Peresmian Kawasan Budidaya Minapolitan oleh Annie Numberi di Desa Kracak, Leuwiliang, Bogor Dalam perjalanannya gerakan itu tidak semata-mata berupaya mengatasi pemanasan global, tetapi ikut mendukung program ketahanan pangan dan kesehatan keluarga. “Ini perlu karena akan terbentuk keluarga sejahtera,” kata Annie Numberi, ketua panitia gerakan Tanam, Tebar, dan Pelihara itu. Tujuan penting lain seiring berjalannya program itu menjadikan keluarga sebagai penggerak sekaligus pendorong bagi generasi lebih muda untuk lebih siap menghadapi persoalan ketahanan pangan di masa depan.

shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

komentar

klikaja bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Related Post PENEBARAN SEJUTA BIBIT. MASUK MURI

SEPUTAR DURIAN MANFAAT DAN PELUANGNYA

PERKUMPULAN PENGGEMAR BONSAI INDONESIA (PPBI)

Iklan seputar organic

TEKSTURNYA RENYAH DAN KERING NANGKA TANPA BAJU

FILTER LINGKUNGAN