Menu
Dapatkan berbagai benih tanaman unggul stek, cangkok dan biji

Bibit Matoa

Feb
14
2017
by : omtani1. Posted in : Benih, Lainnya

bibit-matoa-murah

bibit-matoa-oke

BIBITMATOA





    Buah Matoa memang masih belum begitu populer. Namun, rasanya yang khas perpaduan antara buah kelapa dan kelengkeng dengan tekstur yang halus, membuat penggemar buah Matoa dari hari kehari semakin bertambah banyak. Tidak heran, jika semakin banyak pula mereka yang membudidayakan tanaman yang berasal dari Papua ini. Matoa yang memiliki nama Latin, Pometia Pinnata ini tergolong tanaman dengan pohon besar yang batangnya memiliki diameter rata-rata 100 cm dan memiliki tinggi rata-rata 18 meter. Matoa dapat tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai dengan ketinggian 1200 mdpl dengan kondisi tanah yang memiliki lapisan tebal dan kering serta curah hujan yang tinggi atau lebih dari 1200 mm/tahun. Untuk membudidayakan tanaman Matoa, dapat dilakukan dengan dua cara, yakni secara generatif dengan menanam bijinya atau dengan cara vegetatif lewat pencangkokan batang. Kedua cara tersebut masing-masing memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Namun, pencangkokan batang merupakan cara yang terbaik jika ingin tanaman Matoa dapat cepat berbuat dengan rasa buah yang sama dengan pohon induknya. Inilah beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam membudidayakan tanaman Matoa, agar pohonnya dapat cepat berbuah: – Menyiapkan Bibit Karena cara vegetatif akan menghasilkan buah dengan kualitas yang sama dengan buah yang dihasilkan pohon induk, maka pilih pohon induk yang memiliki buah berkualitas super. Selanjutnya, buat cangkokan pada cabang yang tidak terlalu muda tapi juga tidak terlalu tua, dengan cara menyayat kulit cabang serta menghilangkan kambiumnya. Tutuplah sayatan tersebut dengan tanah dan bungkus dengan sabut kelapa. Jika kesulitan mencari sabut kelapa, dapat diganti dengan plastik, hanya saja hasil cangkokan tidak sebaik menggunakan sabut kelapa. Sirami secara rutin hingga cangkokan tersebut mengeluarkan akar. Setelah akar keluar, potong dan pindahkan ke dalam polybag yang berisi campuran tanah dengan kompos atau pupuk kandang. Rawat sebaik mungkin bibit tersebut hingga akar yang tumbuh semakin banyak dan bibit memperlihatkan tanda-tanda pertumbuhan. – Buat Lubang Tanam Tanaman Matoa sebenarnya dapat ditanam di dalam pot besar atau potongan drum. Jika dijadikan sebagai tabulampot (tanaman buah dalam pot), maka pot atau potongan drum harus diisi dengan tanah dan kompos atau pupuk kandang dengan rasio perbandingan 2:1, 2 bagian untuk tanah dan 1 bagian untuk kompos atau pupuk kandang. Namun, sebaik apapun perawatan yang dilakukan pada tabulampot, hasil buahnya tidak akan dapat maksimal sebagaimana kalau ditanam secara langsung di tanah. Untuk penanaman secara langsung di tanah, siapkan terlebih dahulu lubang berukuran 50 x 50 cm2, dengan kedalaman 50 – 60 cm. Masukkan kompos atau pupuk kandang ke dalam lubang hingga 2/3 bagiannya terisi. Agar pupuk kandang dapat meresap dengan sempurna ke dalam tanah, biarkan hingga 1 bulan lamanya sebelum siap untuk ditanami. – Penanaman Pastikan bibit Matoa yang ditanam di polybag memiliki ketinggian tidak kurang dari 50 cm sebelum dipindah ke lahan tanam, sebab jika ukurannya terlalu kecil, akan rentan terserang penyakit. Untuk proses penanaman, baik yang dilakukan dalam pot maupun secara langsung di tanah, buka polybag secara perlahan dan jangan sampai merusak akar bibit, selanjutnya masukkan ke dalam pot atau lubang tanam dan timbun serta padatkan secara perlahan. Setelah proses penanaman selesai, siram dengan air secukupnya. [​IMG] – Perawatan Selama masa pertumbuhan, jika ada bibit yang mati, segera lakukan penyulaman atau mengganti dengan bibit yang baru. Bersihkan gulma dan rumput-rumput yang ada di sekitar pohon, serta lakukan pemupukan setiap bulan sekali dengan menggunakan kompos atau pupuk kandang. Jika usia tanaman Matoa sudah mencapai 3 tahun sejak masa tanam, lakukan pemangkasan, agar pohon menghasilkan banyak cabang. Sebab dengan cabang yang banyak, buah yang dihasilkan akan lebih berlipat. Matoa dengan bibit hasil cangkokan, akan mulai berbuah pada umur 4 tahun. Sejak keluarnya bunga hingga menjadi buah yang siap dipanen, butuh waktu sekitar 2 bulan. Cara memanen buah Matoa dilakukan dengan memotong tangkai buah menggunakan p;isau atau gunting yang tajam. Demikian cara praktis budidayta Tanaman Matoa agar cepat berbuah. Semoga bermanfaat. (*) Suka Suka x 3 Informatif Informatif x 1 Agus Kurniawan, Jan 31, 2016 #1 Label: ditrias ditrias Endemis Postingan: 228 Poin Piala: 28 Lokasi: Bandung Rating: +98 wah saya pernah denger juga nih nama matoa, ternyata ada buahnya.. πŸ™‚ thanks infonya ditrias, Jan 31, 2016 #2 Agus Kurniawan Agus Kurniawan Endemis Postingan: 199 Poin Piala: 28 Lokasi: Jember Rating: +78 Buah Matoa bukan hanya lezat, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Manfaat untuk kesehatan, diantaranya bisa berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas, meningkatkan stamina tubuh, mempercepat penyembuhan luka, serta mencegah jantung koroner. Sedang manfaat untuk kecantikan, dapat menjaga kelembaban dan elastisitas kulit, serta mencegah penuaan dini. Tidak heran jika kini buah Matoa banyak dicari dan dibudidayakan. Agus Kurniawan, Jan 31, 2016 #3 ditrias ditrias Endemis Postingan: 228 Poin Piala: 28 Lokasi: Bandung Rating: +98 pak @Agus Kurniawan@Agus Kurniawan, itu caranya buahnya langsung dimakan aja? atau ada manfaat dari bagian lain juga? ditrias, Jan 31, 2016 #4 Agus Kurniawan Agus Kurniawan Endemis Postingan: 199 Poin Piala: 28 Lokasi: Jember Rating: +78 @ditrias@ditrias , bukan hanya buahnya saja yang dapat dimanfaatkan. Kulit kayu pohon Matoa bisa dipakai sebagai obat sakit demam. Caranya dengan memasukkan kalit kayu Matoa tersebut pada air yang akan dipakai untuk mandi. Selain itu, saat pohon Matoa sudah tidak lagi produktif, batang kayunya yang keras dapat dimanfaatkan untuk bahan bangunan. Suka Suka x 1 Agus Kurniawan, Jan 31, 2016 #5 pohonmania pohonmania Embrioner Postingan: 284 Poin Piala: 68 Lokasi: bogor Rating: +154 Agus Kurniawan berkata: ↑ Buah Matoa bukan hanya lezat, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Manfaat untuk kesehatan, diantaranya bisa berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas, meningkatkan stamina tubuh, mempercepat penyembuhan luka, serta mencegah jantung koroner. Sedang manfaat untuk kecantikan, dapat menjaga kelembaban dan elastisitas kulit, serta mencegah penuaan dini. Tidak heran jika kini buah Matoa banyak dicari dan dibudidayakan. Sy pernah tnm, krn berada dibawah rindang pohon lain, setelah 4 thn , btangnya cm sebsar telunjuk,,tapi ternyata,,berbuah,, makanya sy nanam lg sekrg.,,berharap panen 4 th lg. pohonmania, Feb 3, 2016 #6 Rina MiasanMia Rina MiasanMia Instar Postingan: 302 Poin Piala: 63 Lokasi: Pekanbaru Rating: +106 nice share pak @Agus Kurniawan@Agus Kurniawan, saya jga ada tanam pohon buah ini, setiap tahunnya berbuah, masalah yg terus ada, menjelang dipanen buahnya rata retak (kulit buah terbuka) ada saran utk mengatasi masalah ini pak? Rina MiasanMia, Feb 5, 2016 #7 Cynthia Cecilia Cynthia Cecilia Aklimat Postingan: 64 Poin Piala: 18 Lokasi: Surabaya, Indonesia Rating: +45 Nice share pak. Jenius! Jenius! x 1 Cynthia Cecilia, Feb 6, 2016 #8 Agus Kurniawan Agus Kurniawan Endemis Postingan: 199 Poin Piala: 28 Lokasi: Jember Rating: +78 Rina MiasanMia berkata: ↑ nice share pak @Agus Kurniawan@Agus Kurniawan, saya jga ada tanam pohon buah ini, setiap tahunnya berbuah, masalah yg terus ada, menjelang dipanen buahnya rata retak (kulit buah terbuka) ada saran utk mengatasi masalah ini pak? Hai @Rina MiasanMia@Rina MiasanMia, buah Matoa yang retak menjelang masa panen itu biasanya disebabkan karena kurang terkena sinar matahari. Untuk itu, jika di sekeliling tanaman Matoa ada tanaman lain yang daunnya menghalangi sinar matahari segera lakukan perampasan, agar tanaman dan buah Matoa senantiasa terpapar sinar matahari. Suka Suka x 1 Agus Kurniawan, Feb 7, 2016 #9 Agus Kurniawan Agus Kurniawan Endemis Postingan: 199 Poin Piala: 28 Lokasi: Jember Rating: +78 ditrias berkata: ↑ wah saya pernah denger juga nih nama matoa, ternyata ada buahnya.. πŸ™‚ thanks infonya Terima kasih @ditrias@ditrias, sudah menyempatkan diri untuk membaca informasi yang saya tulis. Semoga bermanfaat. Agus Kurniawan, Feb 7, 2016 #10 Agus Kurniawan Agus Kurniawan Endemis Postingan: 199 Poin Piala: 28 Lokasi: Jember Rating: +78 Cynthia Cecilia berkata: ↑ Nice share pak. Terima kasih @Cynthia Cecilia@Cynthia Cecilia Agus Kurniawan, Feb 7, 2016 #11 Agus Kurniawan Agus Kurniawan Endemis Postingan: 199 Poin Piala: 28 Lokasi: Jember Rating: +78 pohonmania berkata: ↑ Sy pernah tnm, krn berada dibawah rindang pohon lain, setelah 4 thn , btangnya cm sebsar telunjuk,,tapi ternyata,,berbuah,, makanya sy nanam lg sekrg.,,berharap panen 4 th lg. Agar tidak tumbuh kerdil, usahakan agar tanaman Matoa senantiasa terpapar sinar matahari. Agus Kurniawan, Feb 7, 2016 #12 Syahri Syahri Aklimat Postingan: 1 Poin Piala: 11 Rating: +0 Mau tanya dong mas,,saya sudah tanam matoa lebih dr 4th tapi kok blm berbuah ya Syahri, Agu 9, 2016 #13 Elvi sari Elvi sari Anakan Postingan: 1 Poin Piala: 1 Rating: +0 Pak saya ada pohon matoa tingginya kira2 sudah 1,5 meter dari tanah. Apa bisa dipindahkan, karena saya mau pindah rumah. Dan apakah nnt tidak mati pohonnya? Mohon solusinya pak. terimakasih. Elvi sari, Agu 20, 2016 #14 fransiskus fransiskus Endemis Postingan: 289 Poin Piala: 43 Lokasi: pontianak Rating: +78 Agus Kurniawan berkata: ↑ [​IMG] Buah Matoa memang masih belum begitu populer. Namun, rasanya yang khas perpaduan antara buah kelapa dan kelengkeng dengan tekstur yang halus, membuat penggemar buah Matoa dari hari kehari semakin bertambah banyak. Tidak heran, jika semakin banyak pula mereka yang membudidayakan tanaman yang berasal dari Papua ini. Matoa yang memiliki nama Latin, Pometia Pinnata ini tergolong tanaman dengan pohon besar yang batangnya memiliki diameter rata-rata 100 cm dan memiliki tinggi rata-rata 18 meter. Matoa dapat tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai dengan ketinggian 1200 mdpl dengan kondisi tanah yang memiliki lapisan tebal dan kering serta curah hujan yang tinggi atau lebih dari 1200 mm/tahun. Untuk membudidayakan tanaman Matoa, dapat dilakukan dengan dua cara, yakni secara generatif dengan menanam bijinya atau dengan cara vegetatif lewat pencangkokan batang. Kedua cara tersebut masing-masing memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Namun, pencangkokan batang merupakan cara yang terbaik jika ingin tanaman Matoa dapat cepat berbuat dengan rasa buah yang sama dengan pohon induknya. Inilah beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam membudidayakan tanaman Matoa, agar pohonnya dapat cepat berbuah: – Menyiapkan Bibit Karena cara vegetatif akan menghasilkan buah dengan kualitas yang sama dengan buah yang dihasilkan pohon induk, maka pilih pohon induk yang memiliki buah berkualitas super. Selanjutnya, buat cangkokan pada cabang yang tidak terlalu muda tapi juga tidak terlalu tua, dengan cara menyayat kulit cabang serta menghilangkan kambiumnya. Tutuplah sayatan tersebut dengan tanah dan bungkus dengan sabut kelapa. Jika kesulitan mencari sabut kelapa, dapat diganti dengan plastik, hanya saja hasil cangkokan tidak sebaik menggunakan sabut kelapa. Sirami secara rutin hingga cangkokan tersebut mengeluarkan akar. Setelah akar keluar, potong dan pindahkan ke dalam polybag yang berisi campuran tanah dengan kompos atau pupuk kandang. Rawat sebaik mungkin bibit tersebut hingga akar yang tumbuh semakin banyak dan bibit memperlihatkan tanda-tanda pertumbuhan. – Buat Lubang Tanam Tanaman Matoa sebenarnya dapat ditanam di dalam pot besar atau potongan drum. Jika dijadikan sebagai tabulampot (tanaman buah dalam pot), maka pot atau potongan drum harus diisi dengan tanah dan kompos atau pupuk kandang dengan rasio perbandingan 2:1, 2 bagian untuk tanah dan 1 bagian untuk kompos atau pupuk kandang. Namun, sebaik apapun perawatan yang dilakukan pada tabulampot, hasil buahnya tidak akan dapat maksimal sebagaimana kalau ditanam secara langsung di tanah. Untuk penanaman secara langsung di tanah, siapkan terlebih dahulu lubang berukuran 50 x 50 cm2, dengan kedalaman 50 – 60 cm. Masukkan kompos atau pupuk kandang ke dalam lubang hingga 2/3 bagiannya terisi. Agar pupuk kandang dapat meresap dengan sempurna ke dalam tanah, biarkan hingga 1 bulan lamanya sebelum siap untuk ditanami. – Penanaman Pastikan bibit Matoa yang ditanam di polybag memiliki ketinggian tidak kurang dari 50 cm sebelum dipindah ke lahan tanam, sebab jika ukurannya terlalu kecil, akan rentan terserang penyakit. Untuk proses penanaman, baik yang dilakukan dalam pot maupun secara langsung di tanah, buka polybag secara perlahan dan jangan sampai merusak akar bibit, selanjutnya masukkan ke dalam pot atau lubang tanam dan timbun serta padatkan secara perlahan. Setelah proses penanaman selesai, siram dengan air secukupnya. [​IMG] – Perawatan Selama masa pertumbuhan, jika ada bibit yang mati, segera lakukan penyulaman atau mengganti dengan bibit yang baru. Bersihkan gulma dan rumput-rumput yang ada di sekitar pohon, serta lakukan pemupukan setiap bulan sekali dengan menggunakan kompos atau pupuk kandang. Jika usia tanaman Matoa sudah mencapai 3 tahun sejak masa tanam, lakukan pemangkasan, agar pohon menghasilkan banyak cabang. Sebab dengan cabang yang banyak, buah yang dihasilkan akan lebih berlipat. Matoa dengan bibit hasil cangkokan, akan mulai berbuah pada umur 4 tahun. Sejak keluarnya bunga hingga menjadi buah yang siap dipanen, butuh waktu sekitar 2 bulan. Cara memanen buah Matoa dilakukan dengan memotong tangkai buah menggunakan p;isau atau gunting yang tajam. Demikian cara praktis budidayta Tanaman Matoa agar cepat berbuah. Semoga bermanfaat. (*) Klik untuk melebarkan… mau tanya pak…matoa yg blm prnh brbuah bs kah dicangkok? πŸ™‚ sy ada tanam.cm ga prnh diurus,hnya dijadikan tiang jenur baju diikat tali sprti penyiksaan.hihihi…cm sy penasaran aja ga bs besar batangnya dan tiap x ditebang bagian atasnya sama suami sy.jdi cm ada tunas baru aja.apa bs tunas baru akan brbuah wlalupun batang ga beaar tetapi da ckup.lama ditanam?mohon penjelasannya ya pak…makasih… fransiskus, Sep 7, 2016 #15 brugalombok brugalombok Aklimat Postingan: 34 Poin Piala: 8 Rating: +18 fransiskus berkata: ↑ mau tanya pak…matoa yg blm prnh brbuah bs kah dicangkok? πŸ™‚ sy ada tanam.cm ga prnh diurus,hnya dijadikan tiang jenur baju diikat tali sprti penyiksaan.hihihi…cm sy penasaran aja ga bs besar batangnya dan tiap x ditebang bagian atasnya sama suami sy.jdi cm ada tunas baru aja.apa bs tunas baru akan brbuah wlalupun batang ga beaar tetapi da ckup.lama ditanam?mohon penjelasannya ya pak…makasih… Dikebun sy justru hasil cangkokan, cpt berbuah dan setahun bisa 4-6 x berbuah, tpi nyangkok sendiri g berhasil2 brugalombok, Sep 9, 2016 #16 edwin moo edwin moo Anakan Postingan: 1 Poin Piala: 1 Rating: +0 bagaiman menangani akar matoa yang menjalar besar besar, karena saya menanm dekat saluran got. khawatir saluran got retak atau terangkat. makasih edwin moo, Sep 23, 2016 #17 rushboy.online rushboy.online Instar Postingan: 473 Poin Piala: 48 Lokasi: permukaan bumi Rating: +40 pengen nanam tp skali baca butuh waktu yg sangat lama jd malas deh, btw saya suka matoa. thx Diubah terakhir kali: Sep 24, 2016 rushboy.online, Sep 24, 2016 #18 arisidik arisidik Aklimat Postingan: 1 Poin Piala: 11 Rating: +0 Gmna caranya agar cepet berbuah Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman khas Papua dan menjadi flora identitas Provinsi Papua Barat. Matoa termasuk ke dalam famili Sapindaceae. Pohon matoa dapat tumbuh tinggi dan memiliki kayu yang cukup keras. Tinggi pohon 50 m, akar papan tingginya mencapai 5 m, daun majemuk berseling, bersirip genap, tangkai daun panjang Β± 1 m, anak daun 4 – 13 pasang bentuknya bundar memanjang dengan tepi yang bergerigi. Mahkota bunga agak berbulu pada bagian luar, kelopak bunga agak menyatu. Buahnya berbentuk bulat melonjong seukuran telur puyuh atau buah pinang (keluarga Palem) dengan panjang 1,5-5 cm dan berdiameter 1-3 cm, kulit licin berwarna coklat kehitaman bila masak (kalau masih muda berwarna kuning kehijauan, ada juga yang menyebut hijau-kekuningan). Kulit ari putih bening melekat pada biji, manis dan harum. Rasa buahnya β€œramai”, dan susah didefinisikan. Coba saja tanya kepada yang pernah memakannya, maka ada yang bilang rasanya masin, seperti antara rasa buah leci dan buah rambutan. Ada juga yang merasakannya sangat manis seperti buah kelengkeng. Ada yang bilang manis legit. Ada lagi yang merasakan aromanya seperti antara buah kelengkeng dan durian. Pendeknya, buah matoa berasa enak, kata mereka yang suka. Tanaman ini mudah diperbanyak/ dikembang biakkan melalui biji, dan cara lain seperti cangkok serta okulasi. Matoa tumbuh di daerah yang sejuk atau dengan kata lain lebih mudah tumbuh di pada ketinggian 900 – 1700 m dpl, topografi datar atau miring, meskipun dapat pula tumbuh di dataran rendah, dengan waktu berbunga bulan Juli – Agustus dan berbuah pada bulan November – Februari. Bila anda tertarik dengan Tanaman Matoa ada baiknya anda mencoba.

artikel lainnya Bibit Matoa

Tuesday 14 February 2017 | Benih, Lainnya

Benih Bima 45 Email ke Teman. Keterangan Jual Benih Bima 45 harga murah, Bima 45 adalah…

Friday 17 February 2017 | Lainnya, Pestisida

Jual Antracol 1000 gram harga murah, Antracol 70 WP adalah fungisida kontak yang bersifat protektif untuk…

Wednesday 8 February 2017 | Benih

KAMI MENJUAL BENIH TOMAT UNGGUL –Β  Tomat hibrida untuk dataran rendah,Β  menengah, Determinate, tanamannya sangat vigor,…

Tuesday 14 February 2017 | Benih, Lainnya

Untuk dataran rendah, vigor tanaman baik, tegak dan tidak menjalar, batang tumbuh seragam dan hijau segar,…

Rekening Pembayaran


BRI : 051201005742507 An/ : Budi Prihono, S.Sos
MANDIRI : 1380010506520 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BNI : 0282198021 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BCA : 0770538343 An/ : Budi Prihono, S.Sos
Info & Pemesanan : Kayamara Group, Perumnas Jl. Salak 5 No. 125 RT. 001/019, Ngringo, Jaten, Karanganyar 57772. Workshop : Triyagan
02718202839
085727072225
085727072225
marketingkayamara@gmail.com